Sebutkan Macam-Macam Bahasa Daerah di Indonesia

Sebutkan Macam-Macam Bahasa Daerah di Indonesia
  • 116. Bahasa Kokoda,
  • 117. Bahasa Kombai,
  • 118. Bahasa Komyandaret,
  • 119. Bahasa Konda,
  • 120. Bahasa Koneraw

Baca Juga: Bahasa Melayu Bahasa Indonesia, Begini Sejarahnya

  • 121. Bahasa Kopkaka,
  • 122. Bahasa Korowai,
  • 123. Bahasa Korupun-Sela,
  • 124. Bahasa Kosare,
  • 125. Bahasa Kowiai,
  • 126. Bahasa Kuri,
  • 127. Bahasa Kurudu,
  • 128. Bahasa Kwer,
  • 129. Bahasa Kwerba,
  • 130. Bahasa Kwerba Mamberamo,
  • 131. Bahasa Kwerisa,
  • 132. Bahasa Kwesten,
  • 133. Bahasa Kwinsu,
  • 134. Bahasa Legenyem,
  • 135. Bahasa Lepki 5,
  • 136. Bahasa Liki,
  • 137. Bahasa Maden,
  • 138. Bahasa Mai Brat,
  • 139. Bahasa Mairasi,
  • 140. Bahasa Maklew,
  • 141. Bahasa Melayu Papua,
  • 142. Bahasa Mander,
  • 143. Bahasa Mandobo Atas,
  • 144. Bahasa Mandobo Bawah,
  • 145. Bahasa Manem,
  • 146. Bahasa Manikion,
  • 147. Bahasa Mapia,
  • 148. Bahasa Marau,
  • 149. Bahasa Marind,
  • 150. Bahasa Marind Bian,
  • 151. Bahasa Masimasi,
  • 152. Bahasa Massep 3,
  • 153. Bahasa Matbat,
  • 154. Bahasa Mawes,
  • 155. Bahasa Ma’ya.

Selain dari 155 bahasa Papua di atas, masih banyak bahasa daerah di Indonesia Timur tersebut. Ketika diberi pertanyaa, sebutkan macam-macam Bahasa Daerah maka bisa pula kita berikan jawaban dari daftar bahasa Papua di bawah ini.

Bacaan Lainnya

Bahasa Mombum, Bahasa Mekwei, Bahasa Meoswar, Bahasa Mer, Bahasa Meyah, Bahasa Mlap, Bahasa Mo, Bahasa Moi, Bahasa Molof, Bahasa Momina, Bahasa Momuna, Bahasa Murkim.

Baca Juga: Macam-Macam Bahasa dan Perkembangan Bahasa

Bahasa Muyu Utara, Bahasa Muyu Selatan, Bahasa Nafri, Bahasa Nakai, Bahasa Moni, Bahasa Mor, Bahasa Mor, Bahasa Morai, Bahasa Morori, Bahasa Moskona, Bahasa Mpur, Bahasa Munggui.

Selanjutnya, ada Bahasa Nacla, Bahasa Namla 5, Bahasa Narau, Bahasa Ndom, Bahasa Nduga, Bahasa Ngalum, Bahasa Nggem, Bahasa Onin Pijin, Bahasa Ormu, Bahasa Orya.

Bahasa Papasena, Bahasa Nimboran, Bahasa Ninggerum, Bahasa Nipsan, Bahasa Nisa, Bahasa Obokuitai, Bahasa Onin.

Bahasa Papuma, Bahasa Pom, Bahasa Sause, Bahasa Saweru, Bahasa Sawi, Bahasa Riantana, Bahasa Roon, Bahasa Seget, Bahasa Sekar, Bahasa Sowanda.

Bahasa Semimi, Bahasa Sempan, Bahasa Puragi, Bahasa Rasawa, Bahasa Samarokena, Bahasa Saponi, Bahasa Sauri,

Bahasa Sikaritai, Bahasa Silimo, Bahasa Skou, Bahasa Sobei, Bahasa Sentani, Bahasa Serui-Laut, Bahasa Tamagario, Bahasa Tanahmerah, Bahasa Tandia, Bahasa Tangko, Bahasa Tarpia, Bahasa Tause, Bahasa Tebi, Bahasa Tefaro, Bahasa Tehit, Bahasa Tobati, Bahasa Tofanma, Bahasa Sowari, Bahasa Suabo, Bahasa Sunum, Bahasa Tabla, Bahasa Taikat,

Baca Juga Translate Bahasa Makasar

Bahasa Towei, Bahasa Trimuris, Bahasa Tsaukambo, Bahasa Tunggare, Bahasa Una, Bahasa Uruangnirin, Bahasa Usku 5, Bahasa Viid, Bahasa Vitou, Bahasa Wabo, Bahasa Waigeo, Bahasa Walak, Bahasa Wambon, Bahasa Wandamen, Bahasa Wanggom, Bahasa Wano,

Bahasa Woi, Bahasa Wolai, Bahasa Woria, Bahasa Yahadian, Bahasa Yale Kosarek, Bahasa Yali Angguruk, Bahasa Warembori, Bahasa Wares, Bahasa Waris, Bahasa Waritai, Bahasa Warkay-Bipim, Bahasa Waropen, Bahasa Wauyai, Bahasa Yali Ninia, Bahasa Yaur, Bahasa Yawa, Bahasa Yei, Bahasa Yelmek, Bahasa Yali Lembah, Bahasa Yaqay, Bahasa Yarsun, Bahasa Yeretuar, Bahasa Yoke, Bahasa Zorop, Bahasa Yetfa.

Nah, itulah Macam-macam bahasa daerah di Indonesia atau daftar bahasa yang bisa kita berikan ketika diberikan pertanyaa, sebutkan macam-macam Bahasa Daerah yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat. (*)

Baca Juga Kursus Bahasa Inggris Gratis Bersertifikat

******

sebutkan 3 macam bahasa daerah yang ada di indonesia

Berikut 3 bahasa yang terkenal dan akrab di telinga warga Indonesia:

  • 1. Bahasa Jawa

Bahasa Jawa dipakai oleh warga yang ada di daerah Jawa tengah, Jawa Timur, dan beberapa derah Jawa Barat. Dan untuk beberapa negara di luar negeri yang memakai Bahasa Indonesia yakni Suriname, Singapura, Malaysia, dan Kaledonia Barat.

Bahasa Jawa sendiri mempunyai tiga jenjang, yakni Ngoko, Madya, dan Krama. Jenjang ini dipakai untuk orang yang berlainan. Untuk jenjang Ngoko dipakai untuk orang yang lebih tua—dari sisi usia (umumnya bapak ke anak)—kepada orang yang lebih muda atau orang yang telah sama-sama dekat. Krama dipakai untuk orang yang lebih muda ke yang lebih tua. Berdasar bahasa.foresteract.com, ada sekitaran 100 juta jiwa Indonesia yang memakai bahasa Jawa.

Baca Juga 6 Tempat Kursus Bahasa Inggris di Makassar dengan Biaya Terjangkau

  • 2. Bahasa Sunda

Berdasar labbineka.kemdikbud.go.id, Bahasa Sunda dikatakan oleh warga yang ada di Pulau Jawa sisi Barat, khususnya di Jawa Barat. Selainnya di Jawa Barat, bahasa ini mempunyai tebaran di banyak wilayah Indonesia yang lain, misalkan di Banten, DKI Jakarta, Jawa tengah, Lampung, Bengkulu, dan Sulawesi Utara.

Berdasar hasil perhitungan aksentometri, bahasa Sunda di Propinsi Jawa Barat dengan bahasa Sunda yang menyebar di Propinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa tengah, Lampung, Bengkulu, dan Sulawesi Tenggara, semuanya mempunyai prosentase ketidaksamaan sekitar 51-80 % hingga disebutkan berbeda aksen. Bahasa Sunda di Jawa Barat dengan bahasa Sunda di Propinsi DKI Jakarta mempunyai prosentase ketidaksamaan 51,25 persen; Banten 60 persen;Jawa tengah 56,50 persen; Lampung 50,50 persen; Bengkulu 71 persen; dan Sulawesi Tenggara 64,5 %.

Baca Juga Kursus Bahasa Inggris Online Murah Bersertifikat

  • 3. Bahasa Madura

Bahasa Madura sebagai bahasa yang datang dari Pulau Madura. Bahasa ini menyebar di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Disamping itu, bahasa Madura menyebar di Kabupaten Malang, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan, Jember, Banyuwangi, dan Pulau Bawean (Kabupaten Gresik). Kantong-kantong bahasa Madura yang lain diketemukan di beberapa pulau di luar Pulau Jawa, misalkan Propinsi Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Kalimantan Barat.

Menukil dari saluran petabahasa.kemdikbud.go.id, Bahasa Madura di Jawa Timur terdiri dari dua aksen, yakni (1) aksen Pulau Madura dan (2) aksen Pulau Bawean dengan prosentase ketidaksamaan sejumlah 53 %. Daerah tebaran geografis pengucap aksen Pulau Madura menyebar di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Malang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan, dan Banyuwangi. Dan aksen Bawean cuma dikatakan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean.

FAQ

Seberapa banyak bahasa daerah di Indonesia 2020?

Jumlahnya banyak karena tiap propinsi mempunyai beberapa bahasa daerah sekalian. Dari 34 propinsi di Indonesia, ada sekitar 718 bahasa daerah yang telah terdeteksi /tahun 2020 ini.

Sebutkan bahasa apa yang dipakai oleh rakyat Indonesia minimum 5 macam?

8 Bahasa Daerah yang terbanyak dipakai di Indonesia

  1. Bahasa Jawa (100.000.000 jiwa)
  2. Bahasa Sunda (42.000.000 jiwa)
  3. Bahasa Madura (16.600.000 jiwa)
  4. Bahasa Minangkabau (6.530.000 Jiwa)
  5. Bahasa Musi (3.930.000 jiwa)
  6. Bahasa Bugis (3,enam juta jiwa)
  7. Bahasa Banjar (3,lima juta jiwa)
  8. Bahasa Aceh (3,lima juta jiwa)

Berapakah keseluruhan bahasa daerah di Indonesia?

Jumlah Bahasa Daerah berdasar Propinsi di Indonesia (2019) Jumlah bahasa daerah di Indonesia semakin meningkat, yaitu dari 668 bahasa pada 2018 jadi 801 bahasa 2019.

Berapakah jumlah bahasa yang ada di Indonesia sebutkan?

Tubuh Peningkatan Pembimbingan Bahasa Kementerian Pengajaran Kebudayaan mengatakan, berdasar data paling akhir, Indonesia mempunyai 652 bahasa daerah.

Apa macam bahasa dalam bahasa Indonesia Kenapa macam itu terjadi?

Macam bahasa ini ada karena background budaya, riwayat, atau letak geografis. Mengakibatkan ada beragam macam bahasa Indonesia. Macam bahasa dalam bahasa Indonesia mempunyai beragam macam tipe yang diperbedakan berdasar tiga hal yakni langkah berbicara, langkah pembicaraan, dan topik perbincangan.

Pos terkait