Keluarga Yasin Limpo Imran-Zunnun Siap Hadapi Debat Kandidat, Ini Program Unggulannya

Keluarga Yasin Limpo

Ditayangkan Televisi Nasional, Irman- Zunnun Hendak Paparkan Program Unggulan di Kegiatan Debat Kandidat. Penasaran dengan Program Unggulan keluarga yasin limpo Irman- Zunnun, Jangan Lewati Kegiatan Debat Kandidat Esok Malam.

Pasangan calon Wali Kota serta Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo- Andi Zunnun Armin NH( Imran- Zunnun), sudah terletak di Jakarta, serta bersiap debat kandidat yang dilaksanakan Sabtu, 7 November 2020.

Baca Juga:

Kandidat no urut 4 keluarga yasin limpo ini hendak mengantarkan visi misi serta program unggulannya, pada kegiatan yang hendak ditayangkan secara langsung oleh salah satu stasiun Televisi nasional tersebut.

Ada pula program prioritas dari kandidat yang diusung 3 parpol ini, merupakan BPJS Kesehatan Kelas III yang hendak dibayarkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Program ini terpaut dengan kebutuhan dasar warga hendak kesehatan.

Dikenal, akibat pandemi Covid- 19, terjalin krisis ekonomi yang akibatnya sangat dialami warga menengah ke dasar.

Mereka kesusahan membayar iuran BPJS Kesehatan. Bila menunggak, mereka pasti hendak kesusahan mengakses pelayanan di rumah sakit.

Salah satu beban warga yang hendak diambil alih pemerintah bila kami terpilih, merupakan iuran BPJS Kesehatan warga, spesial Kelas III, kata keluarga yasin limpo None- sapaan akrab Irman YL, Jumat, 6 November 2020.

Berikutnya merupakan pelimpahan kewenangan ke tingkatan RT. Pengurusan administrasi kependudukan, berbentuk Kartu Ciri Penduduk( KTP), Kartu Keluarga( KK), dan Akte Kelahiran, yang sepanjang ini wajib dicoba di Kantor Dinas Catatan Sipil, lumayan dicoba di tingkatan RT.

Program None Adik Syahrul

Tidak cuma layanan administrasi kependudukan. Beberapa perizinan pula dapat dicoba di tingkatan RT. Salah satunya, izin usaha.

Kami hendak melaksanakan downsizing pemerintahan. Perihal ini buat mendekatkan pelayanan kepada warga. Ini merupakan terobosan baru, awal di Indonesia ucapnya.

Ada pula akibat dari dikerjakannya downsizing pemerintahan, beban kerja Pimpinan RT hendak meningkat. Sebab itu, mereka hendak diberi beberapa sarana.

Antara lain, upah setara UMR sebesar Rp 3, 1 juta, sepeda listrik, pula tablet. Mereka pula diberi kewenangan mengangkut 2 tenaga kerja, buat menanggulangi administrasi serta operasional, yang pula hendak diberi upah setara UMR.

Maksudnya, hendak terdapat 10 ribu lapangan kerja baru di tingkatan RT, ungkap adik bungsu Syahrul Yasin Limpo ini. Keluarga yasin limpo ini.

Program ketiga dari Imran- Zunnun ialah dorongan dana hibah buat masyarakat RT sebesar Rp 15 juta- Rp 150 juta, bergantung keadaan wilayahnya.

Dana hibah pembangunan ini dapat digunakan buat pembangunan, kenaikan skill masyarakat, sampai keamanan area di tingkatan RT.

Mengapa wajib terdapat dana hibah pembangunan? Biar warga merasakan langsung khasiat dari pajak yang mereka bayarkan ke pemerintah.

Sejauh masyarakat yang sepakat di atas 50 persen, dana yang ada di Pimpinan RT ini dapat digunakan,” terangnya.

Keempat, program pembelajaran berbentuk Dana BOS Kota. Peruntukannya, buat pembelajaran kepribadian anak.

Mantan Kepala Dinas Pembelajaran Sulsel ini menarangkan, sistem pembelajaran kita dikala ini, masih lebih mengutamakan kecerdasan kognitif, dibandingkan kepribadian.

Kanak- kanak diciptakan jadi pintar, tetapi tidak dituntun jadi baik serta benar.

Percuma kanak- kanak pintar, jika tidak menghormati ibu dan bapaknya. Percuma nilai matematikanya bisa nilai 100, jika mereka tidak menghargai orang lain, bebernya.

Dana BOS Kota ini pula hendak diberikan dalam wujud beasiswa kepada penghafal Quran di tiap sekolah. Dia berharap, di masing- masing kelas, minimun terdapat satu tahfidz.

Selanjutnya, merupakan penyediaan air bersih. None menguraikan, terdapat beberapa kecamatan di Kota Makassar, yang dikala masa hujan kebanjiran, serta dikala kemarau dilanda kekeringan.

Ke depan, harga air bersih pula hendak terus menjadi mahal, sehingga butuh intervensi pemerintah buat mempersiapkan air bersih di tingkatan RT.

Terakhir, program Imran- Zunnun merupakan digitalisasi persampahan. Proses pengangkutan sampai pengolahan sampah hendak dicoba secara digital.

Peraturan Wali Kota terpaut pengelolaan sampah pula hendak diterbitkan, buat kurangi penciptaan sampah warga.
Program yang kami tawarkan sangat sederhana, bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, serta dapat langsung diwujudkan. Program- program ini hendak dibedah di kegiatan debat kandidat, jadi jangan hingga terlewatkan, pungkasnya.(*)

Default image
Razan
Articles: 219

Leave a Reply