Debat Calon Walikota Makassar, Danny-Fatma Paling Berpengalaman

Debat Calon Walikota Makassar

MAKASSAR – Mendekati Diskusi Calon Calon Walikota serta Wakil Wali Kota Makassar yang dihelat KPU Makassar, pasangan calon Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) berbekal pengalaman, sangat siap hadapi tiga paslon musuh bersama panelisnya.

Penerapan diskusi calon gagasannya dihelat di satu diantara stasiun tv swasta di Jakarta, sabtu kelak (7/10/2020).

Spokeperson paslon dengan tagline ADAMA, Indira Mulyasari, dalam infonya menuturkan dibandingkan paslon yang lain, paslon Danny-Fatma punya segudang bekal pengalaman.

Bukan semata-mata di bidang pemerintah saja, tetapi juga di dunia usaha, Danny-Fatma juga oke. Olehnya itu, gak perlu disangsikan sebab menurut dia Danny-Fatma mempunyai segudang pengalaman.

Pengalaman itu, kata Indira, Danny bukan sekedar pernah memegang Wali Kota Makassar dengan perolehan banyak prestasi serta penghargaan, tetapi pun punya kreasi-kreasi bergengsi sebagai arsitek yang tersebarkan di banyak kota di Indonesia.

“Insya Allah pasangan ADAMA siap hadapi diskusi, bagus di dalam menerangkan misi visi seperti pertanyaan panelis ataupun beberapa pernyataan yang dikira penting dalam diskusi kelak,” papar Indira.

Kecuali Danny, politikus Nasdem Makassar ini menambah, Fatma Rusdi pun punya pengalaman sebagai Anggota DPR RI sekalian pimpin perusahaan dibagian pelayaran. Diskusi Calon Walikota Makassar ini dinilai tiada kasus.

Fatma pun mendalami andil pengaturan di wilayah, dengan perjalanan hidupnya sebagai Ketua TP PKK saat menemani suaminya, Rusdi Masse sebagai Bupati Sidrap dua fase.

“Kami mengharap diskusi bakal berjalan secara lancar. Alhamdulillah kami yakin diri bakal itu, Pak Danny serta Ibu Fatma sama eksper di beberapa area,” tandas Indira.

Ditemui, KPU Kota Makassar sudah memutus waktu penerapan diskusi pertama, 7 November akan datang.

Diskusi bakal digelar di Jakarta serta ditayangkan langsung lewat stasiun tv nasional dengan topik sosial, budaya, pengajaran, keamanan, lingkungan, transportasi, serta toleransi. (*)

Pengalaman itu, kata Indira, Danny {tidak cuma|tidak hanya|bukan cuma|bukan semata-mata|tidak semata-mata} pernah {memegang} Wali Kota Makassar dengan {perolehan|pencapaian} banyak prestasi {dan|serta} penghargaan, {tetapi|akan tetapi|tapi} {|pun|pula} {mempunyai|punya|punyai|miliki} {beberapa karya|kreasi-kreasi|beberapa kreativitas} {prestise|bergengsi} {sebagai|selaku|jadi|menjadi} arsitek yang {menyebar|tersebarkan} {di sejumlah|di sebagian|di banyak} kota di Indonesia.

“Insya Allah pasangan ADAMA siap {hadapi} {diskusi|dialog}, {bagus di dalam|bagus dalam|baik di dalam} {menjelaskan|menerangkan|menuturkan|mengatakan} {misi} {visi} {seperti|sama} pertanyaan panelis {atau|ataupun} {beberapa pernyataan} yang {dipandang|dikira|dirasa} penting dalam {diskusi|dialog} {kelak},” {tutur|kata|papar} Indira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.