Pembahasan Soal Cobaan Nasional Bioteknologi

Ujian Nasion­al Biolo­gi — Biote­knolo­gi. Pada pem­ba­hasan kali ini akan diba­has beber­a­pa soal cobaan nasion­al bidang study biolo­gi wacana biotenolo­gi dan kul­tur jaringan. Biasanya ada dua atau lebih soal wacana biote­knolo­gi yang kelu­ar dalam cobaan nasion­al. Dari beber­a­pa soal yang per­nah kelu­ar dalam cobaan nasion­al biolo­gi , ver­si soal wacana biote­knolo­gi yang pal­ing ker­ap tim­bul yakni menge­tahui teknik rekayasa geneti­ka , hubun­gan antara mikro­ba dan pro­duk yang dihasilkan , jenis-jenis biote­knolo­gi , dan pence­ga­han dampa negatif dari biote­knolo­gi.

Kumpulan Soal Ujian Nasional Bioteknologi

  1. Pros­es pem­ben­tukan organ­isme gres yang secara alami­ah sulit diper­cayai ter­ja­di di alam sang­gup diper­oleh den­gan cara teknik rekayasa geneti­ka. Teknik rekayasa geneti­ka disokong oleh adanya hal-hal berikut , kecuali .…
    1. Dite­mukan enz­im endonuk­lase restrik­si
    2. Adanya sel yang dap­at berfusi
    3. Adanya teknik fer­men­tasi
    4. Dite­mukan enz­im lig­ase
    5. Dite­mukan­nya plas­mid
    Pem­ba­hasan :
    Rekayasa geneti­ka ialah teknik yang digu­nakan untuk men­cip­takan DNA den­gan isi gen gres yang diinginkan. Teknik terse­but ter­ma­suk pemo­ton­gan , peminda­han , dan penyam­bun­gan sebuah gen.
    Bacaan Lain­nya

    Teknik rekayasa geneti­ka dim­u­lai sejak Mendel men­da­p­atkan aspek yang ditu­runk­an. Berikut beber­a­pa penun­jang berkem­bangya rekayasa geneti­ka :

    1. Dite­mukan­nya Plas­mid
      Salah satu obser­vasi yang menye­di­akan dukun­gan kepa­da kema­juan rekayasa geneti­ka yakni obser­vasi kepa­da peminda­han DNA basil lewat lin­garan DNA kecil yang dise­but plas­mid.
    2. Dite­mukan­nya Enz­im Restrik­si 
      Dalam rekayasa geneti­ka , plas­mid berfungsi selaku kendaraan pemindah atau vek­tor. Selan­jut­nya , biar materi genetik yang dipin­dahkan sesuai den­gan impian , maka dihara­p­kan enz­im retrik­si yang digu­nakan untuk mem­o­tong materi genetik.
    3. Dite­mukan­nya Enz­im Lig­ase
      Sete­lah pros­es pemo­ton­gan tamat , berikut­nya poton­gan-poton­gan terse­but akan dis­am­bung kem­bali. Untuk menyam­bungkan poton­gan-poton­gan DNA ini digu­nakan enz­im lig­ase.

    Den­gan demikian , yang tidak men­dukung teknik rekayasa geneti­ka yakni adanya teknik fer­men­tasi. Fer­men­tasi ialah pros­es pen­gu­ra­ian materi oleh jamur pada pros­es per­a­gian.

    Jawa­ban : C
  1. Peman­faatan basil untuk men­da­p­at insulin secara biote­knolo­gi untuk kehidu­pan insan sang­gup dilak­sanakan den­gan cara …
    1. Kul­tur jaringan
    2. Rekayasa geneti­ka
    3. Pem­bu­atan vaksin
    4. Mutasi dan hib­ri­dasi
    5. Fer­men­tasi
    Pem­ba­hasan :
    Insulin ialah hor­mon yang merubah glukosa men­ja­di gliko­gen. Selain itu , hor­mon insulin juga berfungsi untuk men­gontrol kadar gula dalam darah bareng hor­mon gluk­agon. Keku­ran­gan insulin menye­babkan penyak­it dia­betes meli­tus.

    Peman­faatan basil untuk men­da­p­at insulin sang­gup dilak­sanakan den­gan rekayasa geneti­ka. Pros­es rekayasa geneti­ka untuk men­da­p­at insulin sang­gup dilak­sanakan den­gan dua teknik , yakni :

    1. Tenik Plas­mid
      Teknik plas­mid ialah tenik rekayasa genetik den­gan mem­per­gu­nakan plas­mid basil atau dise­but vek­tor. Plas­mid yakni gen yang mel­ingkar yang ter­da­p­at dalam sel bak­teri.

      Untuk men­cip­takan insulin den­gan teknik plas­mid , sang­gup digu­nakan basil yang ter­da­p­at di dalam usus besar yakni basil Escher­chia coli dan den­gan pin­ja­man enz­im rek­strik­si endonuk­lease.

    2. Teknik Hib­rido­ma
      Teknik hib­drido­ma atau tenik fusi ialah teknik rekayasa geneti­ka den­gan cara memadukan dua sel somatik hasil iso­lasi dari jaringan yang berlainan men­ja­di satu sel tung­gal yang dise­but sel hib­rido­ma.

    Den­gan demikian , peman­faatan basil untuk men­da­p­at insulin secara biote­knolo­gi untuk kehidu­pan insan sang­gup dilak­sanakan den­gan cara rekayasa geneti­ka.

    Jawa­ban : B
  1. Biote­knolo­gi sang­gup diprak­tekkan untuk merubah dan mengem­bangkan nilai tam­bah pan­gan , ser­ta penger­jaan sum­ber pan­gan gres den­gan pin­ja­man mikro­ba. Hubun­gan yang benar antara mikro­ba den­gan pro­duk yang dihasilkan yakni …
    Mikro­ba Pro­duk
    A Ace­to­bac­ter xylinum Keju lunak
    B Can­di­da utilis Tempe
    C Rhi­zo­pus oligosporus Pro­tein sel tung­gal
    D Lac­to­bac­cilus bul­gar­i­cus Yoghurt
    E Peni­cil­lum camem­ber­ti Nata de coco
    Pem­ba­hasan :
    Berikut tabel hubun­gan antara mikro­ba dan pro­duk yang dihasilkan.
    Mikro­ba Pro­duk
    Ace­to­bac­ter xylinum Nata De coco
    Can­di­da utilis Pro­tein sel tung­ga
    Rhi­zo­pus oligosporus Tempe
    Lac­to­bac­cilus bul­gar­i­cus Yoghurt
    Peni­cil­lum camem­ber­ti Keju

    Dari data pada tabel di atas , sang­gup kita lihat bah­wa pasan­gan yang benar antara mikro­ba dan pro­duk yang dihasilkan yakni Lac­to­bac­cilus dan yoghurt.

    Selain digu­nakan dalam penger­jaan yoghurt , basil lac­to­bacil­lus bul­gar­i­cus juga mem­li­ki beber­a­pa faedah untuk kese­hatan , yakni :

    1. Meningkatkan kesang­gu­pan usus besar untuk meny­er­ap zat muta­genik dan menangkal kanker
    2. Meningkatkan keke­bal­an badan den­gan kan­dun­gan zat anti­tu­mor
    3. Menu­runk­an resiko nanah can­di­da pada pen­deri­ta dia­betes
    4. Mem­ban­tu menangkal osteo­poro­sis
    Jawa­ban : D
  1. Taha­pan yang dilak­sanakan pada rekayasa geneti­ka (teknik plas­mid) yakni selaku berikut :
    1. Mema­sukkan plas­mid yang sudah direkayasa ke dalam badan bak­teri 
    2. Ekstrak­si plas­mid (cincin DNA) dari sel bak­teri
    3. Iden­ti­fikasi gen yang diinginkan
    4. Mengem­bang­bi­akkan basil dalam tabung fer­e­men­tasi
    5. Dihasilkan pro­duk yang dinginkan

    Uru­tan pros­es rekayasa geneti­ka teknik plas­mid yang benar yakni …

    1. 1–2‑3–4‑5
    2. 2–1‑3–4‑5
    3. 3–2‑1–4‑5
    4. 3–4‑1–2‑5
    5. 4–3‑2–1‑5
    Pem­ba­hasan :
    Teknik plas­mid ialah salah satu teknik rekayasa geneti­ka yang meng­gu­nakan plas­mid. Plas­mid yakni gen yang mel­ingkar yang ter­da­p­at dalam sel basil , tak terikat pada kro­mo­som.

    Melalui teknik plas­mid sang­gup dikem­bangkan tum­buhan trans­genik yang resisten kepa­da hama dan penyak­it , adaftif kepa­da kek­eringan dan keadaan tanah yang tidak sub­ur , dan lain-lain.

    Uru­tan pros­es rekayasa geneti­ka teknik plas­mid yakni selaku berikut :

    1. Iden­ti­fikasi gen
    2. Mengem­bang­bi­akkan bak­teri
    3. Mema­sukkan plas­mid ke dalam badan bak­teri
    4. Ekstrak­si plas­mid dari sel bak­teri
    5. Dihasilkan pro­duk

    Den­gan demikian , pros­es rekayasa geneti­ka teknik plas­mid yang benar yakni 3–2‑1–4‑5.

    Jawa­ban : C
  1. Per­hatikan gam­bar di bawah ini!
    Pembahasan Soal Ujian Nasional Bioteknologi

    Biote­knolo­gi di atas yakni .…

    1. Hib­rido­ma
    2. Kloning
    3. Trans­plan­tasi gen
    4. Kul­tur jaringan
    5. Trans­plan­tasi nuk­leus
    Pem­ba­hasan :
    Biote­knolo­gi ialah ilmu ter­a­pan yang meli­batkan disi­plin ilmu mikro­bi­olo­gi , biokimia , geneti­ka , dan biolo­gi molekuler. Biote­knolo­gi yakni teknolo­gi peman­faatan biro hay­ati untuk men­cip­takan pro­duk dan menyang­gupi keper­lu­an manu­sia.

    Berikut defenisi dari keli­ma biote­knolo­gi di atas :

    1. Hib­rido­ma
      Teknik hib­rido­ma yakni peng­gabun­gan dua sel dari organ­isme yang seru­pa ataupun dari sel organ­isme yang berlainan sehing­ga men­cip­takan sel tung­gal beru­pa sel hib­rid (hib­rido­ma) yang memi­li­ki vari­asi sifat dari ked­ua sel terse­but.
    2. Kloning
      Kloning ialah salah satu ben­tuk repro­duk­si secara asek­su­al. Dalam kloning tidak ter­ja­di meio­sis dan rekom­bi­nasi sehing­ga organ­isme yang dihasilkan (klon) memi­li­ki kesamaan genetik.
    3. Trans­plan­tasi gen
      Trans­plan­tasi gen ialah salah satu teknik rekayasa geneti­ka yang digu­nakan untuk meny­isip­kan gen dari sebuah organ­isme ke dalam gonom organ­isme lain sehing­ga organ­isme terse­but men­jin­jing sifat-sifat ter­ten­tu dari gen yang dis­isip­kan
    4. Kul­tur Jaringan
      Kul­tur jaringan meru­pakan teknik per­banyakan tum­buhan secara veg­e­tatif buatan yang didasarkan pada sifat totipoten­si tum­buhan. Jaringan yang diam­bil dan ditum­buhkan lewat kul­tur jaringan dise­but eks­plan.

    5. Trans­plan­tasi Nuk­leus
      Trans­plan­tasi nuk­leus ialah teknik peminda­han inti sel dari satu sel ke sel yang lain sehing­ga diper­oleh indi­vidu gres yang memi­li­ki sifat sesuai den­gan inti yang dis­isip­kan.

    Pada gam­bar di atas sang­gup kita lihat bah­wa pros­es biote­knolo­gi yang dilak­sanakan dim­u­lai den­gan pengam­bi­lan eks­plan (seba­gian organ flo­ra ) yang kemu­di­an ditanam di media biar yang men­gan­dung unsur mikro dan makro biar berkem­bang kalus.

    Selan­jut­nya , kalus yang sudah berkem­bang akan bermeta­mor­fo­s­is plan­let (tum­buhan kecil). Kemu­di­an plan­let dipin­dahkan ke medi­um lain untuk merangsang per­tum­buhan dan kema­juan organ yang lain dan sete­lah itu dipin­dahkan ke tanah.

    Den­gan demikian , sang­gup kita sim­pulkan bah­wa biote­knolo­gi terse­but yakni kul­tur jaringan.

    Jawa­ban : D
Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com yakni blog wacana materi bela­jar. Gunakan sajian atau pen­car­i­an untuk men­da­p­atkan materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait