Beranda Politik Fatamorgana Merah Menghantui Pemilu AS, Facebook dan Twitter Melarang

Fatamorgana Merah Menghantui Pemilu AS, Facebook dan Twitter Melarang

60
0
Isu Fatamorgana Merah Hantui Pemilu AS, Facebook dan Twitter Melarang
Donald Trump dan Joe Biden.

Washington, D.C – Isu fatamorgana merah (mirage merah) kini menghantui Pemilu Amerika Serikat yang akan berlangsung pada 3 November 2020.

Diprediksi akan ada banyak kekacauan yang akan diciptakan oleh Donald Trump. Khususnya pada malam pemilihan dan hal ini dinilai oleh sejumlah analis, kemungkinan tersebut sangat bisa terjadi.

Isu Fatamorgana Merah ini adalah apabila salah seorang calon kepala daerah mengumumkan kemenangan, sebelum semua suara dihitung oleh lembaga penyelenggara yang kemudian mengumumkannya disejumlah media.

Kemungkinan ini sangat mungkin terjadi dilakukan oleh Donald Trump dan hal ini bahkan sudah dia lakukan selama pemilihan paruh waktu Florida tahun 2018 lalu dengan men-tweet di Twitter:

Isu Fatamorgana Merah Hantui Pemilu AS, Facebook dan Twitter Melarang
Source : BBC.Com

Dan menurut sejumlah bos Big Tech. Hal tersebut akan kembali dilakukan oleh Trump pada saat malam pemilihan umum berlangsung. Mengumumkan klaim kemenangan dirinya meski itu belum pasti.

Sejauh ini hampir semua gerak gerik Trump ia umumkan di Twitter dan sinyal akan mencoba melakukan Fatamorgana Merah, akan dia lakukan.

“[Kita] harus mengetahui hasil pemilu pada malam pemilu, bukan hari, bulan, atau bahkan tahun kemudian!” tulis Tramp di akun Twitternya pada bulan Juli lalu dilansir BBC.

Jika benar, Trump akan mengumumkan kemenangannya pada malam pemilihan melalui Twitter dan Facebook. Maka bos kedua platform sosial ini mengatakan, akan dengan tegas tidak akan mengizinkan Donald Trump melakukan itu.

Pihak Twitter mengatakan, akan “melabeli atau menghapus informasi menyesatkan yang dimaksudkan untuk merusak kepercayaan publik dalam suatu pemilihan… misalnya mengklaim kemenangan sebelum hasil pemilihan disertifikasi”.

Sedangkan pihak Facebook mengatakan, akan menolak iklan dari kampanye politik AS yang mengklaim kemenangan sebelum waktunya sebelum hasil diumumkan – dan menghapus informasi yang salah tentang pemungutan suara.

Pada hari Jumat, situs berita Axios melaporkan bahwa Google akan memblokir iklan pemilu setelah hari pemilihan sebagai tanggapan atas kekhawatiran yang sama ini.

Isu Fatamorgana Merah Hantui Pemilu AS, Facebook dan Twitter Melarang
BBC.Com

“Jadi kita sekarang memiliki kemungkinan ini: Tuan Trump mengklaim kemenangan, tetapi dilarang menyebarkan berita di media sosial.”

Konsekuensi terbesar atas keputusan yang diambil oleh ketiga platform sosial ini apabila Donald Trump adalah benar-benar terpilih akan sangatlah besar.

Masa depan mereka akan ada di tangan Trump.

Apa yang bisa dilakukan Trump untuk menghukum mereka?

Di masa depan, dia dapat berupaya untuk mencabut Pasal 230 – yang melindungi perusahaan media sosial agar tidak bertanggung jawab atas konten yang dipublikasikan orang dan dia sudah meminta agar eksekutif harus bersedia melakukan ini. (*)

Note: Isu Fatamorgana Merah menghantui Pemilu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here