Produk Prancis di Indonesia, Seruan Boikot Kian Gencar

PRANCIS — Pro­duk Pran­cis di Indone­sia diserukan supaya diboikot. Masalah ini aki­bat dari sikap Pres­i­den, Emmanuel Macron yang bela per­lakuan penghi­naan Nabi Muham­mad SAW.

Pran­cis sela­ma ini memang lumayan dike­tahui seba­gai negara pengek­spor pal­ing besar ke‑2 ke negara Organ­isasi Ker­ja Sama Islam dan atas tingkah pres­i­den­nya ini, pro­duk asal Pran­cis sekarang akan diboikot.

Beber­a­pa negara den­gan war­ga seba­gian besar Islam ter­go­long Indone­sia telah men­gatakan hujatan itu. Yaitu teri­akan supaya pro­duk asal Pran­cis diboikot. Masalah ini seba­gai per­bu­atan protes atas negara dig­daya itu.

Terkhusus di Indone­sia, ada banyak beber­a­pa pro­duk namun juga perusa­haan asal Pran­cis bek­er­ja di pasar Indone­sia. Beber­a­pa salah sat­un­ya sudah dike­tahui oleh selu­ruh­nya susunan orang.

pro­duk ini mem­pun­yai mod­el bervari­asi kelom­pok, mulai den­gan pro­duk minu­man dan makanan, ener­gi, sam­pai retail. Berikut daf­tar beber­a­pa perusa­haan dan pro­duk asal Pran­cis yang ada pada Indone­sia.

1. Danone

Satu diantaranya perusa­haan pun­ya Pran­cis ialah Danone. Perusa­haan ini adalah satu diantaranya pro­dusen minu­man dan makanan pal­ing besar di dunia yang ter­pusat di Pran­cis.

Danone meningkatkan 4 kelom­pok khusus dalam usa­ha. Ialah pro­duk susu fresh (fresh dairy prod­uct), gizi awal­nya kehidu­pan (ear­ly life nutri­tion), air (water), dan nutrisi bedis (med­ical nutri­cian).

Pro­duk Danone yang terse­bar di Indone­sia ini ter­diri dari beber­a­pa kelom­pok, seper­ti essen­tial dairy and plant based prod­ucts yang men­cakup Actimel, Activia, Danon­i­no, Oikos, Silk; minu­man seper­ti Evian, Aqua, Mizone; dan spe­cial­ized nutri­tion seper­ti Nutri­cia dan Sar­i­hu­sa­da Angkatan Mahard­hi­ka.

2. Keselu­ruhan

Keselu­ruhan ialah perusa­haan pem­ro­duk­si dan pema­sok ener­gi glob­al ter­in­te­grasi yang bertem­pat di Paris.

Perusa­haan minyak dan gas multi­na­sion­al yang perusa­haan oper­a­tor tena­ga mata­hari pal­ing besar di dunia yang bek­er­ja bersama-sama den­gan Sun­Pow­er dan Keselu­ruhan Solar itu mili­ki beber­a­pa SPBU namun juga tawarkan beber­a­pa pro­duk seper­ti pelumas kendaraan.

3. Car­refour

Car­refour adalah suatu golon­gan super­mar­ket inter­na­sion­al, berkan­tor pusat di Pran­cis.

Car­refour ialah golon­gan retail ke‑2 pal­ing besar sesu­dah Wal-Mart. Gerai Car­refour per­ta­ma dibu­ka di 3 Juni 1957 di Annecy di dekat suatu per­sim­pan­gan.

Golon­gan ini dibu­at oleh Mar­cel Fournier dan Louis Deforey. Di Indone­sia, Car­refour merengkuh PT Trans Ritel Indone­sia dan memil­ki beber­a­pa indus­tri retail Indone­sia lewat merek Car­refour, Trans­mart, dan Groserindo.

4. BNP Paribas

BNP Paribas sebuah bank khusus di Eropa. Bank ini dibikin lewat penghim­punan Banque Nationale de Paris dan Paribas di 2000 ini bertem­pat di Boule­vard des Ital­iens, Paris, Per­an­cis.

Tidak cuman ser­vice per­bankan, BNP Paribas lewat BNP Paribas Asset Man­age­ment tawarkan beber­a­pa pro­duk rek­sadana, seper­ti BNP Paribas Rupi­ah Plus, BNP Paribas Sem­pur­na USD kelas RK1, BNP Paribas Omega, sam­pai BNP Paribas Spek­tra.

5. Ibis

Ibis adalah merk jaringan hotel yang dipun­yai oleh group per­hote­lan Pran­cis, Accor.

Jaringan dari hotel ini san­gat ter­da­p­at banyak di Pran­cis, tetapi juga banyak dite­mui terse­barkan di pen­ju­ru dunia.

Mar­ket share jaringan hotel ibis ialah dipe­run­tukan untuk beber­a­pa entre­pre­neur atau bis­nis­man, dan umum­nya adalah hotel yang bert­ingkat inter­na­sion­al den­gan bin­tang dua atau tiga.

Di Indone­sia ada 139 hotel dan 27.340 kamar jaringan hotel Ibis, seper­ti Raf­fles, Fair­mont, Sof­i­tel, Pull­man, Swiss­so­tel, Grand Mer­cure, dan Novo­tel.

6. L’Oréal Grup

L’Oréal Grup sebuah perusa­haan asal Pran­cis yang berg­er­ak di bagian barang kon­sum­si dan indus­tri kos­metik den­gan kon­sen­trasi di indus­tri per­awatan diri.

L’Oréal Grup sem­pat per­nah men­dudu­ki rangk­ing ke-172 dalam rin­cian Glob­al 2000, suatu daf­tar perusa­haan pal­ing besar di dunia yang diper­ingkat oleh majalah usa­ha Forbes, den­gan keselu­ruhan nilai pasar (pasar nilai) 98,7 juta dolar AS dan keselu­ruhan asset sejum­lah 43,1 juta dolar AS.

Beber­a­pa pro­duk L’Oréal Grup, seper­ti Gar­nier dan Essie.

Diber­i­takan Repub­li­ka (03/10/2020). Berdasar lapo­ran State of the Glob­al Islam­ic Econ­o­my, Per­an­cis adalah pengek­spor beber­a­pa obat pal­ing besar ke‑2 ke negara Organ­isasi Ker­ja Sama Islam (OKI), den­gan 4,4 mil­iar dolar AS atau sebe­sar Rp 64 tril­i­un di 2018.

Terke­cuali itu, Pran­cis pengek­spor kos­metik pal­ing besar ke blok OKI di 2018 dan men­ja­jakan sep­utar 2,6 mil­iar dolar AS atau sebe­sar Rp 37 tril­i­un.

Pran­cis sendiri ialah part­ner dagang pal­ing besar ke dela­pan OKI. Seba­gai suatu blok, 57 negara anggota OKI beli san­gat banyak dari Chi­na (2019; sep­utar 319 mil­iar dolar AS), AS (sep­utar 120 mil­iar dolar AS), dan India (sep­utar 92 mil­iar dolar AS).

Itu daf­tar pro­duk Pran­cis yang ada pada Indone­sia. Seba­gai wujud protes atas sikap dari Pres­i­den Emmanuel Macron yang bela per­lakuan penghi­naan Nabi Muham­mad SAW, kare­na itu pro­duk ini diserukan supaya diboikot. (*)

Orig­i­nal­ly post­ed 2020-11-03 13:57:24.

Pos terkait