Beranda Pendidikan Nama-nama Lagu Daerah dan Asalnya

Nama-nama Lagu Daerah dan Asalnya

19
0
nama-nama lagu daerah dan asalnya
nama-nama lagu daerah dan asalnya.

Nama-nama lagu daerah dan asalnya sangat penting untuk kita ketahui. Selain itu, tentunya harus kita lestarikan.

Lagu daerah ini adalah salah satu kebudayaan yang tidak boleh kita lupakan. Jangan biarkan punah begitu saja. Seperti di bawah ini.

Nama-nama lagu daerah dan asalnya :

1. Dari daerah Nanggro Aceh Darussalam :

  • Anjuahu
  • Piso Suri

2. Dari daerah Sumatera Barat :

  • Madedek
  • Denai Sausai

3. Dari daerah Batak :

  • Lisoi-Soi
  • Sing-sing So

4. Dari daerah Sumatera Selatan :

  • Kaparak Tingga
  • Orang Talu
  • Kambanglah Bungo

5. Dari daerah Sunda :

  • Bubuy Bulan
  • Manuk Dadali

6. Dari daerah Betawi/Jakarta :

  • Sorelang
  • Keroncong Kemayoran
  • Tokecang

7. Dari daerah JawaTengah :

  • Jamuran
  • Pitik Tukung
  • Ilir-ilir
  • Gambang Suling
  • Gundul-gundul Pacul

8. Dari daerah Madura :

  • Tanduk Majeng
  • Kerapan Sape

9. Dari daerah Kalimantan :

  • Tumpi Wayu
  • Palu Lurhpang Pupoi
  • Nuyula

10. Dari daerah Minahasa :

  • Ina Ni Keke

11. Dari daerah Sangir Talaut :

  • Tan Mahurang

12. Dari daerah Ujung Pandang / Makassar :

  • Angin Mamiri

13. Dari daerah Bali :

  • Putri Ayu
  • Ngusak Asik
  • Mejangeran
  • Ratu Anom

14. Dari daerah Timor :

  • Orere

15. Dari daerah Flores :

  • Lerangwutun

16. Dari daerah Ambon :

  • Rasa Sayange
  • Ambon Manise
  • Potong Bebek

17. Dari daerah Maluku :

  • Mande-mande
  • O ulate
  • Kole-kole
  • Waktu Hujan Sore-sore
  • Lembe-lembe

18. Dari daerah Papua :

  • Apuse
  • Yamko Rambe Yamko

Itulah Nama-nama lagu daerah dan asalnya yang tak boleh kita tinggalkan begitu saja. Harus kita lestarikan.

Pasalnya kalau bukan kita sendiri yang menjaganya, lantas siapa lagi. Jangan biarkan generasi penerus bangsa tak mengetahui lagu daerah mereka sendiri.

Bila hal ini terjadi, maka bukan tidak mungkin Indonesia atau kebudayaan Indonesia akan hilang. Tentunya hal ini akan disayangkan sekali.

Terlebih di zaman sekarang ini yang kebudayaan dari luar kian menggempur kekayaan budaya kita. Dan buktinya, banyak generasi muda yang kini tak lagi peduli akan kebudayaan daerahnya.

Mereka malah lebih bangga bila bisa mempertontonkan budaya orang asing dibandingkan dengan budaya daerah sendiri.

Misalnya bisa kita lihat pada beberapa event. Seperti, pentas atau konser musik. Nyaris tak ada lagi lagu-lagu daerah setempat yang dilantunkan oleh para vocalis mereka. Meski itu satu. Apalagi dua, tiga, hingga empat.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Sebagai generasi penerus bangsa. Kenapa tidak kita mengajak seluruh generasi muda untuk selalu menggelorakan lagu-lagu daerah ini.

Setidaknya itu bisa dilakukan oleh anak muda yang tinggal di daerah mereka masing-masing. Pun bila tidak biasa atau bisa menyanyi, bisa membudayakan literasi.

Misalnya, literasi nama-nama lagu daerah dan asalnya, dibuatkan dalam sebuah buku. Ataukah dibuatkan semacam event khusus yang mewajibkan semua peserta lomba agar menyanyikannya.

Terserah, meski itu satu lagu wajib untuk masing-masing peserta atau dua. Yang pasti harus ada. Yah, tentunya diharapkan kebudayaan di daerah itu bisa terus dijaga agar para anak-anak yang hadir mengetahui bahwa ada lagu daerah seperti itu dan ini.

Hal lain, tentunya dengan mencoba meminta kepada pemerintah daerah agar kiranya apabila dalam sebuah event berupa konser musik akbar, untuk selalu menekankan adanya lagu-lagu daerah setempat yang juga dinyanyikan.

Jangan hanya, cipta karya sang musisi atau lagu-lagu Barat atau berbahasa Inggris dan bila ini dilakukan, maka besar harapan kita untuk melestarikan budaya sendiri akan terus lestari hingga akhir hayat.

Tentunya tak hanya lagu-lagu daerah ini, namun juga macam-macam bahasa di daerah juga sangatlah penting untuk terus dijaga. Jangan sampai bahasa daerah kita juga hilang begitu saja.

Bila bukan kita yang menjaga ini semua, maka siapa lagi. Tak mungkin orang lain atau bangsa negara lain. Pun jika ia, ini tentunya akan sangat disayangkan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here