Kelemahan Petenis Indonesia karena Tinggi Badan? 

Kelema­han Pete­nis Indone­sia dibeberkan August Fer­ry Rat­u­ran­dang usai berdiskusi den­gan leg­en­da tenis Indone­sia, Rudy Hartono Kur­ni­awan.

Pria yang akrab dis­apa AFR itu men­gatakan, Rudy mem­be­berkan kelema­han ini sebe­narnya sudah cukup lama. Yakni kala ia berte­mu den­gan Rudy, di lapan­gan Tenis Marinir Jakar­ta Sela­tan, beber­a­pa tahun sil­am.

Bacaan Lain­nya

Kala itu, kata AFR, Rudy sedang men­e­mani cucun­ya yang ikut bertand­ing di tur­na­men tenis berta­juk Rema­ja Tenis Jakar­ta mem­peringati HUT Tabloid BOLA dan ia menya­pa­nya sem­bari mel­on­tarkan beber­a­pa per­tanyaan.

Saat berdiskusi lep­as itu­lah, AFR men­gaku sem­pat tersen­tak kala Rudy Hartono men­jawab per­tanyaan­nya men­ge­nai apa sebe­narnya kelema­han pete­nis Indone­sia.

Rudy Hartono men­gatakan­nya, kelema­han itu adalah ting­gi badan. Kalah ber­saing dalam hal pos­tur tubuh den­gan pete­nis non-Indone­sia.

“Mak­sud­nya, pete­nis kita sela­ma ini kurang ting­gi,” kenang AFR.

AFR Sependapat Kelemahan Petenis Indonesia

Lebih jauh, AFR men­gaku san­gat sepen­da­p­at den­gan apa uang dibeberkan Rudy Hartono. AFR men­gatakan, mes­ki dirinya bukan pelatih atau atlet pro­fe­sion­al namun ia bisa meni­lai itu daei berba­gai event nasion­al yang sela­ma ini sudah suk­ses ia seleng­garakan.

“Sebe­narnya bisa kita ukur sendiri. Pete­nis asing atau non-Indone­sia yang ter­pen­dek hanya Michael Chang. Tingginya sek­i­tar 175 cm. Malah ada sam­pai 2 meter tingginya,” bebernya.

Mes­ki begi­tu, AFR tak memu­ngkiri kelema­han Pete­nis Indone­sia ini memang bukan fak­tor uta­ma untuk berprestasi, sela­ma ada keing­i­nan untuk terus berlatih dan berlatih.

Hanya saja, kata AFR, fak­tor pos­tur tubuh ini adalah indika­tor yang tak bisa dis­e­pelekan begi­tu saja. Kare­na san­gat tam­pak apa yang ter­ja­di di are­na tand­ing. Jangkauan­nya men­da­p­atkan bola lebih lelu­asa.

“Sebe­narnya kita tak boleh berke­cil hati atas kelema­han Pete­nis Indone­sia kita ini. Baik itu putra atau di kelas putri. Artinya, kita hanya butuh ker­ja keras untuk bisa berprestasi lagi,” ujarnya.

Lebih jauh, AFR men­con­tohkan, Pete­nis nasion­al seper­ti Christo­pher Rungkat dan Tin­tus Arianto Wiboso yang pun­ya ting­gi badan sek­i­tar 175 cm. Sedan­gkan di kelas putri ada Angelique Wid­ja­ja yang pun­ya ting­gi sek­i­tar 174 cm.

Keti­ga pete­nis nasion­al ini bisa merai­h­nya, salah sat­un­ya ditun­jang pula oleh kon­disi fisik yang ter­hi­tung ide­al. Namun, sekali lagi AFR mene­gaskan, atlet lain­nya jan­gan berke­cil hati.

“Per­soalan­nya kemu­di­an masih ada beber­a­pa pelatih tenis Indone­sia yang men­gatakan sebe­narnya ting­gi badan ini hanya berlaku untuk pete­nis putra. Tidak bagi pete­nis putri asal berbakat,” tuturnya. (bbs)

Pos terkait