spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pengertian Idiom Dan Pola Ungkapan Dalam Kalimat

Idiom atau sebutan yakni rangkaian kata yang menciptakan makna kiasan. makna kiasan tersebut tidak diturunkan dari makna kata-kata yang membentuknya. Ketika dua buah kata dirangkai menjadi suatu idiom , maka makna dari adonan kata tersebut akan berlainan dari makna kata-kata asalnya atau masih berbincang makna dari salah satu kata asalnya. Idiom atau sebutan umumnya dipakai untuk menciptakan kalimat kiasan yang betujuan biar penyampaian makna lebih berkesan. Biasanya idiom sengaja dipakai untuk menyingkir dari kata-kata yang kurang baik nilai rasanya. Secara lazim idiom ialah diksi konotasi yang menyatakan makna yang bukan sesungguhnya. Penggunaan idiom dalam suatu kalimat sungguh dekat kaitannya dengan penyeleksian diksi. Hal ini berafiliasi dengan penyeleksian kata-kata yang cocok biar dihasilkan sebutan yang sepadan. Pada peluang ini , kita akan membicarakan beberapa bentuk idiom dan pola sebutan dalam kalimat.

Macam-macam Ungkapan Idiom

Idiom ialah adonan dua atau lebih kata yang dipakai seseorang dalam suasana tertentu untuk mengkiaskan suatu hal. Idiom sengaja dipakai untuk menyatakan suatu hal dalam bentuk sebutan dan maknanya sudah dimengerti secara umum.

Sebuah idiom terbentuk dari adonan dua kata atau lebih. Gabungan kata tertentu jikalau tidak ada konteks yang menyertainya memiliki dua kemungkinan makna , yakni makna bahwasanya (denotasi) dan makna tidak bahwasanya atau kiasan (konotasi).

Itu artinya , untuk memutuskan apakah suatu adonan kata tergolong idiom atau bukan , mesti ada konteks kalimat yang menyertainya sehingga lebih terang maknanya apakah makna kiasan atau makna sesungguhnya.

Sebagai pola , amati kalimat berikut:
1. Ayah membanting tulang di sampingnya sebab marah.
2. Ayah membanting tulang untuk menghidupi keluarga.

Kedua kalimat di atas sama-sama menggunakan adonan kata “membanting tulang”. Tetapi , dari konteks kalimatnya , sanggup kita tetapkan dengan terang kalimat mana yang menggunakan idiom atau ungkapan.

Pada kalimat pertama , adonan kata “membanting tulang” membentuk makna sesungguhnya yakni acara membanting tulang. Dengan kata lain , ayah memang membanting suatu tulang yang terleta di sampingnya.

Pada kalimat kedua , makna dari adonan kata “membanting tulang” ialah makna kiasan atau makna konotasi yang artinya melakukan pekerjaan keras. Dengan demikian , kalimat yang menggunakan idiom yakni kalimat kedua.

Baca juga : Cara Menentukan Diksi dan Ungkapan yang Tepat.

Idiom sanggup dibedakan menurut sudut pandang tertentu yakni menurut makna unsur pembentuknya dan menurut penyeleksian kata yang membentuknya. Berdasarkan makna unsur pembentuknya , idiom sanggup dibedakan menjadi dua jenis , yaitu:
1. Idiom Penuh
2. Idiom Sebagian

Idiom sarat yakni jenis sebutan yang maknanya tidak tergambar pada unsur-unsur pembentuknya. Dengan kata lain , makna sebutan tersebut sama sekali tidak sama dengan makna kata asalnya.

Idiom sebagian yakni jenis sebutan yang maknanya masih tergambar dalam makna unsur pembentuknya. Dengan kata lain , makna dari sebutan tersebut masih menggambarkan makna orisinil dari salah satu unsur pembentuknya.

Ungkapan Makna Jenis
Gulung tikar Bangkrut Penuh
Buah hati Kesayangan Penuh
Darah biru Bangsanwan Penuh
Kabar burung Berita yang belum pasti Sebagian
Daftar hitam Daftar pelaku kejahatan Sebagian

Jika dilihat menurut pemakaian kata atau opsi katanya , idiom sanggup dibedakan menjadi tujuh macam , yakni sebutan dengan cuilan tubuh , sebutan dengan cuilan tumbuhan , sebutan dengan indera , sebutan dengan warna , sebutan dengan benda alam , sebutan dengan nama hewan , dan sebutan dengan bilangan.

#1 Ungkapan dengan cuilan tubuh

Ungkapan Makna
Bahu-membahu Gotong royong
Kecil hati Pesimis
Lapang dada Dengan sabar
Panjang lidah Suka mengadu
Tebal muka Tidak tahu malu

#2 Ungkapan dengan cuilan tumbuhan

Ungkapan Makna
Sebatang kara Hidup seorang diri
Daun muda Muda dan segar
Naik daun Mendapat nasib baik
Buah pena Karangan
Buah tangan Oleh-oleh

#3 Ungkapan dengan indera

Ungkapan Makna
Tertangkap basah Ketahuan di saat sedang beraksi
Uang panas Uang tidak halal
Perang dingin Perang saling menggertak
Kepala dingin Sabar , tenang
Gelap mata Kalap , emosi

Baca juga : Pengertian , Ciri-ciri dan Jenis-jenis Klausa.

#4 Ungkapan dengan warna

Ungkapan Makna
Hitam di atas putih Pernjanjian Tertulis
Darah biru Bangsawan
Lampu hijau Izin , restu
Masih hijau Belum berpengalaman
Lembah hitam Tempat maksiat

#5. Ungkapan dengan benda alam

Ungkapan Makna
Kabar angin Berita yang belum jelas
Kejatuhan bintang Mendapat durian
Tertimpah tangga Mendapat sial
Bintang lapangan Pemain terbaik
Mental baja Kuat

#6 Ungkapan dengan nama binatang

Ungkapan Makna
Buaya darat Suka merayu wanita
Lintah darat Rentenir
Kuda hitam Pemenang yang tidak diunggulkan
Kambing hitam Orang yang disalahkan
Tikus kantor Koruptor

#7 Ungkapan dengan bilangan

Ungkapan Makna
Berbadan dua Hamil
Mendua hati Bimbang
Diam seribu bahasa Tidak berkata sepatah katapun

Penggunaan Ungkapan dalam Kalimat

Seperti yang sudah diterangkan di atas , adonan kata akan menjadi suatu idiom atau sebutan jikalau dipakai dalam konteks kalimat yang sesuai. Jika konteksnya tidak sempurna , maka adonan kata belum tentu menjadi suatu idiom.

Berikut beberapa pola kalimat yang menggunakan idiom.
1. Mendengar komentar juri , gadis itu eksklusif berkecil hati.
2. Gadis bergaun putih itu yakni keturunan darah biru.
3. New Dimension  ialah band yang sedang naik daun.
4. Sejak orangtuanya meninggal , Lena menjalani hidup sebatang kara.
5. Kita mesti membicarakan duduk permasalahan ini dengan kepala dingin.
6. Saya mendengar kabar angin bahwa kakekmu meninggal.
7. Menurut Anang , Febri ialah kuda hitam di lomba Indonesian Idol.
8. Selain pemalas , Tono dipahami selaku buaya darat di kampusnya.
9. Karena gelap mata , laki-laki itu tega menghabisi nyawa kekasihnya.
10. Wanita itu sudah berbadan dua sebelum menikah.

Perlu dipahami bahwa idiom berlainan dengan frase. Untuk menyaksikan perbedaan antara idiom dan frase kau sanggup membaca pembahasan tentang frase lewat link di bawah ini.

Baca juga : Pengertian , Ciri-ciri dan Jenis-jenis Frase.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog tentang materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles