Beranda Berita Muslimin Bando Bersama Asman, Enrekang Makin Maju

Muslimin Bando Bersama Asman, Enrekang Makin Maju

74
0
Muslimin Bando bersama Asman
Bupati Enrekang, Muslimin Bando berada di tengah.

Di Tangan Muslimin Bando bersama Asman, Kabupaten Enrekang kini kian berkembang. Semakin maju dengan sejumlah prestasi yang diraihnya.

Bayangkan saja, Kabupaten yang kini berusia 60 tahun tersebut sudah banyak prestasi disandang. Salah satu diantaranya, berhasil meraih penghargaan bergengsi di bidang kesehatan.

Enrekang dinilai sebagai Kabupaten Sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kemendagri (Kemendagri) pada 2109 lalu.

Tak hanya itu, Kabupaten Enrekang selama ini juga dinilai sudah berhasil membangun desa ditengah segala kendala dan tantangannya.

Contoh konkritnya yakni di Desa Tapong yang sukses menjadi yang terbaik pada lomba nasional Hatinya PKK. Salut.

Lebih hebatnya lagi. Kedepan akan ada pembangunan lapangan sepak bola Abu Bakar Lambogo dan pembangun alun-alun di lapangan Baraka dan Alla.

Dan ada juga pembangunan jalan lainnya yang saat ini digodok. Warga Enrekang hampir bisa dipastikan akan segera menikmatinya.

Serta yang juga tak boleh dilupakan adalah yang paling prioritas. Yaitu pembagunan destinasi wisata unggulan, di kampung Swis Kelurahan Jupaddang.

Objek wisata ini terus dikembangkan. Lihat saja, tempat ini dulunya kumuh dan tiba-tiba saja sudah sangat indah dipandang mata.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando membeberkan, dari berbagai program yang lagi digodok ini memang merupakan langkah pelayanan pemerintah setempat dalam memajukan Enrekang.

Muslimin Bando bersama Asman juga berharap, masyarakat bisa menikmatinya kelak. Begitu pula anak cucu atau generasi mendatang. Dan tentunya, diharapkan Kabupaten Enrekang bisa terus berkembang dan bisa memajukan Enrekang lebih baik lagi kedepannya.

Jauh hari, Wakil Bupati Enrekang, Asman mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur di kampung Swiss kedepannya juga dirancang lengkap dengan berbagai fasilitas. Seperti penginapan-penginapan dan rumah adat.

Dimana, menurut rencana setiap suku di Indonesia dan kulinernya ada di sekitar rest area kampung Swiss ini.

Asman pun berharap bersama dengan Muslimin Bando, selaku bupati dan wakil bupati Enrekang segaa program kedepannya terus didukung oleh warga.

Sebab, jika ini berkembang maka bisa menambah PAD daerah sebab akan ada kunjungan terus berdatangan. Olehnya itu, mari terutama bersama-sama menjaganya agar tetap indah dipandang mata. (mis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here