Beranda Berita Mispala Cosmosentris IAIN Parepare Cerita Kondisi Masamba

Mispala Cosmosentris IAIN Parepare Cerita Kondisi Masamba

128
0
Mispala Cosmosentris IAIN Parepare
Mispala Cosmosentris IAIN Parepare

Mispala Cosmosentris IAIN Parepare, menjadi relawan penanggulangan bencana banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Senin, 20 Juli 2020)

Koordinator Tim Relawan Mahasiswa Islam Pecinta Alam (Mispala) Cosmosentris IAIN Parepare, Andri Setiawan, mengatakan tim yang diutus sudah berada di posko relawan penanggulangan bencana.

Mereka tak sendiri namun juga bersama dengan pengurus Mapala se-Sulawesi Selatan yang sudah punya peran masing-masing untuk membantu warga terdampak banjir bandang.

Sejauh ini tim Mispala Cosmosentris IAIN Parepare sudah dibagi dua kelompok. Tim yang terjun ke lokasi sebanyak 11 orang.

Dan telah dibagi atas dua kelompok. Yakni, 6 di SAR dan Rescue dan pada bagian logistik sebanyak lima orang.

Andri mengutarakan, kondisi kesehatan anggota dibawah koordinirnya sejauh ini masih aman. Sehat.

Begitupula dalam menjalankan aktifitas, tak ada kendala. Tak ada kata kelelahan selama menjalankan tugasnya masing masing.

Selain itu, Andri juga membeberkan, sejumlah anggota tim kini telah turun mensurvei kebutuhan masyarakat dan ditemukan warga terdampak bencana membutuhkan kebutuhan pokok utamanya beras.

Lebih jauh, dari hasil pantauan tim Mispala Cosmosentris IAIN Parepare, kebutuhan lainnya yang mendesak yaitu air bersih. Kata Andri, sejumlah korban masih kekurangan.

Beruntung, aliran listrik dalam dua tiga hari terakhir ini sudah mulai membaik. Begitupula dengan jaringan telepon seluler.

Adapun yang sangat dibutuhkan adalah air bersih, tapi listrik dan jaringan semakin membaik dan mulai stabil, ujarnya.

Andri menambahkan, korban selamat dari banjir bandang ini saat ini masih banyak yang masih memikirkan kondisi rumahnya yang kini masih tertimbun lumpur.

Butuh alat berat untuk membuatnya kembali normal atau setidaknya bisa membuat warga bisa kembali secara perlahan melakukan aktivitas.

Adapun kondisi rumah warga, banyak diantaranya masih tertimbun tanah dengan kedalaman kurang lebih dua meter.

Olehnya itu, Andri berharap, agar kondisi cepat membaik. Begitu pula bantuan segera datang. Utamanya beras dan air bersih.

Selain Mispala Cosmosentris, organisasi mahasiswa yang juga turun langsung ke lokasi bencana banjir bandang di Masamba yaitu Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI).

Selain organisasi kemahasiswaan ini, sejumlah relawan se-Sulsel juga ikut membantu. Beberapa diantaranya berusaha membantu menyalurkan bantuan.

Penulis : Hus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here