spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Sinar Istimewa Dan Pembentukan Bayangan Pada Lensa Cekung

Cafeberita.com – Sinar-sinar spesial Lensa Cekung. Salah satu benda tembus cahaya yang sanggup menyebabkan terjadinya pembiasan cahaya yakni lensa. Berdasarkan bentuk bidang batas atau bentuk permukaannya , lensa dibedakan menjadi lensa cembung dan lensa cekung. Karena memiliki bentuk permukaan yang berlawanan , sifat pembiasan pada lensa cekung dan lensa cembung juga menyediakan perbedaan. Pada peluang sebelumnya , edutafsi sudah membahas bagaimana sifat pembiasan cahaya pada lensa cembung dan sinar-sinar istimewanya. Sebagai materi berguru lanjutan , kali ini akan dibahas bagaimana sifat pembiasan cahaya pada lensa cekung , sinar istimewa lensa cekung , dan pembentukan bayangan pada lensa cekung.

A. Hukum Pembiasan Cahaya

Ketika memasuki materi atau medium yang berlawanan kerapatan optiknya , laju cahaya akan mengalami perubahan. Ketika cahaya masuk ke suatu materi , laju dan panjang gelombang cahaya akan menyusut sedangkan frekuensinya tidak berubah. Besaran yang menyeleksi laju cahaya di dalam suatu materi disebut indeks bias. Besaran ini ialah perbandingan laju cahaya di udara dengan laju cahaya di dalam suatu medium.

Perbedaan laju cahaya di udara dan di dalam materi membuat fenomena yang menarik. Ketika cahaya merambat dari udara dan masuk ke suatu materi , maka terjadi persitiwa pembelokan arah rambat cahaya. Peristiwa berbeloknya arah rambat cahaya inilah yang disebut dengan perumpamaan pembiasan cahaya. Peristiwa ini lazimnya tejadi kalau cahaya melalui medium yang berlawanan kerapatan optiknya.

Peristiwa pembiasan cahaya sanggup terlihat dikala cahaya merambat dari udara masuk ke materi atau sebaliknya cahaya merambat keluar dari materi menuju udara. Menurut aturan pembiasan cahaya , kalau sinar tiba dari medium yang kurang rapat menuju medium yang lebih rapat , maka sinar akan dibelokkan mendekati garis normal. Sebaliknya , kalau sinar tiba dari medium rapat menuju medium kurang rapat , maka sinar akan dibelokkan menjauhi garis normal.

Berikut dua poin utama dalam aturan Snellius ihwal pembiasan cahaya:
1). Sinar tiba , sinar bias , dan garis wajar berada dalam satu bidang datar
2). Perbandingan sinus sudut tiba dengan sinus sudut bias ialah bilangan tetap.

Secara matematis , poin kedua di atas sanggup ditulis dalam bentuk persamaan berikut:

n1 sin θ1 = n2 sin θ2

Keterangan :
n1 = indeks bias mutlak medium pertama
n2 = indeks bias mutlak medium kedua
θ1 = besar sudut tiba dalam medium pertama
θ2 = besar sudut bias dalam medium kedua.

Pada poin kedua , diterangkan bahwa perbandingan antara sinus sudut tiba dengan sinus sudut bias pada dua medium yang berlawanan senantiasa ialah bilangan yang tetap. Bilangan inilah yang disebut indeks bias relatif , yakni perbandingan antara indeks bias mutlak kedua medium. Jika terdapat dua medium yakni medium 1 dan 2 , maka indeks bias medium 2 relatif terhadap medium 1 sanggup ditulis dengan notasi n21.

B. Bagian-bagian Lensa Cekung

Sinar-sinar istimewa pada lensa termasuk beberapa perumpamaan yang ialah potongan dari suatu lensa yakni sumbu utama , konsentrasi , dan sentra optik. Oleh lantaran itu , biar sanggup mengetahui sinar-sinar istimewa dengan lebih terang , ada baiknya dipelajari apalagi dulu perihal bagian-bagian utama dari suatu lensa cekung. Bagian utama lensa cekung intinya sama dengan potongan lensa cembung , cuma saja terdapat perbedaan letak.

#1 Lensa Cekung
Untuk melukiskan sinar-sinar istimewa pada suatu lensa cekung , tentunya kta mesti menggambar apalagi dulu lensa cekungnya. Lensa cekung lazimnya digambar selaku lensa bikonkaf , yakni lensa yang kedua bagiannya berupa cekung (melengkung ke dalam).

#2 Sumbu utama
Selanjutnya yakni menggambar bagian-bagian utama lensa. Bagian yang pertama yakni sumbu utama. Sumbu utama ialah suatu garis lurus yang membagi lensa menjadi dua potongan sama panjang. Garis ini lewat titi fous dan sentra optik lensa.

#3 Titik Fokus
Sama seumpama lensa cembung , pada lensa cekung juga terdapat dua titik konsentrasi , yakni titik konsentrasi utama (F1) dan titik konsentrasi kedua (F2). Pada lensa cekung , titik konsentrasi utama berada di depan lensa , sedangkan titik konsentrasi kedua berada di belakang lensa. Fokus utama ialah daerah dipusatkannya perpanjangan sinar-sinar bias dari sinar yang sejajar sumbu utama.

Perlu diamati bahwa titik konsentrasi pada lensa cekung ialah konsentrasi maya (diperoleh dari perpotongan perpanjangan sinar bias dan yang dilukis dengan garis putus-putus). Karena fokusnya bersifat maya , maka jarak konsentrasi lensa cekung bernilai negatif. Itu sebabnya lensa cekung juga dimengerti selaku lensa negatif.

C. Sinar-sinar spesial Lensa Cekung

Sebenarnya prinsip pembiasan cahaya pada lensa cekung nyaris sama dengan lensa cembung , yakni sinar bias sama-sama dipusatkan pada suatu titik. Hanya saja , pada lensa cembung yang dipusatkan yakni perpanjanga sinar biasnya sedangkan sinar bias tolong-menolong bersifat memencar. Hal itu sesuai dengan huruf lensa cekung yang bersifat membuatkan sinar.

Sinar istimewa yakni sinar-sinar yang sanggup dilukis dengan jelas. Pada lensa , sinar istimewa yang dimaksud yakni sinar-sinar yang arah sinar tiba dan sinar biasnya sanggup dilukis dengan mudah. Sama seumpama lensa cembung , sinar istimewa pada lensa cekung juga termasuk sinar yang sejajar sumbu utama , sinar yang lewat konsentrasi , dan sinar yang lewat sentra optik lensa.

Berikut sifat pembiasan sinar-sinar istimewa pada lensa cekung:
1). Sinar tiba sejajar sumbu utama dibiaskan seperti berasal dari titik konsentrasi utama (F1)
2). Sinar tiba seolah menuju konsentrasi kedua (F2) dibiaskan sejajar sumbu utama
3). Sinar tiba lewat titik sentra optik diteruskan tanpa dibiaskan.

Sinar-sinar istimewa lensa cekung

D. Pembentukan Bayangan Pada Lensa Cekung

Sinar-sinar istimewa lensa cekung yang diterangkan di atas sanggup digunakan untuk melukis pembentukan bayangan pada lensa cekung. Untuk menyaksikan pembentukan bayangan pada lensa cekung , sanggup digunakan dua atau ketiga sinar istimewa tersebut. Bayangan benda pada lensa cekung dibikin oleh perpotongan perpanjangan sinar-sinar bias.

Berikut tindakan melukis pembentukan bayangan pada lensa cekung:
1). Gambarkan lensa cekung dan bagian-bagiannya
2). Gambarkan benda di depan lensa sesuai posisi yang diinginkan
3). Lukis sinar istimewa pertama (sinar 1 yang sejajar sumbu utama)
4). Lukis sinar istimewa yang lain (sinar 2 atau sinar 3)
5). Bayangan terbentuk pada perpotongan perpajangan sinar bias.

Berbeda dengan lensa cembung yang menciptakan bayangan dengan sifat bermacam-macam tergantung pada posisi benda , pada lensa cekung sifat bayangan yang dihasilkan senantiasa sama. Sifat bayangan yang dihasilkan lensa cekung tidak bergantung pada posisi benda. Untu sebarang posisi di depan lensa , sifat bayangan yang dihasilkan lensa cekung senantiasa maya , tegak , dan diperkecil. 

Demikianlah pembahasan singkat perihal sinar-sinar istimewa pada lensa cekung dan pembentukan bayangan pada lensa cekung. Jika materi berguru ini berharga , bantu kami membagikannya terhadap teman-teman anda lewat tombol share di bawah ini. Terimakasih.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog ihwal materi belajar. Gunakan sajian atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles