Jangan Gagal Paham! Inilah Pengertian Bahasa, Ciri-ciri Bahasa, Macam-macam Bahasa

Pengertian Bahasa

Pengert­ian Bahasa adalah sebuah ungka­pan untuk menyam­paikan sesu­atu hal kepa­da orang lain yang bisa dipa­ha­mi juga dimenger­ti oleh lawan bicara atau pen­den­gar terkait apa yang kita diungkap­kan.

Abdul Chaer dan Leoni Agusti­na dalam bukun­ya berjudul Sosi­olin­guis­tik : Suatu Pen­gan­tar yang diter­bitkan Rine­ka Cip­ta tahun 1995 men­gatakan, fungsi uta­ma bahasa yaitu alat komu­nikasi.

Bacaan Lain­nya

Baca Juga:

Tak jauh berbe­da apa yang dikatakan oleh Soeparno dalam bukun­ya berjudul Dasar-dasar Lin­guis­tik yang diter­bitkan Mitra Gama Widya tahun 1993. Dia men­gatakan, fungsi umum bahasa ialah seba­gai alat komu­nikasi sosial.

Penulis lainya, Suwar­na menye­but bahasa adalah alat uta­ma berko­mu­nikasi antar­manu­sia, baik itu secara indi­vidu juga kolek­tif sosial.

Ada­pun lain­nya, seper­ti Kri­dalak­sana men­gar­tikan bah­wa bahasa adalah seba­gai sis­tem lam­bang arbi­tr­er meng­gu­nakan masyarakat untuk bek­er­jasama dan berin­ter­ak­si, juga mengi­den­ti­fikasikan diri.

Pengert­ian bahasa dalam arti luas yaitu seba­gai berikut:

  • Bahasa adalah kata-kata baik lisan atau ter­tulis
  • Bahasa adalah ger­ak-gerik dan juga mimik muka sese­o­rang
  • Bahasa adalah diam
  • Bahasa adalah sopan san­tun dalam hal per­bu­atan

Pengert­ian bahasa dalam arti yang sem­pit yaitu : Perkataan lisan.

Ciri-ciri Bahasa

  • Seba­gai Sis­tem
  • Seba­gai Lam­bang
  • adalah Bun­yi
  • Mem­pun­yai Mak­na
  • Bersi­fat Arbi­tr­er
  • Pen­je­lasan:

Bahasa Sebagai Sistem

Artinya terba­gi atas kom­po­nen – kom­po­nen yang ter­atur. Memi­li­ki pola ter­ten­tu. Sis­tem­a­tis, ter­susun oleh pola.

Mis­al­nya:

  • Saya : Bermak­na dan Sis­tem­a­tis
  • Yasa : Tidak sis­tem­a­tis atau tidak memi­li­ki arti, dan tidak bermak­na
  • Aasy : Tidak sis­tem­a­tis, tidak memi­li­ki arti, dan tidak bermak­na

Baca Juga: 

Bahasa Sebagai Lambang

Lam­bang – lam­bang bahasa tere­jawan­tahkan dalam ben­tuk bun­yi. Beru­pa sat­u­an – sat­u­an bahasa. Ter­diri atas kata atau gabun­gan kata.

Mis­al­nya:

  • Mer­ah putih
  • Mer­ah : Berani
  • Putih : Suci

Bahasa adalah Bunyi

Mak­sud dari bahasa adalah bun­yi yaitu bun­yi yang tak dihasilkan dari alat ucap seo­rang manu­sia tidak ter­go­long dalam arti bahasa.

Con­toh :

suara teri­akan, suara bersin, suara batuk, dan lain seba­gainya tak bisa dise­but bahasa

Bahasa memiliki Makna

Seper­ti yang dije­laskan sebelum­nya, bahasa ialah sis­tem lam­bang, olehnya itu lam­bang – lam­bang men­gacu pada kon­sep, ide, atau piki­ran. Jadi boleh dikatakan bahasa memi­li­ki mak­na.

Con­toh :

Kuda : hewan berka­ki empat dan meru­pakan hewan peli­haraan. Biasa dijadikan alat trans­portasi.

Bahasa Bersifat Arbitrer

Arbi­tr­er adalah sewe­nang-wenang, sem­barang, atau berubah-ubah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Kelencaran Bahasa:

  1. Penge­tahuan
  2. Pen­gala­man
  3. Kecer­dasan (IQ ting­gi: kosaka­ta)
  4. Keprib­a­di­an (intro­vert-ekstro­vert)
  5. Biol­o­gis, mis­al­nya kelainan rahang, gagap, bibir sumb­ing.
  6. Sta­tus sosial; perbe­daan bahasa

Macam-macam Komunikasi

Segi jarak : lang­sung (face to face) dan tak lang­sung

Segi media yang dipakai: SMS/MMS, tele­pon, email, san­di, inter­net, sosial media, dan lain-lain.

Segi tujuan  : rap­at ker­ja, komu­nikasi di sem­i­nar, kam­pa­nye, diskusi pan­el, work­shop, penataran dan lain-lain

Segi for­mal­i­tas : infor­mal & for­mal

Dari segi hirar­ki : Down­ward com­mu­ni­ca­tion

Fungsi Komunikasi:

  • Penyam­pai infor­masi
  • Mem­berikan pen­gara­han dan penu­gasan
  • Mem­berikan umpan balik kin­er­ja
  • Mem­berikan progress report organ­isasi atau sta­tus

Orig­i­nal­ly post­ed 2021-04-25 07:50:44.

Pos terkait