spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pengertian dan Ciri Self Sabotage

Pengertian dan Ciri Self Sabotage

Self sabotage atau menyabotase diri merupakan pola pikir dan tindakan seseorang yang bisa menghambat dirinya sendiri untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya, biasanya sikap self sabotage dilakukan oleh seseorang secara sadar maupun tidak sadar sehingga pola pikir dan tindakan yang dipilihnya dapat memberikan hambatan bagi dirinya dalam mencapai tujuannya.

Setiap orang pasti mempunyai keinginan untuk dapat mencapai tujuannya begitupun dengan seseorang yang memiliki sikap self sabotage, namun karena memiliki pola pikir dan tindakan yang cenderung merasa insecure dan tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya menjadikannya memiliki sikap self sabotage.

Ada juga seseorang yang memaksakan keinginan hingga melakukan berbagai cara agar mendapatkan apa yang diinginkannya, namun bukannya berhasil tetapi tindakan tersebut dapat membuat seseorang menjadi tertekan dan lelah serta kehilangan rasa semangatnya untuk mencapai keinginan maupun tujuannya.

Penyebab Self Sabotage :

1. Pola Asuh Orang Tua

Pola asuh orang tua juga dapat mempengaruhi pola pikir dan tindakan anaknya, jika pada masa kecilnya anak selalu dimarahi dan dibentak oleh orang tuanya maka anak akan bertumbuh dengan memiliki sikap tertutup dan kurang mempunyai rasa percaya diri.

Apalagi jika pada masa kecil anak selalu disalahkan karena kesalahannya maka anak akan merasa tidak bisa melakukan apapun dengan baik, memang sudah seharusnya setiap anak yang melakukan kesalahan harus ditegur agar mengerti tentang kesalahannya dan tidak mengulanginya kembali. Namun memang ada beberapa orang tua ketika anak sengaja maupun tidak sengaja melakukan kesalahan, maka orang tua akan memarahi dan menyalahkan anak.

Meskipun orang tua tidak mempunyai maksud untuk melukai hati anaknya namun tindakan tersebut faktanya dapat membuat perasaan anak terluka, bahkan bisa membuat mental anak menjadi down ataupun malah sebaliknya anak akan menuntut dirinya lebih keras agar menjadi yang terbaik sehingga orang tua tidak akan menyalahkannya. Tentu menuntut diri terlalu keras juga tidak baik bagi kesehatan fisik maupun mental.

2. Pengaruh Dari Orang Lain

Sikap self sabotage bisa ada juga dapat dipengaruhi oleh orang sekitarnya misalnya saja seseorang pernah mencoba melakukan suatu hal namun gagal, maka orang lain pun meremehkan dan berkata bahwa dirinya tidak akan bisa melakukan hal tersebut sehingga perkataan dari orang lain lah yang dapat membuat seseorang menjadi merenung,sedih dan kecewa terhadap dirinya sendiri.

Itulah pentingnya berpikir sebelum berbicara sebab tidak semua perkataan yang kamu ucapkan dapat diterima baik oleh orang lain. Bisa saja perkataan kamu malah membuat orang lain merasa tidak nyaman, kesal hingga membuat perasaan orang lain sakit hati dan hanya akan menambah beban pikirannya saja.

Jika tidak bisa membantu orang lain setidaknya jagalah setiap ucapan kamu agar ucapanmu tidak mematahkan semangat ataupun membuat mental orang lain menjadi lemah, karena setiap perkataan dapat mempengaruhi pola pikir dan tindakan orang lain untuk itu pastikan perkataan yang kamu ucapkan selalu mempunyai makna yang positif agar bisa membangun semangat orang lain.

3. Pola Pikir

Pola pikir seseorang dapat mempengaruhi setiap perkataan dan tindakannya seperti halnya dengan sikap self sabotage, seseorang yang mempunyai sikap self sabotage mempunyai pola pikir mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingan pribadinya.

Sehingga tak jarang orang self sabotage selalu melakukan apa yang orang lain katakan meskipun sebenarnya dirinya ingin menolaknya, tetapi karena sikapnya yang mementingkan kepentingan orang lain maka dirinya tidak bisa menolak keinginan orang lain sehingga terkadang kepentingan pribadinya dikesampingkan terlebih dahulu.

Pada akhirnya akibat dari selalu mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingannya sendiri, maka tak jarang seorang self sabotage mengalami kelelahan dan kewalahan dalam menangani dan menyelesaikan kepentingan pribadi seperti tugas maupun pekerjaannya. Tindakan mementingkan kepentingan orang lain tentunya dapat memberikan tekanan pada dirinya sendiri dan dapat mempengaruhi kepentingan pribadinya, tak jarang juga malah kepentingan pribadinya sengaja dia tunda terlebih dahulu.

Ciri-Ciri Sikap Self Sabotage :

1. Menuntut Diri Untuk Perfeksionis

Setiap orang pasti ingin melakukan yang terbaik agar dirinya mendapatkan hasil yang baik begitupun dengan sikap self sabotage, dirinya akan melakukan apapun demi mencapai kebahagian dan tujuannya sehingga pantang menyerah sebelum mendapatkan keinginannya.

Tidak mudah menyerah untuk mendapatkan kebahagiaan maupun keberhasilan dalam kehidupannya memang suatu prinsip yang baik, namun seseorang dengan sikap self sabotage dalam menjalani keingan dan tujuan hidupnya terlalu memaksa atau menuntut dirinya terlalu keras hingga mendapatkan semua keinginannya.

Self sabotage ingin melakukan dan mendapatkan yang terbaik bagi dirinya dan untuk kepuasan batinnya. Sehingga self sabotage menginginkan semua yang ada padanya baik penampilan, pekerjaan bahkan karir harus seperfect mungkin sehingga tidak ada orang lain yang mampu bersaing dengan dirinya.

Sikap menuntut diri harus perfeksionis paling tidak menyukai jika ada seseorang yang lebih unggul atau lebih perfect darinya, jika pun ada seseorang yang dirasa lebih unggul maka dirinya akan menuntut dirinya lebih keras lagi agar bisa mengalahkan orang yang dirasa sebagai saingannya. Menuntut diri terlalu keras tidak selalu memberikan kebahagiaan malah dapat membuat diri semakin tertekan.

2. Sering Menunda-nunda

Sikap self sabotage selain menuntut diri harus perfeksionis ada beberapa orang yang sikap self sabotage nya sering menunda-nunda dalam mengerjakan tugas maupun pekerjaannya, meskipun dirinya telah berjanji dan telah merencanakan untuk melakukan dan mengerjakan tugas maupun pekerjaannya.

Seorang self sabotage yang mempunyai sikap sering menunda-nunda terlihat santai seperti tidak mempunyai tanggungan sama sekali, tetapi sebenarnya mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilakukannya. Orang yang sering menunda atau self sabotage memang diawal terlihat santai tetapi saat akan mendekati deadline, maka self sabotage akan tergesa-gesa dalam mengerjakan tugas dan pekerjaan ataupun melakukan kewajibannya.

Terkadang karena mengerjakan sesuatu dengan tergesa-gesa dan hampir mendekati deadline biasanya hasil pekerjaannya pun tidak maksimal, lebih parahnya lagi dirinya menyesali perbuatannya dan menyalahkan dirinya sendiri karena telah menunda-nunda pekerjaannya.
Selain menyalahkan diri sendiri self sabotage juga telah memaksakan diri dalam mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaannya, sehingga merasakan kewalahan dan tekanan.

3. Meremehkan Diri

Sering meremehkan diri sendiri juga merupakan salah satu sikap self sabotage yang hampir semua orang pernah lakukan kepada dirinya sendiri, tentu saja tindakan sering meremehkan diri sendiri dapat menghambat dan membatasi tindakan seseorang dalam mencapai keinginan dan tujuannya.

Meremehkan diri sama dengan meragukan dan tidak percaya dengan kemampuan dirinya sendiri, bahkan sering berpikir dan merasa bahwa dirinya tidak bisa maupun tidak akan berhasil dalam melakukan sesuatu. Sehingga pikiran tersebutlah yang dapat menghambat dan menghalangi seseorang untuk berkembang dan takut untuk mencoba serta memulai segala sesuatunya.

Akibat pikirannya seseorang dapat menakut-nakuti dirinya sendiri misalnya takut kecewa jika semua yang dilakukan tidak sesuai dengan ekspektasi dan bahkan takut jika mendapati kegagalan, padahal apa yang dipikirkan dan ditakutkannya belum tentu akan terjadi padanya. Namun karena mempunyai pikiran yang kurang percaya dengan kemampuan dirinya, maka hal tersebutlah yang dapat menjadi penghambat dan penghalang untuk mencapai keinginan dan tujuannya.

Cara Mengatasi Self Sabotage :

1. Menyadari

Cara mengatasi self sabotage yang pertama adalah kita harus bisa menyadari bahwa memang memiliki kebiasaan menyabotase diri atau self sabotage, agar bisa merenungkan dan mencari cara untuk perlahan dapat terlepas dari kebiasaan yang dapat menghambat kita untuk mencapai keinginan dan tujuan.

Jika sudah menyadarinya selanjutnya milikilah keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, jangan terlalu menekan diri dan meremehkan keadaan maupun diri sendiri agar kedepannya kamu bisa mencapai keinginan dan tujuan kamu.

2. Meminta Bantuan

Jika kewalahan dalam mengatasi sikap self sabotage tidak ada salahnya jika kamu menceritakan keluhan yang kamu alami kepada orang yang kamu percaya, bisa juga kamu melakukan konsultasi dengan ahli psikog supaya orang tersebut bisa membantu mencarikan solusi yang tepat dan terbaik untuk kamu.

Jangan malu atau ragu untuk bercerita siapa tau saja dengan berbagi cerita kamu dapat terlepas dari segala hal yang membelenggu dan menekan perasaanmu, siapa tau saja seseorang yang kamu ajak bercerita juga dapat membantu kamu keluar dari setiap permasalahan yang kamu alami.

3. Menghargai Proses

Hargailah setiap proses yang sedang terjadi tidak perlu memaksa dan menekan diri terlalu keras hanya demi mencapai target yang telah kamu tetapkan, sebab tindakan tersebut dapat membuat kamu merasa kewalahan dan kehabisan energi lebih baik tetap melakukan yang terbaik dan menikmati pahit manis setiap prosesnya.

Jangan juga sering menunda-nunda pekerjaan atau hal yang telah menjadi kewajiban kamu, sebab semakin kamu menunda nya maka hal tersebut bisa membuatmu semakin merasa tertekan. Lebih baik mengerjakan apa yang telah menjadi kewajiban secepat mungkin, namun tentunya harus teliti dan tidak boleh tergesa-gesa agar semuanya terselesaikan dengan baik.

Setelah mengetahui beberapa penyebab, ciri-ciri dan cara self sabotage jika kamu mempunyai beberapa kebiasaan yang sama dengan ciri-ciri self sabotage, selanjutnya cobalah untuk menghentikan kebiasaan yang dapat menghambat dan menghalangi untuk meraih keinginan dan tujuanmu.

Segeralah membuat rencana dan mulai melakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan, jangan menunda-nunda dan meremehkan diri sendiri lagi serta yakinkan diri bahwa kamu mampu mendapatkan yang terbaik.

Biodata Penulis

  • Nama : Argafica Putri Sionfa
  • Instragram: Argaficaa16
  • Alamat: Blitar
Argafica Putri Sionfa
Argafica Putri Sionfahttps://cafeberita.com
Senang berbagi informasi dan pengalaman hidup. Jangan lupa follow aku dan saya akan berikan yang terbaik untuk kamu

Popular Articles