Model Soal Sbmptn Cahaya & Alat Optik

  1. Indeks bias udara besarnya 1 , indeks bias air 43 , dan indeks bias materi lensa tip­is 32. Suatu lensa tip­is yang keku­atan­nya di udara 4 Diop­tri , di dalam air men­ja­di .…
    A. 53 Diop­tri
    B. 54 Diop­tri
    C. 52 Diop­tri
    D. 35 Diop­tri
    E. 1 Diop­tri
  2. Jika indeks bias bel­ing kepa­da udara  32 dan indeks bias air kepa­da udara 43 , maka per­bandin­gan jarak titik api lensa bel­ing di air dan di udara yakni .….
    A. 4 D. 8/9
    B. 2 E. 1/2
    C. 9/8
  3. Sebuah cer­min cem­bung jarak fokus­nya 8 cm. Jika jarak bayan­gan ke cer­min 6 cm , maka jarak ben­da ke cer­min sama den­gan .….
    A. 48 cm D. 6 cm
    B. 24 cm E. 2 cm
    C. 14 cm
  4. Sebuah ben­da ter­letak pada jarak 5 cm di depan suatu cer­min cekung yang ber­jari-jari 20 cm. Sifat bayan­gan yang ter­ben­tuk oleh cer­min terse­but yakni .…
    1. Nya­ta , ter­ba­lik , diperbe­sar
    2. Nya­ta , ter­ba­lik , diperke­cil
    3. Nya­ta , tegak , diperke­cil
    4. Maya , tegak , diperbe­sar
    5. Maya , tegak , diperke­cil
  5. Dua buah cer­min datayr X dan Y sal­ing berhada­pan dan mem­ben­tuk sudut 60o. Seberkas sinar menu­ju X den­gan sudut tiba 60o sam­pai dipan­tulkan ke Y. Sinar terse­but mening­galkan Y den­gan sudut pan­tul sebe­sar .…
    A. 90o D. 30o
    B. 60o E. 0o
    C. 45o
  6. Seberkas cahaya tiba dari medi­um A ke medi­um B den­gan sudut tiba 30o dan dib­i­askan den­gan sudut sebe­sar 45o maka indeks bias relatif medi­um A kepa­da medi­um B yakni .…
    A. 2 D. √2
    B. ½ E. ½√2
    C. 2√2
  7. Sebuah sum­ber cahaya kecil dipasang di depan cer­min cekung. Jari-jari kelengkun­gan cer­min 20 cm. Agar cer­min bisa men­cip­takan sinar pan­tul yang seja­jar , maka jarak lam­pu ke sen­tra cer­min yakni .…
    A. 40 cm D. 10 cm
    B. 20 cm E. 5 cm
    C. 15 cm
  8. Peri­s­ti­wa peman­tu­lan tepat sang­gup ter­ja­di .…
    1. Di udaar saja
    2. Dalam medi­um ser­ba sama
    3. Di dalam medi­um air saja
    4. Sinar dari optis reng­gang ke optis rap­at
    5. Sinar dari optis rap­at ke optis reng­gang
  9. Jika dua buah lensa tip­is yang ber­jarak kon­sen­trasi 5 cm dan 10 cm diga­bungkan , maka keku­atan lensa gabun­gan­nya yakni .…
    A. ‑10 diop­tri D. 4 diop­tri
    B. ‑5 diop­tri E. ½ diop­tri
    C. ‑2 diop­tri
  10. Sebuah ben­da yang pan­jangnya 20 cm ditaruh sep­a­n­jang sum­bu uta­ma suatu lensa kon­ver­gen yang berkeku­atan 2 ‚5 diop­tri. Ujung ben­da yang ter­dekat pada lensa jaraknya 60 cm dari lensa. Pan­jang bayan­gan yang ter­ja­di yakni .…
    A. 60 cm D. 20 cm
    B. 40 cm E. 10 cm
    C. 30 cm
  11. Suatu berkas cahaya den­gan pan­jang gelom­bang 6 x 10-5 cm masuk dari luar ke dalam balok bel­ing yang indeks bias­nya 1 ‚5. Pan­jang gelom­bang cahaya di dalam bel­ing sama den­gan .…
    1. 9 ‚0 x 10-5 cm
    2. 7 ‚5 x 10-5 cm
    3. 6 ‚0 x 10-5 cm
    4. 4 ‚5 x 10-5 cm
    5. 4 ‚0 x 10-5 cm
  12. Keti­ka mem­ba­ca , jarak ter­dekat yang sang­gup dil­i­hat seo­rang kakek rabun akrab yakni 40 cm. Keku­atan lensa kaca­ma­ta yang dike­hen­da­ki kakek terse­but yakni .…
    A. 32 diop­tri D. 34 diop­tri
    B. 23 diop­tri E. 14 diop­tri
    C. 43 diop­tri
  13. Sebuah medali yang bera­da di dalam suatu kubus plas­tik ter­li­hat bera­da 12 mm di bawah per­mukaan atas kubus. Jika indeks bias plas­tik 1 ‚5 maka kedala­man medali bek­er­jsama yakni .….
    A. 30 mm D. 8 mm
    B. 24 mm E. 6 mm
    C. 18 mm
  14. Sebuah mikroskop mem­pun­yai lensa objek­tif yang jarak titif apinya 2 cm. Sebuah objek ditaruh 2 ‚2 cm di bawah objek­tif. Jika perbe­saran okuler 10 kali , maka perbe­saran mikroskop sama den­gan .….
    A. 300 kali D. 110 kali
    B. 220 kali E. 100 kali
    C. 200 kali
  15. Sebuah mikroskop mem­pun­yai jarak kon­sen­trasi objek­tif 8 mm , jarak kon­sen­trasi okuler 60 mm. Jika preparat dipo­sisikan 10 mm di depan objek­tif dan mata menyak­sikan tan­pa keprak­ti­san , maka pan­jang tabung mikroskop terse­but yakni .….
    A. 100 cm D. 20 cm
    B. 60 cm E. 10 cm
    C. 40 cm
Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com yakni blog ten­tang materi bela­jar. Gunakan hidan­gan atau pen­car­i­an untuk men­da­p­atkan materi men­car ilmu yang ingin dipela­jari.

Pos terkait