spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Soal Dan Pembahasan Aturan Pemantulan Cahaya

Pemantulan pada cahaya sanggup dibedakan menjadi dua jenis yakni pemantulan terstruktur dan pemantulan baur (difus). Pemantulan terstruktur ialah pemantulan cahaya oleh permukaan halus umpamanya cermin datar. Pemantulan terstruktur sering juga disebut selaku pemantulan spekular atau specular reflection.

Pemantulan cahaya oleh permukaan bernafsu seumpama kertas disebut pemantulan baur atau sering juga disebut selaku pemantulan difus (diffuse reflection). Gambar di bawah ini berbincang diagram sinar dari pemantulan terstruktur oleh bidang pantul yang permukaannya halus.

Hukum Pemantulan

Hukum pemantulan menurut Snellius :
  1. Sinar tiba , sinar pantul , dan garis wajar berpotongan pada satu titik dan terletak pada satu bidang datar.
  2. Besar sudut tiba (i) sama dengan sudut pantul (r)
Berdasarkan aturan pemantulan tersebut , maka kita sanggup menyimpulkan bahwa saat sebuah berkas cahaya mengenai sebuah bidang pantul dengan sudut tertentu maka cahaya tersebut akan dipantulkan dengan sudut yang serupa besar dengan sudut datangnya.

Jika sinar tiba dengan sudut 30o , maka sudut pantul juga 30o. Sinar tiba yakni sekumpulan kecil berkas cahaya yang bergerak menuju bidang pantul sedangkan Sinar pantul yakni sekumpulan kecil berkas cahaya yang bergerak menjauhi bidang pantul setelah membentur bidang pantul. Garis wajar ialah garis khayal yang tegak lurus kepada bidang pantul.

pemantulan cahaya

Hal yang mesti diamati dalam aturan pemantulan ini yakni penentuan sudut tiba dan sudut pantul. Seringkali murid keliru dalam menetukan besar sudut tersebut. Untuk menyeleksi sudut tiba dan sudut tiba , kita mesti memperhatikan hal berikut :

  1. Sudut tiba ialah besar sudut terbuat oleh sinar tiba dan garis normal. Kaprikornus , patokannya yakni sinar tiba dan garis wajar , bukan sinar tiba dan bidang pantul.
  2. Sudut pantul ialah besar sudut terbuat oleh sinar pantul dan garis normal. Kaprikornus , patokannya yakni sinar pantul dan garis wajar , bukan sinar pantul dan bidang pantul.
Contoh Soal :

  1. Jika diagram pemantulan cahaya oleh sebuah bidang pantul ditunjukkan seumpama gambar di bawah ini , maka tentukanlah besar sudut pantulnya.

    pemantulan cahaya

    Pembahasan :
    Karena sinar tiba membentuk sudut 60o kepada bidang pantul , maka :
    i = 90o – 60o
    ⇒ i = 30o
    Karena i = r , maka besar sudut pantulnya yakni 30o.

  2. Tentukan besar sudut tiba dari diagram sinar di bawah ini.

    pemantulan cahaya 2

    Pembahasan :
    Pada gambar di atas diperoleh :
    i + r = 120o
    Karena i = r , maka :
    ⇒ r + r = 120o
    ⇒ 2r = 120o
    ⇒ r = 60o.

  3. Seberkas sinar mengenai bidang pantul A dengan sudut tiba 60o. Kemudian dari bidang pantul A dipantulkan menuju bidang B yang tegak lurus dengan bidang A seumpama gambar Di bawah ini.

    pemantulan cahaya

    Bila sinar tersebut akan dipantulkan dari bidang pantul B sebesar sudut r2 , tentukanlah besar sudut tersebut.

    Pembahasan :
    Berdasarkan aturan pemantulan , maka :
    r1 = 60o

    Karena sinar pantul oleh bidang A membentuk sudut 60 , maka sinar tiba pada bidang B membentuk sudut i sebesar :
    i = 90o – 60o
    ⇒ i = 30o

    Sesuai dengan aturan pemantulan :
    i = r
    ⇒ r2 = i
    ⇒ r2 = 30o.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog mengenai materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang! Pengunduh Video Online Gratis : https://r.cafe/

Popular Articles