Struktur| Bagian-Bagian| Bentuk| Tipe| Dan Jumlah Kromosom

Seti­ap sel makhluk hidup men­gan­dung inti sel atau nuk­leus yang di dalam­nya ter­da­p­at beber­a­pa kro­mo­som. Kro­mo­som bareng gen dan DNA meru­pakan aspek pem­bawa dan penen­tu sifat yang ter­li­hat pada makhluk hidup. Kro­mo­som berisikan lokus-lokus yang meru­pakan wilayah untuk gen. Jika dika­ji menu­rut suku katanya , kro­mo­som berisikan dua kata yakni kro­ma dan soma. Kro­ma artinya benang sedan­gkan soma artinya tubuh. Makara , secara seder­hana kita sang­gup men­gar­tikan kro­mo­som selaku tubuh beru­pa pan­jang seumpa­ma benang yang memi­li­ki kegu­naan untuk menen­teng gun­jin­gan geneti­ka.

Struktur Kromosom

Kro­mo­som ter­susun oleh benang-benang kro­matin yang berisikan banyak ser­abut pro­tein , DNA , dan RNA. Kro­mo­som men­gan­dung ratu­san sam­pai ribuan gen yang men­jadikan­nya sang­gup menen­teng gun­jin­gan geneti­ka dan menyelek­si sifat ketu­runan.
Struk­tur kro­mo­som cuma sang­gup diper­hatikan den­gan terang pada sta­di­um ter­ten­tu di saat sel men­gala­mi pem­be­la­han yakni pada tahap metafase. Pada fase terse­but , kro­mo­som ter­li­hat terang dalam ben­tuk empat lengan lengkap den­gan sen­tromer , kine­tokor , dan mikro­tubu­lus.  
Tips meng­hafal :
Untuk mengin­gat struk­tur kro­mo­som , ingat saja ben­tuk X dimana 4 lengan dari aksara X menggam­barkan empat lengan kro­mo­som dan di bab sen­tra ter­da­p­at sen­tromer atau sen­tra kro­mo­som.

Baca juga : Kelainan atau Penyak­it Pada Sis­tem Reg­u­lasi.

Bacaan Lain­nya

Bagian-Bagian Kromosom

Secara garis besar , kro­mo­som berisikan dua bab uta­ma yakni sen­tromer dan kro­matid. Ked­ua bab terse­but masih berisikan beber­a­pa ele­men yang lain selaku berikut :
  1. Sen­tromer
    Sen­tromer meru­pakan bab kro­mo­som yang ter­li­hat lebih terang dan bera­da di pusat. Pada di saat sel mem­be­lah , ter­da­p­at bab sen­tromer yang berikatan den­gan benang spin­del. Bagian terse­but dise­but kine­tokor.
  2. Kro­matid
    Lengan kro­mo­som meru­pakan bab tubuh kro­mo­som yang terba­gi oleh sen­tromer. Lengan kro­mo­som berisikan tiga ele­men penyusun yakni sela­put , matriks (cairan lengan) , dan kromone­ma (benang halus yang ter­pilin). Sela­put befungsi untuk menye­limu­ti tubuh kro­mo­som.

Bentuk-bentuk Kromosom

Kro­mo­som memi­li­ki beber­a­pa ben­tuk dil­i­hat menu­rut posisi sen­tra kro­mo­som kepa­da lengan­nya. Berikut empat ben­tuk kro­mo­som menu­rut kedudukan sen­tromer :

  1. Telosen­tris (di ujung)
    Ben­tuk telosen­tris ditandai den­gan sen­tromer dan satu lengan. Pada telosen­tris , kedudukan sen­tromer meru­pakan di salah satu ujung lengan­nya.
  2. Akrosen­tris (tidak sama)
    Kro­mo­som akrosen­tris memi­li­ki 2 lengan tapi salah satu lengan­nya sung­guh pen­dek sehing­ga letak sen­tromer bera­da di antara dua lengan yang tidak sama pan­jangnya.
    Bentuk kromosom
  3. Sub­metasen­tris (mendekati ten­gah)
    Ter­diri dari dua lengan yang pan­jangnya telah nyaris sama dan kedudukan sen­tromer telah mendekati ten­gah atau agak di ten­gah di antara ked­ua lengan­nya.
  4. Metasen­tris (di ten­gah)
    Kro­mo­som metasen­tris telah memi­li­ki lengan yang seru­pa pan­jang sehing­ga sen­tomer sem­pur­na bera­da di ten­gah di antara lengan­nya.

Baca juga : Kumpu­lan Soal dan Jawa­ban Mutasi Gen dan kro­mo­som.

Tipe Kromosom

Kro­mo­som berisikan dua tipe , yakni :

  1. Auto­som
    Auto­som meru­pakan kro­mo­som tubuh yang lebih dipa­ha­mi selaku kro­mo­som biasa. Auto­som berfungsi untuk men­gen­da­likan dan men­gen­da­likan ben­tuk tubuh.
  2. Gono­som
    Gono­som meru­pakan kro­mo­som seks yang befungsi untuk menyelek­si jenis kelamin makhluk hidup.

Jumlah Kromosom

Mas­ing-mas­ing spe­sies makhluk hidup memi­li­ki jum­lah kro­mo­som yang berbe­da. Organ­isme dalam satu spe­sies memi­li­ki jum­lah kro­mosm yang sama. Manu­sia memi­li­ki jum­lah kro­mo­som 46 yang berisikan 22 pasang kro­mo­som tubuh dan sep­a­sang kro­mo­som seks.

Baca juga : Kumpu­lan Soal Geneti­ka dan Pewarisan Sifat.
Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com meru­pakan blog ten­tang materi bela­jar. Gunakan sajian atau pen­car­i­an untuk men­da­p­atkan materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait