spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Macam-Macam Jaringan Ikat Dan Fungsinya

Jaringan ikat atau jaringan penyokong merupakan jaringan pada binatang yang berfungsi mengikat atau menyambung bagian-bagian badan tertentu dan menyokong atau menyelubungi organ-organ yang lemah. Jaringan pengikat meningkat dari mesenkim tepatnya dari lapisan tengah embrio. Jaringan ikat disusun oleh sel-sel yang letaknya tersebar dan memiliki serabut yang berkhasiat untuk menyokong sel-sel yang ada pada jaringan tersebut. Selain itu , jaringan ikat memiliki beberapa tugas penting sesuai dengan jenisnya menyerupai memberi bentuk organ dalam , menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain , menyokong alat gerak , melindungi organ dalam , dan sebagainya. Pada peluang ini , Bahan berguru sekolah akan membahas beberapa macam jaringan ikat dan fungsinya.

Ciri-ciri Jaringan Ikat

Selain letak sel yang tersebar dan adanya serabut , salah satu ciri khusus dari jaringan ikat merupakan adanya matriks selaku salah satu komponen ekstraseluler. Bersama dengan sel-sel jaringan ikat , matris merupakan penyusun dari sebuah jaringan ikat.

#1 Sel Penyusun Jaringan Ikat
Pada jaringan ikat , sel-sel penyusunya terletak secara tersebar sehingga tidak berimpitan rapat. Sele-sel tersebut tersusun jarang dalam matriks. Sel-sel jaringan ikat terspesialisasi satu sama lain dan menciptakan matriks yang berbeda-beda serta fungsi yang berlawanan pula.

Berdasarkan fungsinya , sel-sel penyusun jaringan ikat sanggup dibedakan menjadi berbagai jenis , yaitu:
1. Sel tiang : menciptakan substansi heparin dan histamin
2. Fibroblas : mensekresikan protein
3. Makrofag : mengerjakan fungsi fagositosis dan metode imun
4. Sel plasma : menciptakan antibodi untuk melindungi tubuh
5. Sel lemak (adiposit) : menyimpan lemak.

#2 Matriks pada Jaringan Ikat
Matriks pada jaringan ikat dihasilkan oleh sel-sel jaringan ikat. Matriks tersusun atas materi dasar dan serat. Bahan dasar penyusun matriks bersifat homogen dan semicair serta mengandung serat protein dan garam-garam mineral. Bahan dasar tersebut sanggup berupa mukopolisakarida dan asam hialuronat.

Berdasarkan bentuknya , serat matriks sanggup dibedakan menjadi tiga jenis , yakni :
1. Serat kolagen
2. Serat elastin
3. Serat retikuler

Serat kolagen sanggup didapatkan pada tendon yang menghubungkan otot dan tulang , pada tulang , dan kulit. Kolagen berwarna putih dan memiliki elastisitas yang rendah tapi daya regangnya tinggi. Serat kolagen disusun oleh protein kolagen dan merupakan serat yang paling tebal.

Serat elastin berwarna kuning dan sungguh lentur. Elastin lebih tipis dibandingkan dengan kolagen tapi memiliki elastisitas yang lebih tinggi dibanding kolagen. Daya elastisitas serat elastin akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Serat elastin terdapat pada pembuluh darah dan ligamen.

Serat retikuler memiliki huruf yang nyaris sama dengan kolagen cuma saja serat retikuler memiliki ukuran yang lebih kecil dan tipis. Serat retikuler bercabang membentuk struktur retikulum. Serat ini sanggup ditmukan pada limpa dan hati.

Baca juga : Fungsi Organ dan Sistem Organ pada Hewan.

Jenis-jenis Jaringan Ikat

Berdasarkan struktur dan fungsinya , jaringan ikat sanggup dibedakan menjadi berbagai jenis , yakni jaringan iat longgar , jaringan ikat padat , jaringan tulang beresiko , jaringan tulang , jaringan lemak , jaringan darah , dan jaringan limfa.

jenis-jenis jaringan ikat dan fungsinya

#1 Jaringan Ikat Longgar
Jaringan ikat longgar merupakan jaringan ikat yang memiliki matriks berskala besar dengan banyak sel dan serat yang menempel di dalamnya. Sel tersebut termasuk fibroblas , makrofag , sel plasma , dan sel darah putih. Serat yang menyusun jaringan ikat longgar merupakan serat kolagen dan serat elastin.

Berikut beberapa fungsi jaringan ikat longgar:
1. Memberi bentuk organ dalam
2. Menyokong dan mengelilingi banyak sekali organ
3. Menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain
4. Menopang sel-sel saraf dan pembuluh darah
5. Menyimpan glukosa , air , dan garam-garam mineral.

#2 Jaringan Ikat Padat
Jaringan ikat padat merupakan jaringan ikat yang terusun atas serabut padat berupa kolagen yang fleksibel tapi tidak elastis. Jaringan ikat cuma memiliki sedikit sel jaringan ikat dan sedikit materi dasar. Salah satu ciri dari jaringan ikat padat merupakan memiliki susunan serat yang padat.

Berikut beberapa fungsi jaringan ikat padat:
1. Sebagai penyokong atau proteksi
2. Menghubungkan antara otot dan tulang (tendon)
3. Menghubungkan antara tulang dan tulang (ligamen)
4. Membungkus dan melindungi tulang
5. Melindungi organ tertentu misal kapsul pada ginjal atau pembungkus jantung.

#3 Jaringan Tulang Rawan
Jaringan tulang beresiko atau kartilago merupakan jaringan ikat yang memiliki banyak matriks dan bersifat elastis. Matriks pada jaringan tulang beresiko berupa kondrin yakni adonan antara protein dengan polisakarida. Tulang beresiko disusun oleh sel tulang beresiko yang disebut kondrosit. Kondrosit dibikin oleh kondroblas.

Fungsi jaringan tulang beresiko merupakan menyokong rangka embrio dan emberi kekuatan pada bagian-bagian rangka dewasa. Berdasarkan matriksnya , tulang beresiko dibedakan menjadi tiga jenis , yaitu:
1. Hialin : serat kolagen tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat.
2. Elastis : serat kolagen tidak tersebar dengan bentuk bergelombang.
3. Fibrosa : serat kolagen garang , tidak terencana , dan berwarna gelap.

#4 Jaringan Tulang
Jaringan tulang atau osteon merupakan jaringan ikat yang disusun oleh sel-sel tulang yang disebut osteosit. Sel-sel tulang dibikin oleh osteoblas. Matriks penyusun jaringan tulang berupa serat kolagen. Tulang lebih keras dibandingkan dengan tulang beresiko alasannya mengandung kalsium fosfat yang memperkeras matriksnya.

Beberapa fungsi jaringan tulang :
1. Membentuk kerangka untuk menyokong tubuh
2. Melindungi bab badan yang lunak atau organ dalam
3. Sebagai alat pengikat otot-otot rangka
4. Sebagai alat gerak pasif
5. Sebagai kawasan penimbunan zat mineral

#5 Jaringan Lemak
Jaringan lemak atau adiposum merupakan jaringan ikat yang bersifat longgar dan disusun oleh sel-sel lemak berupa poligon atau bundar dengan membran sel yang sungguh tipis. Sesuai dengan namanya , ajringan lemak berfugsi untuk menyimpan lemak yang berkhasiat selaku cadangan makanan dan untuk menghangatkan tubuh.

#6 Jaringan Darah
Jaringan darah merupakan jaringan ikat yang memegang tugas penting dalam metode perdedaran. Jaringan darah tersusun dari plasma darah dan sel darah. Plasma darah merupakan bab yang cair dan sel darah merupakan bab yang padat. Sel pembentuk jaringan darah sanggup dibedakan menjadi eritrosit , leukosit , dan trombosit.

Berikut beberapa fungsi jaringan darah:
1. Mengangkut oksigen ke jaringan seluruh tubuh
2. Mengangkat sari-sari makanan ke sel tubuh
3. Mengangkut zat buangan sisa metabolisme
4. Mengedarkan hormon dari kelenjar ke bab yang membutuhkan
5. Melawan bibit penyakit.

#7 Jaringan Limfa
Jaringan limfa merupakan jaringan ikat yang berfungsi untuk pengangkut lemak , protein , dan zat lain dari jaringan ke metode peredaran. Cairan limfa berperan penting dalam metode kekebalan tubuh. Jaringan limfa tersusun dari glukosa , air , dan lemak. Komponen sel limfa berupa limfosit dan granulosit.

Baca juga : Macam-macam Jaringan Epitel dan Fungsinya.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com merupakan blog wacana materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk menerima materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles