spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Macam-Macam Jaringan Epitel Dan Fungsinya

Jaringan ialah kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi tertentu yang sama. Jaringan terbentuk lewat proses keutamaan , yakni proses pergantian sel menjadi jaringan. Secara lazim , jaringan pada binatang dibedakan menjadi empat jenis yakni jaringan epitel , jaringan ikat , jaringan otot , dan jaringan saraf. Jaringan epitel atau epitelium yakni jaringan yang melapisi permukaan badan sekaligus menjadi pembatas antar rongga tubuh. Jaringan epitelium terbentuk oleh sel-sel memadat yang tersusun mirip membran berupa lapisan pipih. Sel-sel penyusun jaringan epitel menempel pada membran dasar yang yang dibikin dari jaringan ikat. Membran dasar inilah yang menjadi penyokong jaringan epitel. Pada potensi ini , Bahan berguru sekolah akan membahas berbagai macam atau macam jaringan epitel pada hewan.

Macam Epitel Berdasarkan Letaknya

Jaringan epitel ialah pembatas dan pelapis yang menyelubungi permukaan organ , rongga , ataupun jalan masuk dalam tubuh. Jaringan epitel berada di luar ataupun di dalam tubuh. Oleh alasannya yakni itu , menurut letaknya di dalam badan , jaringan epitel dibedakan menjadi tiga jenis , yakni epidermis , mesotelium , da endotelium.

#1 Epidermis
Epidermis yakni jaringan epitelium yang berada di bab luar dan berfungsi untuk melapisi lapisan luar tubuh. Seperti halnya epidermis pada tumbuhan , epitel ini juga berperan selaku pelapis organ atau rongga badan bab luar. Epidermis berada di permukaan badan dan mencegah lapisan badan dengan lingkungan.

#2 Mesotelium
Mesotelium yakni jaringan epitelium yang berada di bab tengah dalam dan berfungsi untuk melapisi atau mencegah rongga di dalam tubuh. Mesotelium dibikin oleh sel mesotelial , berupa lapisan tunggal pada rongga serus mirip rongga pleural , rongga perikardial dan rongga peritoneal.

#3 Endotelium
Endotelium yakni jaingan epitelium yang berada di bab dalam dan berfungsi untuk mencegah organ-organ bab dalam. Endotelium berperan melindungi jaringan atau organ yang dilapisinya dari kerusakan. Endotelium terbentuk lewat keutamaan jaringan pada bab endodermis.

Baca juga : Kumpulan Soal dan Pembahasan Jaringan Hewan.

Jenis-jenis Epitel Berdasarkan Fungsinya

Tidak cuma berfungsi selaku pelapis atau pelindung , beberapa jaringan epitel juga mempunyai faedah yang lain. Berdasarkan fungsinya , jaringan epitel sanggup dibedakan menjadi empat jenis , yakni jaringan epitel pelindung , jaringan epitel kelenjar , epitel sensori , dan epitel absorpsi.

#1 Epitel Pelindung
Epitel pelindung atau epitel perlindungan yakni jaringan epitel yang fungsinya melindungi rongga atau jalan masuk badan yang bermitra dengan permukaan tubuh. Jaringan epitel pelindung menutupi dan melapisi organ atau rongga dalam badan biar terhindar dari kerusakan.

#2 Epitel Kelenjar
Epitel kelenjar atau epitel sekresi yakni jaringan epitel yang fungsinya menciptakan sebuah zat misalnya hormon sekaligus menyekresikannya. Epitel kelenjar dibedakan menjadi dua jenis , yakni endokrin dan eksokrin.

#3 Epitel Sensori
Epitel sensori yakni jaringan epitel yang berfungsi selaku akseptor rangsang atau reseptor. Jaringan epitel sensori bertugas mendapatkan rangsangan yang dicicipi oleh tubuh. Jaringan ini banyak ditemui pada ujung saraf sensorik yang berada pada alat indera mirip pendengaran , pengecap , hidung , dan kulit.

#4 Epitel Absorpsi
Epitel penyerapan atau epitel penyerap yakni jaringan epitel yang berfungsi untuk melakukan penyerapan secara aktif. Contoh epitel penyerapan yang terdapat dalam badan antaralain epitel pada nefron ginjal dan epitel pada usus.

Macam-macam Epitel Berdasakan Lapisannya

Jika ditinjau menurut jumlah lapisannya , jaringan epitel secara lazim dibedakan menjadi dua jenis , yakni jaringan epitel selapis dan jaringan epitel berlapis banyak.

#1 Epitel Selapis
Epitel selapis yakni jaringan epitel yang cuma berisikan satu lapisan sel yang sama. Karena cuma tersusun atas selapis sel yang serupa , epitel selapis disebut juga selaku epitel sederhana. Beberapa jaringan epitel yang tergolong epitel selapis antaralain:
1. Epitel pipih selapis
2. Epitel kubus selapis
3. Epitel silindris selapis
4. Epitel silindris berlapis semu

#2 Epitel Berlapis Banyak
Epitel berlapis banyak yakni jaringan epitel yang tersusun atas dua atau lebih lapisan sel. Karena berisikan beberapa lapisan sel , epitel berlapis disebut juga selaku epitel kompleks. Epitel berlapis banyak dibedakan menjadi berbagai macam , yaitu:
1. Epitel pipih berlapis banyak
2. Epitel kubus berlapis banyak
3. Epitel silindris berlapis banyak
4. Epitel transisional
5. Epitel kelenjar

Epitel transisional yakni jaringan epitel yang bentuk sel penyusunnya sanggup berubah-ubah. Sel-sel pembentuk epitel transisi sanggup berganti dari pipih ke kubus. Bentuk sel akan gepeng atau pipih dikala jaringan berada dalam keadaan tertekan. Sebaliknya , dalam keadaan tidak depresi selnya akan berupa kubus.

Epitel transisional terdapat pada organ urinari mirip ureter , kantung kemih , uretra , dan bab dalam ginjal. Ketika kantung kemih sarat , sel-sel epitelnya akan berupa pipih. Saat kantung kemih kosong , sel-sel epitelnya akan berupa kubus.

Baca juga : Soal Latihan dan Jawaban Jaringan Sistem Organ Hewan.

Macam-macam Epitel Berdasarkan Bentuk Selnya

Berdasarkan bentuk sel penyusunnya , jaringan epitel dibedakan menjadi tiga jenis , yakni jaringan epitel pipih , epitel kubus , dan epitel batang atau epitel silindris.

jenis-jenis jaringan epitel hewan

#1 Epitel Pipih
Epitel pipih yakni jaringan epitel yang sel penyusunnya berupa pipih dengan nukleus bundar di tengah. Berdasarkan jumlah lapisannya , epitel pipih dibedakan menjadi dua yakni epitel pipih selapis dan epitel pipih berlapis banyak.

Epitel Pipih Selapis
Epitel pipih selapis yakni epitel yang memiliki sel berupa gepeng atau pipih dengan inti atau nukleus di bab tengah. Epitel pipih selapis sanggup didapatkan pada lapisan pembuluh darah , pembuluh limfa , kapsul glomerulus , endotelium jantung , alveolus , selaput dalam pendengaran , selaput serosa , pleura , perikardium , skr0tum , dan sebagainya.

Epitel pipih selapis bersifat semipermeabel atau sanggup tembus sehingga berfungsi dalam pertukaran zat atau gas. Epitel pipih selapis memungkinkan terjadinya proses difusi O2 dan CO2 serta filtrasi darah pada proses pembentukan urine. Beberapa epitel pipih yang bersifat licin berfungsi mengurangi tabrakan pada organ sirkulasi.

Epitel Pipih Berlapis Banyak
Sesuai dengan namanya , epitel pipih berlapis banyak yakni epitel yang sel penyusunnya berupa gepeng atau pipih dan tersusun dalam dua atau lebih lapisan sel. Epitel pipih berlapis banyak berperan selaku epitel pelindung atau epitel perlindungan yang berfungsi melindungi.

Epitel pipih berlapis ialah jaringan epitel yang paling tebal sehingga sungguh cocok dengan fungsinya selaku pelindung. Epitel pipih berlapis sanggup ditemui pada bab dalama lisan , epidermis kulit , v4gina , esofagus , dan ujung distal uretra.

#2 Epitel Kubus
Epitel kubus yakni jaringan epitel yang memiliki sel penyusun berupa kubus dengan nukleus bundar dan besar di bab tengah. Berdasarkan jumlah lapisannya , epitel kubus dibedakan menjadi epitel kubus selapis dan epitel kubus berlapis banyak.

Epitel Kubus Selapis
Epitel kubus selapis yakni epitel yang sel-sel penyusunnya berupa kubus dan cuma berisikan satu lapisan sel saja. Epitel kubus selapis terdapat pada lapisan kelenjar , retina mata , jalan masuk ginjal , permukaan ovari , dan permukaan dalam lensa mata. Epitel ini berfungsi untuk sekresi dan penyerapan.

Epitel Kubus Berlapis Banyak
Epitel kbusu berlapis banyak yakni epitel yang sel-sel penyusunnya berupa kotak dengan inti di tengah dan tersusun dalam dua atau lebih lapisan sel. Epitel kubus berlapis sanggup didapatkan pada ovarium , jalan masuk kelenjar keringat , dan kelenjar minyak. Epitel jenis ini bertindak selaku epitel sekresi.

#3 Epitel Silindris
Epitel silindris atau epitel batang yakni jaringan epitel yang tersusun oleh sel-sel berupa mirip batang dengan nukleus atau inti bundar di dasar sel. Berdasarkan jumlah lapisannya , epitel silindris dibedakan menjadi tiga jenis , yakni epitel silindris selapis , epitel silindris berlapis semu , dan epitel silindris berlapis banyak.

Epitel Silindris Selapis
Epitel silindris selapis yakni jaringan epitel yang sel penyusunnya berupa batang atau silindris dengan inti di bab bawah dan cuma berisikan satu lapisan sel saja. Epitel jenis ini sanggup didapatkan pada jalan masuk telur , kantung empedu , lambung , usus , kelenjar pencernaan , uterus , dan metode pernafasan bab atas. Epitel silindris selapis berfungsi selaku perlindungan , sekresi , dan absorpsi.

Epitel Silindris Berlapis Semu
Epitel silindris berlapis semu yakni epitel silindris selapis yang seolah-olah memiliki dua lapisan. Sel-sel pembentuk jaringan epitel ini mengalami perkembangan yang tidak sama sehingga muncul perbedaan yang mirip lapisan. Epitel ini bertindak selaku epitel perlindungan dan sekresi. Epitel ini sanggup didapatkan pada jalan masuk pernapasan , rongga hidung , jalan masuk reproduksi lelaki , dan jalan masuk ekskresi.

Epitel Silindris Berlapis Banyak
Epitel silindris berlapis banyak ialah epitel yang fungsinya untuk sekresi dan pergerakan. Epitel silindris berlapis sanggup didapatkan pada uertra , kelenjar ludah , kelenjar susu , permukaan laring , hidung , jalan masuk ekskresi , dan langit-langit lisan yang lunak.

Baca juga : Fungsi Organ dan Sistem Organ pada Hewan.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog wacana materi belajar. Gunakan sajian atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang! Pengunduh Video Online Gratis : https://r.cafe/

Popular Articles