spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Menentukan Reduktor| Oksidator| Hasil Reduksi Dan Oksidasi

Untuk menyeleksi senyawa atau unsur yang bertindak selaku reduktor atau oksidator dalam sebuah reaksi redoks , maka langkah permulaan yang mesti kita lakukan yakni menyeleksi unsur-unsur yang mengalami pergantian bilangan oksidasi. Ingat bahwa oksidator yakni zat yang mengalami reduksi dan peningkatan bilangan oksidasi sedangkan reduktor yakni zat yang mengalami oksidasi dan penurunan bilangan oksidasi.

Sebelumnya sudah dibahas mengenai cara menyeleksi bilangan oksidasi. Anda sanggup menyidik postingan terkait untuk membaca postingan sebelumnya. Pada peluang ini kita akan membahasa beberapa rujukan soal latihan mengenai menyeleksi oksidator , reduktor , hasil reduksi , dan hasil oksidasi. Pada halaman paling bawah disuguhkan ringkasan rancangan reaksi redoks.

Menentukan Reduktor dan Oksidator

  1. Tentukan reduktor , oksidator , hasil oksidasi , dan hasil reduksi pada reaksi redoks berikut ini.
    a. Cu + 4HNO3 → Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O
    b. Mg + 6HNO3 + 7H2 → Mg(NO3)2 + 2NH4NO3 + 6H2O
    c. 2KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2 
    d. 2CuSO4 + 4KI → 2CuI + I2 + 3 K2SO4
    e. 2KMnO4 + 5H2C2O4 + 3H2SO4 → K2SO+ 2MnSO4 + 10CO2 + 8H2O

    Pembahasan

    1. Cu + 4HNO3 → Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O
      Tentukan bilangan oksidasi unsur-unsurnya apalagi dulu :
      ⇒ Biloks Cu pada Cu = 0 , biloks Cu pada Cu(NO3)2 = +2
      ⇒ Biloks N pada HNO3 = +5 , biloks N pada NO2 = +4
      ⇒ Biloks H pada HNO3 = +1 , biloks H pada H2O = +1
      ⇒ Biloks O pada HNO3 , Cu(NO3)2 , 2NO2 dan 2H2O = +2
      Dari hasil di atas terlihat bahwa cuma Cu dan N yang mengalami pergantian bilangak oksidasi. Cu mengalami peningkatan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2 , sedangkan N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari  +5 menjadi +4.

      reaksi redoks 8

      Dengan begitu diperoleh :
      ⇒ Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi =  HNO3
      ⇒ Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = Cu
      ⇒ Hasil oksidasi = Cu(NO3)2
      ⇒  hasil reduksi = NO2

      Keterangan :
      Berikut ini cara menyeleksi bilangan oksidasi unsur Cu dan N.
      Pada Cu → ingat bahwa biloks unsur bebas = 0
      Cu(NO3)2  → Cu2+ + NO3
      Dari  Cu2+ = +2 , maka diperoleh biloks Cu pada = +2.

      HNO3 → H+ + NO3
      Dari NO3 = -1
      ⇒ biloks N + 3 biloks O = -1
      ⇒ biloks N + 3 (-2) = -1
      ⇒ biloks N – 6 = -1
      ⇒ biloks N = +5
      Jadi , biloks N pada HNO3  = +5.

      Dari NO2 = 0
      ⇒ biloks N + 2 biloks O = 0
      ⇒ biloks N + 2 (-2) = 0
      ⇒ biloks N -4 = 0
      ⇒ biloks N = +4

      Jadi , biloks N pada NO2  = +4.

    2. Mg + 6HNO3 + 7H2 → Mg(NO3)2 + 2NH4NO3 + 6H2O
      Mari tetapkan biloks pada masing-masing zat.
      Perubahan biloks Mg.
      ⇒ biloks Mg = 0
      Pada Mg(NO3)2 → Mg+2 + NO3
      ⇒ biloks Mg = +2 , N = +5 , O = -2.

      Perubahan biloks N.
      Pada HNO3 → H+ + NO3

      ⇒ biloks H = +1 , N = +5 (Perhitungan seumpama di atas) , O = -2.
      Pada NH4NO3 → NH4+ + NO3
      Dari NH4+ = +1
      ⇒ biloks N + 4 biloks H = +1
      ⇒ biloks N + 4 (+1) = +1
      ⇒ biloks N + 4 = +1
      ⇒ biloks N = +1 – 4
      ⇒ biloks N = -3.

      Perubahan biloks H.
      Pada H2 = 0
      ⇒ biloks H = 0
      Pada  H2O = 0
      ⇒ biloks H = +1 dan O = -2.

      reaksi redoks 9

      Dari pembagian terorganisir mengenai di atas , cuma H , Mg , dan N yang mengalami pergantian bilangan oksidasi. Mg naik dari 0 menjadi +2 , H naik dari 0 menjadi +1 , dan N turun dari +5 menjadi -3. Maka diperoleh :
      ⇒ Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi = N
      ⇒ Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = Mg dan H2
      ⇒ Hasil oksidasi = Mg(NO3)2 dan H2
      ⇒ Hasil reduksi = NH4NO3

    3. 2KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2 
      Biloks  S naik dari 0 (pada S) menjadi +4 (pada SO2).
      Biloks Cl turn dari +5 (pada KClO3) menjadi -1 (pada KCl).
      ⇒ Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi = KClO3
      ⇒ Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = S 
      ⇒ Hasil oksidasi = SO2 
      ⇒ Hasil reduksi = KCl

    4. 2CuSO4 + 4KI → 2CuI + I2 + 3 K2SO4
      Biloks Cu turun dari +2 (pada CuSO4) menjadi +1 (pada CuI).
      Biloks I naik dari -1 (pada KI) menjadi 0 (pada I2).
      ⇒ Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi = CuSO4
      ⇒ Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = KI 
      ⇒ Hasil oksidasi =  I2
      ⇒ Hasil reduksi = CuI

      konsep redoks
    5. 2KMnO4 + 5H2C2O4 + 3H2SO4 → K2SO+ 2MnSO4 + 10CO2 + 8H2O
      Biloks C naik dari +3 (pada H2C2O4) menjadi +4 (pada CO2)
      Biloks Mn turun dari +7 (pada KMnO4) menjadi +2 (pada MnSO4)
      ⇒ Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi = KMnO4
      ⇒ Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = H2C2O4 
      ⇒ Hasil oksidasi = CO2 
      ⇒ Hasil reduksi = MnSO4
Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog mengenai materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang! Pengunduh Video Online Gratis : https://r.cafe/

Popular Articles