Pembahasan Soal Sbmptn Biologi Tata Cara Gerak Manusia

Pem­ba­hasan soal SBMPTN bidang study biolo­gi wacana tata cara ger­ak ini ter­ma­suk beber­a­pa subtopik dalam cuilan tata cara ger­ak yakni macam-macam dan fungsi tulang , pros­es pem­ben­tukan tulang , struk­tur rang­ka insan , pema­haman dan macam-macam persendi­an , prose­dur ker­ja otot , dan gang­guan atau penyak­it pada tata cara ger­ak manu­sia. Dari beber­a­pa soal yang per­nah kelu­ar dalam soal SBMPTN biolo­gi , ver­si soal wacana tata cara ger­ak yang ser­ing kelu­ar antara lain mengi­den­ti­fikasi prose­dur per­ole­han ener­gi yang diper­lukan untuk ger­ak , mengi­den­ti­fikasi ciri-ciri dari macam-macam otot , men­erangkan fak­tor-fak­tor yang menghip­no­tis kon­trak­si otot , dan mengi­den­ti­fikasi gang­guan atau penyak­it pada tata cara ger­ak manu­sia.

Soal 1
Persendi­an antara tulang-tulang yang mem­ben­tuk tengko­rak dise­but sen­di …
A. Sin­fi­bro­sis
B. Sinkon­dro­sis
C. Sinartro­sis
D. Endartro­sis
E. Diartro­sis

Bacaan Lain­nya

Pem­ba­hasan :
Persendi­an atau artiku­lasi meru­pakan kore­lasi antar dua atau lebih tulang. Persendi­an pada insan sang­gup dibedakan men­ja­di tiga golon­gan , yaitu:
1. Diartro­sis
2. Amfi­artro­sis
3. Sinartro­sis

Diar­toro­sis meru­pakan persendi­an yang memu­ngkinkan ger­akan yang sung­guh lelu­asa dan dise­but pula selaku persendi­an sinovial. Persendi­an diartro­sis berisikan beber­a­pa sen­di , yakni sen­di engsel , sen­di putar , sen­di pelana , sen­di lun­cur , sen­di pelu­ru , dan sen­di kondiloid.

Amfi­artro­sis meru­pakan kore­lasi antar tulang yang dihubungkan oleh kar­ti­la­go atau tulang bere­siko sehing­ga memu­ngkinkan untuk sedik­it ger­akan. Persendi­an ini diba­gi men­ja­di dua macam yakni sim­fi­sis dan sin­desmo­sis.

Sinartro­sis meru­pakan kore­lasi antar tulang yang dihubungkan oleh jaringan ikat yang men­gala­mi osi­fikasi sehing­ga tidak memu­ngkinkan adaya gerakan.Sinartrosis diba­gi men­ja­di dua jenis , yakni :
1. Sinkon­dro­sis
2. Sin­fi­bro­sis

Sinkon­dro­sis meru­pakan persendi­an sinartro­sis yang ked­ua ujung tulangnya dihubungkan oleh kar­ti­la­go hialin , mis­al­nya kore­lasi antara tulang rusuk dan ruas-ruas tulang belakang.

Sin­fi­bro­sis meru­pakan persendi­an sinartro­sis yang ked­ua ujung tulangnya dihubungkan oleh jaringan ikat ser­abut padat , mis­al­nya kore­lasi antar tulang tengko­rak yang dise­but sutu­ra.

Jawa­ban : A

Soal 2
Hubun­gan antar tulang yang memu­nginkan banyak ger­akan dise­but …
A. Diartro­sis
B. Sinartro­sis
C. Sin­fi­bro­sis
D. Amfi­artro­sis
E. Sinkon­dro­sis

Pem­ba­hasan :
Berdasarkan kelong­garan ger­aknya , kore­lasi antar tulang dibedakan men­ja­di tiga golon­gan , yaitu:
1. Diartro­sis
2. Amfi­artro­sis
3. Sinartro­sis

Diar­toro­sis meru­pakan kore­lasi antar tulang yang memu­ngkinkan ger­akan yang sung­guh lelu­asa lan­taran ked­ua ujungnya tidak dihubungkan oleh jaringan sehing­ga tulang sang­gup dig­er­akkan.

Amfi­artro­sis meru­pakan kore­lasi antar tulang yang dihubungkan oleh kar­ti­la­go atau tulang bere­siko sehing­ga memu­ngkinkan untuk sedik­it ger­akan.

Sinartro­sis meru­pakan kore­lasi antar tulang yang dihubungkan oleh jaringan ikat yang men­gala­mi osi­fikasi sehing­ga tidak memu­ngkinkan adaya ger­akan.

Jadi , kore­lasi antar tulang yang memu­nginkan banyak ger­akan meru­pakan diartro­sis.

Jawa­ban : A

Baca juga : Pem­ba­hasan SBMPTN Biolo­gi Sis­tem Koor­di­nasi.

Soal 3
Ger­akan lengan bawah sam­pai tela­pak tan­gan menen­gadah dan menelungkup dise­babkan oleh aktiv­i­tas otot:
1. Prona­tor
2. Adduk­tor
3. Supina­tor
4. Eksten­sor

Pem­ba­hasan :
Sifat ker­ja atau aktiv­i­tas otot sang­gup dibedakan men­ja­di dua , yaitu:
1. Sin­er­gis
2. Antag­o­nis

Otot sin­er­gis meru­pakan otot-otot yang kon­traksinya memu­nculkan ger­ak sear­ah. Otot sin­er­gis melakukan peker­jaan sal­ing menun­jang mis­al­nya otot prona­tor teres dan prona­tor kuad­ra­tus.

Antag­o­nis meru­pakan ker­ja otot yang kon­traksinya memu­nculkan dampak ger­ak berlawanan. Beber­a­pa pola sifat ker­ja otot antag­o­nis antara lain:
1. Eksten­sor (melu­ruskan)
2. Abduk­tor (men­jauhi badan)
3. Depre­sor (ke bawah)
4. Supina­tor (menen­gadah)
5. Prona­tor (menelungkup)

Supina­tor dan prona­tor meru­pakan ger­akan yang dihasilkan oleh otot antag­o­nis beru­pa grerakan menen­gadah dan menelungkup mis­al­nya ger­akan tela­pak tan­gan menen­gadah dan ger­akan tela­pak tan­gan menelungkup.

Jadi , pil­i­han yang benar meru­pakan 1 dan 3.

Jawa­ban : B

Soal 4
Miofib­ril meru­pakan cuilan pal­ing pent­ing untuk kon­trak­si otot lan­taran men­gan­dung …
A. Aktomiosin
B. Myo­glo­bin
C. Fas­cia propia
D. ATP
E. Gliko­gen

Pem­ba­hasan :
Otot ter­susun atas dua macam fil­a­men dasar , yaitu:
1. Fil­a­men aktin
2. Fil­a­men miosin

Fil­a­men aktin dan miosin meru­pakan fil­a­men penyusun miofib­ril. Miofib­ril menyusun ser­abut otot dan kumpu­lan ser­abut oto menyusun satu otot.

Kon­trak­si otot dim­u­lai den­gan pem­ben­tukan kolin men­ja­di asetilkolin yang ter­ja­di di dalam otot diiuku­ti den­gan peng­gabun­gan ion kal­si­um , tro­po­ni­um , dan tropomisin.

Peng­gabun­gan ini akan memacu peng­gabun­gan miosin dan aktin (fil­a­men pada miofib­ril) men­ja­di aktomiosin. Ter­ben­tuknya aktomiosin mem­bu­at sel otot memendek atau berkon­trak­si.

Jadi , miofib­ril meru­pakan cuilan pal­ing pent­ing untuk kon­trak­si otot lan­taran men­gan­dung aktomiosin.

Jawa­ban : A

Baca juga : Pem­ba­hasan SBMPTN Biolo­gi Sis­tem Repro­duk­si.

Soal 5
Rong­ga dada dibikin oleh sejum­lah tulang antara lain yang men­em­pel pada tulang dada dan tulang pung­gung meru­pakan tulang …
A. Rusuk pen­dek
B. Rusuk sejati
C. Rusuk melayang
D. Belikat
E. Ska­pu­la

Pem­ba­hasan :
Secara garis besar , rang­ka insan diba­gi men­ja­di dua cuilan , yaitu:
1. Ran­ga aksial (sum­bu tubuh)
2. Rang­ka apendiku­lar (ango­ta tubuh)

Rong­ga dada dibikin oleh sejum­lah tulang yang ter­ma­su dalam rang­ka aksial. Rang­ka aksial berisikan tulang tengko­rak , tulang hioid , tulang dada , dan tulang rusuk.

Tulang rusuk insan ter­diri dari:
1. Tiga pasang tulang rusuk imi­tasi (cos­ta spuria)
2. Dua pasang tulang rusuk ter­bang (cos­ta fluc­tu­antes)
3. Tujuh pasang tulang rusuk sejati (cos­ta vera)

Dari keti­ga macam tulang rusuk terse­but , tulang rusuk yang men­em­pel pada tulang dada dan tulang pung­gung meru­pakan tulang rusuk sejati.

Jawa­ban : B

Soal 6
Masa menopause sang­gup memacu tim­bul­nya osteo­poro­sis.

SEBAB

Pada masa menopause , hor­mon prog­es­teron menu­run.

Pem­ba­hasan :
Osteo­poro­sis meru­pakan gang­guan pada tulang yang ditandai den­gan kon­disi tulang yang men­ja­di kero­pos dan lapuk. Hal ini berhubun­gan den­gan pros­es pem­ben­tukan tulang yang men­gala­mi penu­runan atau gang­guan.

Pem­ben­tukan tulang telah dim­u­lai pada final bulan ked­ua masa kehami­lan. Sel-sel tulang ter­ben­tuk secara kon­sen­tris dari dalam ke luar. Matriks sel-sel tulang men­gan­dung pro­tein , kal­si­um , dan fos­for.

Keber­adaan kal­si­um dan fos­fos memi­li­ki tugas pent­ing dalam pros­es pem­ben­tukan tulang lan­taran kal­si­um dan fos­for men­gak­i­batkan matriks tulang men­gala­mi pengerasan atau osi­fikasi.

Pada masa menopause , ter­ja­di penu­runan hor­mon estro­gen dan prog­es­teron. Penu­runan hor­mon estro­gen sang­gup meng­ha­lan­gi pros­es pere­sapan kal­si­um sehing­ga sang­gup menye­babkan ter­jadinya osteo­poro­sis.

Jadi , perny­ataan benar , argu­men­tasi benar tetapi tidak men­go­b­rol lan­taran aki­bat.

Jawa­ban : B

Baca juga : Pem­ba­hasan SBMPTN Biolo­gi Sis­tem Ekskre­si.

Soal 7
Jaringan tulang bere­siko ter­da­p­at pada:
1. Hidung
2. Persendi­an
3. Telin­ga
4. Salu­ran per­na­pasan

Pem­ba­hasan :
Tulang bere­siko bersi­fat bingkas­dan lentur. Tulang bere­siko atau kar­ti­la­go berisikan sel-sel bere­siko yang sang­gup men­cip­takan matriks beru­pa kon­drin.

Pada belum dewasa , jaringan bere­siko banyak men­gan­dung sel-sel , sedan­gkan pada orang sam­pau­mur jaringan tulang bere­siko banyak men­gan­dung matriks.

Pada orang sam­pau­mur , tulang bere­siko cuma ter­da­p­at pada beber­a­pa wilayah , mis­al­nya:
1. Cup­ing hidung (1)
2. Cup­ing indera pen­den­garan (3)
3. Sen­di-sen­di tulang (2)
4. Antara tulang rusuk dan tulang dada
5. Pem­bu­luh bronkus (4)

Jadi , pil­i­han yang benar meru­pakan 1 , 2 , 3 , dan 4.

Jawa­ban : E

Soal 8
Untuk meme­pro­leh tena­ga yang beru­pa ATP pada ben­cana ger­akan tubuh kita , diper­lukan glukosa selaku sum­ber ener­gi.

SEBAB

Di dalam darah glukosa akan diok­si­dasi dan men­cip­takan ener­gi , kar­bon­diok­si­da , dan air.

Pem­ba­hasan :
ATP meru­pakan sum­ber ener­gi uta­ma untuk kon­trak­si otot. ATP berasal dari oksi­dasi kar­bo­hidrat dan lemak. Sum­ber lain untuk mener­i­ma ener­gi meru­pakan merubah gliko­gen men­ja­di glukosa.

Gliko­gen meru­pakan senyawa yang tidak larut , untuk itu gliko­gen dilarutkan apala­gi dulu men­ja­di lak­tasi­do­gen. Lak­tasi­do­gen akan diubah men­ja­di glukosa dan asam lak­tat.

Glukosa akan diok­si­dasi dan men­cip­takan kar­bon­diok­si­da , uap air , dan ener­gi. Ener­gi yang dihasilkan dibebaskan dan digu­nakan untuk pem­ben­tukan ATP dan fos­fokreatin.

Pros­es pemec­a­han gliko­gen men­ja­di glu­osa sam­pai glukosa diok­si­dasi men­ja­di ener­gi ber­jalan dikala otot dalam kon­disi relak­sasi den­gan meng­gu­nakan oksi­gen bebas.

Jadi , perny­ataan benar tetapi alasan­nya salah lan­taran pros­es oksi­dasi glukosa ter­ja­di di dalam sel bukan di dalam darah.

Jawa­ban : C

Baca juga : Pem­ba­hasan SBMPTN Biolo­gi Sis­tem Res­pi­rasi.

Soal 9
Ciri khas otot jan­tung yang juga selaku pem­be­da den­gan otot rang­ka meru­pakan …
A. Bergaris-garis
B. Tidak bergaris-garis
C. Struk­turnya berca­bang
D. Inti sel ter­letak di tepi
E. Berin­ti banyak

Pem­ba­hasan :
Berdasarkan ben­tuk mor­folo­gi , tata cara ker­ja , dan lokasinya dalam tubuh , otot dibedakan men­ja­di tiga jenis , yaitu:
1. Otot polos
2. Otot rang­ka
3. Otot jan­tung

Ciri-ciri otot rang­ka antara lain:
1. Letak inti bera­da di tepi
2. Struk­tur ser­abut meman­jang
3. Melekat pada rang­ka
4. Bek­er­ja di bawah kesadaran

Ciri-ciri otot jan­tung antara lain:
1. Letak inti di ten­gah
2. Struk­tur ser­abut berca­bang
3. Ter­da­p­at pada dind­ing jan­tung
4. Bek­er­ja di bawah kesadaran

Jadi , salah satu ciri khas otot jan­tung yang juga selaku pem­be­da den­gan otot rang­ka meru­pakan ser­abut­nya berca­bang-cabang.

Jawa­ban : C

Soal 10
Jenis pro­tein struk­tur­al yang berper­an dalam kon­trak­si sel otot meru­pakan …
1. Mikro­tubul
2. Aktin
3. Tubu­lin
4. Miosin

Pem­ba­hasan :
Kon­trak­si sel otot ter­ja­di lan­taran ter­ben­tuknya aktomiosin. Aktomiosin meru­pakan pro­tein uta­ma dalam otot yang ter­ben­tuk dari gabun­gan antara aktin dan miosin. Makara , pil­i­han yang benar meru­pakan 2 dan 4.

Jawa­ban : C

Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com meru­pakan blog wacana materi bela­jar. Gunakan sajian atau pen­car­i­an untuk men­da­p­atkan materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait