Tabel Kebenaran Implikasi Dan Ingkaran Implikasi

Gambar Gravatar
tabel kebenaran implikasi dan ingkaran implikasi.image
Implikasi yakni pernyataan beraneka ragam yang disusun dari dua buah pernyataan tunggal yang dirangkai menggunakan kekerabatan kausal atau lantaran akibat. Karena keduanya mengobrol kekerabatan lantaran akhir , maka pernyataan implikasi sering juga disebut selaku pernyataan kondisional atau pernyataan bersyarat. Implikasi menggunakan simbol ‘⇒’ yang dibaca kalau maka. Pada implikasi , simbol ⇒ mengobrol bahwa keadaan pada pernyataan kedua akan tercukupi kalau pernyataan satu terpenuhi. Pernyataan pertama pada implikasi diawali dengan ata ‘jika’ dan kalimat kedua diawali dengan kata ‘maka’. Bagian pertama mengobrol argumentasi atau lantaran sedangkan bab kedua mengobrol kesimpulan atau akibat. Pada peluang ini , Bahan mencar ilmu sekolah akan membahas tabel kebenaran untuk implikasi dan ingkaran atau negasi dari implikasi.

Tabel Kebenaran Implikasi

Jika dua pernyataan p dan q dirangkai membentuk implikasi dengan pernyataan p selaku lantaran dan pernyataan q selaku akhir , maka pernyataan q akan tercukupi kalau pernyataan p terpenuhi. Dengan kata lain , kalau pernyataan p tercukupi maka pernyataan q juga akan terpenuhi.

Bacaan Lainnya

Implikasi dari pernyataan p dan q sanggup ditulis dengan lambang p ⇒ q. Penggunaan lambang ⇒ dapal implikasi p ⇒ q sanggup dibaca dengan beberapa cara , yakni : kalau p maka q , p cuma kalau q , atau q kalau p. Dalam hal ini , p ialah syarat cukup bagi p dan q ialah syarat perlu bagi p.

p ⇒ q (dibaca : kalau p maka q)

Dari empat kemungkinan nilai kebenaran , kemungkinan benar pada pernyataan implikasi lebih besar ketimbang kemungkinan salah. Suatu implikasi cuma akan bernilai salah kalau pernyataan yang menjadi lantaran dalam implikasi tersebut bernilai salah di saat pernyataan lantaran bernilai benar. Untuk lebih jelasnya amati tabel berikut:

p q p ⇒ q Dibaca
B B B Jika p benar maka q benar , maka p ⇒ q benar
B S S Jika p benar maka q salah , maka p ⇒ q salah
S B B Jika p salah maka q benar , maka p ⇒ q benar
S S B Jika p salah maka q salah , maka p ⇒ q benar

Dari banyak sekali implikasi , beberapa implikasi tergolong implikasi logis. Suatu pernyataan implikasi digolongkan selaku implikasi logis kalau terdapat kekerabatan anatara pernyataan pertama dan pernyataan kedua. Jika pada implikasi p(x) ⇒ q(x) kalimat p(x) menampung kalimat q(x) dan setiap pergeseran nilai x pada p mempengaruhi kebenaran q(x) , maka implikasi tersebut yakni implikasi logis.

Contoh :
Tentukan nilai kebenaran dari beberapa implikasi berikut:
a). Jika 5 yakni bilangan genap , maka Medan ibukota Sumatera Utara
b). Jika 6 – 1 = 5 , maka 5 yakni bilangan prima
c). Jia USU terletak di Medan , maka Medan ibukota Sumatera Barat
d). Jika 3 cuma habis dibagi 1 dan 3 , maka 3 tergolong bilangan prima
e). Jika 5 + 2 kesannya genap , maka 8 yakni bilangan prima

Pembahasan :
a). p ⇒ q = S ⇒ B → implikasi bernilai benar
b). p ⇒ q = B ⇒ B → implikasi bernilai benar
c). p ⇒ q = B ⇒ S → implikasi bernilai salah
d). p ⇒ q = B ⇒ B → implikasi bernilai benar
e). p ⇒ q = S ⇒ S → implikasi bernilai benar

Perhatikan kembali kelima teladan di atas. Dari kelima teladan tersebut ada satu implikasi yang ialah implikasi logis , yakni pernyataan keempat. Jika 3 cuma habis dibagi 1 dan 3 , maka 3 tergolong bilangan prima ialah implikasi logis lantaran pernyataan pertama menampung pernyataan kedua dan kebenaran pada pernyataan pertama akan membuat pernyataan kedua bernilai benar.

Tabel kebenaran implikasi dan negasi implikasi

Jika dihubungkan dengan himpunan , maka implikasi memiliki kekerabatan dengan himpunan bagian. Jika solusi kalimat terbuka p(x) dan q(x) pada himpunan semesta S yakni P dan Q , maka implikasi p ⇒ q bernilai benar kalau P ⊂ Q.

Baca juga : Tabel Kebenaran Konjungsi dan Ingaran Konjungsi.

Tabel Kebenaran Ingkaran Implikasi

Jika implikasi dari pernyataan p dan q dinyatakan dengan p ⇒ q , maka negasi atau ingkaran dari implikasi tersebut sanggup dinyatakan dengan (p ⇒ q). Nilai kebenaran untuk ingkaran implikasi sanggup dilihat pada tabel berikut ini.

p q p q p ⇒ q (p ⇒ q) p ∧ q
B B S S B S S
B S S B S B B
S B B S B S S
S S B B B S S

Dari tabel kebenaran di atas , sanggup kita lihat bawa:

(p ⇒ q) ≡ p ∧ q

Dengan demikian , negasi atau ingkaran dari implikasi kalau p maka q sanggup dinyatakan selaku p dan negasi q. Untuk lebih jelasnya amati beberapa teladan berikut.

Contoh :
Tentukanlah ingkaran dari beberapa implikasi berikut ini:
a). Jika 9 yakni bilangan ganjil , maka 8 yakni bilangan genap
b). Jika x = 3 , maka x2 = 9
c). Jika 5 cuma habis dibagi 1 dan 5 , maka 5 yakni bilangan prima
d). Jika 3 yakni aspek dari 6 , maka 6 habis dibagi 2
e). Jika log 10 = 1 , maka log 20 = 2

Pembahasan :
a). 9 yakni bilangan ganjil dan 8 bukan bilangan genap
b). x = 3 dan x2 tidak sama dengan 9
c). 5 cuma habis dibagi 1 dan 5 dan 5 bukanlah bilangan prima
d). 3 yakni aspek dari 6 dan 6 tidak habis dibagi 2
e). log 10 = 1 dan log 20 tidak sama dengan 2

Baca juga : Tabel Kebenaran Disjungsi dan Ingkaran Disjungsi.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog tentang materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk mendapatkan materi mencar ilmu yang ingin dipelajari.
Temukan Kursus Bahasa Inggris di Bekasi untuk Menguasai Bahasa Inggris dengan Cepat 1

Salah seorang pakar dan konsultan pendidikan yang kini mengabdikan hidup menjadi guru di pedalaman nun jauh di pelosok Indonesia.

Pos terkait