Macam-Macam Gaya Renang Dan Teknik Dasar

Cafeberita.com — Gaya Renang. Hai Sobat Tafsi , ini meru­pakan kon­ten per­ta­ma untuk materi bergu­ru pen­didikan jas­mani , olahra­ga , dan kese­hatan atau pen­ja­sorkes. Salah satu jenis olahra­ga atau aktiv­i­tas yang dilak­sanakan di air meru­pakan olahra­ga renang. Renang ter­go­long jenis olahra­ga yang cukup terke­nal , banyak dige­mari , dan ker­ap dili­batkan dalam per­lom­baan atau olimpiade.

Buat Sobat Tafsi yang seko­lah­nya menawarkan keprak­ti­san kolam renang , ber­e­nang biasanya men­ja­di salah satu pela­jaran yang hen­dak dia­jarkan di jam olahra­ga.

Bacaan Lain­nya

Di kota-kota besar , banyak pula war­ga yang mem­per­gu­nakan kolam renang atau wilayah peman­di­an laz­im untuk ber­e­nang atau bergu­ru ber­e­nang.

Walaupun ber­e­nang meru­pakan aktiv­i­tas yang sehat dan menggem­bi­rakan , tetapi tidak sia­pa pun sang­gup melakukan­nya. Seba­gian bahkan takut melakukan­nya.

Nah , pada poten­si ini edutafsi akan mem­ba­has berba­gai jenis gaya renang yang biasa dilak­sanakan dan per­lu juga untuk Sobat Tafsi ketahui.

Tapi sebelum mem­ba­has gaya-gaya renang , kita baca apala­gi dulu hal-hala apa saja yang per­lu dia­mati di saat kita ingin ber­e­nang.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Berenang

Dalam aktiv­i­tas ber­e­nang ada beber­a­pa hal yang mesti senan­ti­asa dia­mati untuk meny­ingkir dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Beber­a­pa hal itu ter­ma­suk pengert­ian ten­tang kon­disi air di mana kita akan ber­e­nang , alat dan per­ala­tan , hing­ga pem­anasan yang per­lu dilakukan.

Selain itu , di saat ber­e­nang bera­mai-ramai , ada beber­a­pa hal yang per­lu dis­ingkirkan mudah-muda­han kea­manan tetap ter­sadar dan ter­hin­dar dari kece­lakaan.

#1 Aturan Keselamatan Renang

Kece­lakaan yang ter­ja­di di saat ber­e­nang laz­im­nya ter­ja­di alasan­nya meru­pakan adanya kelala­ian. Biasanya ada kecen­derun­gan mengabaikan hukum kese­la­matan.

Sekalipun Sobat Tafsi merasa ter­biasa dan piawai ber­e­nang , mematuhi hukum kea­manan meru­pakan hal yang pent­ing untuk dilakukan.

Berikut beber­a­pa hukum kea­manan yang per­lu diin­gat:
1). Jan­gan ber­e­nang sendiri­an khusus­nya di lokasi baru
2). Kenali lokasi wilayah ber­e­nang ter­go­long kedala­man­nya
3). Kenali anca­man tersem­bun­yi yang tidak ter­li­hat dari per­mukaan air
4). Paha­mi bagaimana kon­disi air ter­go­long suhun­ya
5). Men­jauh­lah dari karang , rumput liar , atau lokasi yang tidak aman
6). Hin­dari arus air atau air pasang yang besar
7). Jan­gan ber­e­nang sete­lah makan besar
8). Jan­gan men­gun­yah per­men di saat ber­e­nang
9). Jan­gan men­dorong kawan dekat atau berlari di tepi
10). Pastikan lokasi kon­dusif sebelum melak­sanakan lom­patan

Dalam kon­disi ter­ten­tu , hukum kea­manan dikala (bela­jar) ber­e­nang juga ter­ma­suk per­ala­tan dan per­ala­tan yang mesti digu­nakan.

Berikut beber­a­pa per­ala­tan yang dipakai selaku alat ban­tu renang:
1). Papan pelam­pung atau sabuk pelam­pung
2). Pelam­pung kaki , sep­a­tu katak
3). Masker , kaca­ma­ta renang
4). Alat snor­kel­ing (snorkel)
5). Pen­jepit hidung
6). Tali lentur
7). Penut­up telin­ga
8). Dan seba­gainya.

#2 Persiapan Sebelum Berenang

Nah , sete­lah menge­tahui beber­a­pa hukum kea­manan di atas , selan­jut­nya Sobat Tafsi juga per­lu mem­per­hatikan anti­si­pasi sebelum ber­e­nang.

Sama mirip mematuhi hukum kea­manan , pesi­a­pan sebelum ber­e­nang meru­pakan hal yang pent­ing untuk meny­ingkir dari hal yang tidak diinginkan.

Selain meren­canakan alat dan per­ala­tan yang dihara­p­kan , hal per­ta­ma yang per­lu dilak­sanakan sebelum ber­e­nang meru­pakan pem­anasan.

Pem­anasan dilak­sanakan untuk menangkal ter­jadinya kejang otot atau kram di wak­tu ber­e­nang yang sang­gup memicu kece­lakaan.

Berikut beber­a­pa lati­han singkat untuk pem­anasan sebelum ber­e­nang:
1). Lari di wilayah atau lon­cat-lon­cat di tem­pat
2). Rentangkan tan­gan seja­jar pun­dak kemu­di­an putar bersamaan
3). Lakukan ger­akan shoul­der touch
4). Lakukan ger­akan bent over swing
5). Lakukan ger­akan memu­tar kaki
6). Lakukan ger­akan cross body leg wings.

Ger­akan shoul­der touch: dalam posisi push up , angkat tan­gan kanan dan sen­tuh pun­dak kiri sam­bil tetap menye­im­bangkan diri. Kemu­di­an ulan­gi untuk tan­gan kiri.

Ger­akan bent over swing: buka ked­ua kaki seja­jar den­gan pun­dak sam­bil merentangkan ked­ua lengan ke samp­ing , dan bungkukkan tubuh sedik­it ke depan.

Ayunkan tan­gan kanan hing­ga men­jamah lutut kiri , kemu­di­an ayunkan tan­gan kiri men­jamah lutut kanan secara bergant­ian.

Ger­akan memu­tar kaki: angkat kaki kanan ke depan dan putar sear­ah jarum jam , kemu­di­an putar ke arah seba­liknya. Ulan­gi untuk kaki kiri.

Ger­akan cross body leg wings: posisikan tubuh meng­hadap tem­bok. Beri jarak antara tubuh dan tem­bok den­gan mem­pelkan ked­ua tan­gan tere­gang di per­mukaan tem­bok.

Posisikan kaki seja­jar pun­dak , kemu­di­an ayunkan kaki kanan ke samp­ing kiri set­ing­gi mungkin. Kem­bali ke posisi per­mu­laan dan lak­sanakan untuk kaki kiri.

#3 Tindakan Setelah Berenang

Keti­ka Sobat Tafsi ber­e­nang di kolam renang eksklusif yang ter­sadar keber­si­han­nya , mungkin Kalian merasa tidak per­lu man­di lagi alasan­nya meru­pakan sudah bersih.

Akan tetapi , di saat Kalian ber­e­nang di lokasi peman­di­an laz­im atau kolam renang laz­im , pasti Kalian masih mesti mem­ber­si­hakn diri sete­lah ber­e­nang.

Ingat bah­wa air di kolam renang laz­im biasanya tidak digan­ti saban hari dan tidak ada jam­i­nan bah­wa air terse­but digan­ti ser­a­tus persen.

Begi­t­upu­la hal­nya di saat Kalian ber­e­nang di lokasi peman­di­an ala­mi mirip sun­gai , mar­itim , atau danau , kemu­ngk­i­nan ada mate­r­i­al ter­ten­tu yang per­lu diber­sihkan.

Berikut beber­a­pa hal yang per­lu dilak­sanakan sete­lah sim­pu­lan ber­e­nang:
1). Basuh mata dan wajah mudah-muda­han jauh dari kotoran
2). Jika indera pen­den­garan kema­sukan air , berlom­pat­lah mudah-muda­han air kelu­ar
3). Bersihkan diri meng­gu­nakan sabun
4). Ker­ingkan busana renang di sem­pur­na yang teduh
5). Bersi­ti­ra­hat dan makan yang cukup.

Adakalanya , di wilayah peman­di­an ala­mi tidak terse­dia wilayah untuk man­di. Cobal­ah untuk mener­i­ma air yang cukup higie­n­is untuk men­cu­ci selu­ruh tubuh.

Gaya-gaya dalam Renang

Dalam per­lom­baan atau olimpiade , biasanya ada empat gaya renang yang diper­lom­bakan , yakni gaya bebas , gaya dada , gaya pung­gung , dan gaya kupu-kupu.

Keem­pat gaya renang terse­but meru­pakan gaya yang cukup ser­ing dia­jarkan dalam aktiv­i­tas bergu­ru ber­e­nang namun yang pal­ing pent­ing dalah teknik dasar.

Meskipun sese­o­rang sang­gup men­gua­sai banyak gaya renang , akan tetapi biasanya seti­ap orang men­ju­rus untuk lebih mengge­mari satu gaya.

Orang akan con­dong ber­e­nang den­gan meng­gu­nakan gaya renang yang pal­ing mere­ka senan­gi alasan­nya meru­pakan lebih mere­ka kua­sai atau lebih ten­ter­am dilakukan.

#1 Teknik Dasar

Teknik dasar meru­pakan cara dasar untuk ber­e­nang. Teknik ini meru­pakan hal dasar yang mesti dipa­ha­mi mudah-muda­han sang­gup ber­e­nang den­gan banyak sekali gaya renang.

Dalam teknik dasar , secara laz­im ada tiga hal yang per­lu Sobat Tafsi ketahui , yakni teknik per­nafasan , teknik melun­cur , dan teknik men­ga­pung.

a). Teknik Per­nafasan
Salah satu kun­ci untuk sang­gup ber­e­nang den­gan baik meru­pakan pen­gat­u­ran per­nafasan. Sela­ma ber­e­nang kita mesti sang­gup men­gen­da­likan nafas den­gan baik.

Hal ini sung­guh pent­ing alasan­nya meru­pakan jika pen­gat­u­ran nafas­nya tidak baik , maka sese­o­rang akan con­dong prak­tis keku­ran­gan nafas dan men­ja­di panik.

Untuk melatih teknik per­nafasan , berdiri­lah di ping­gir kolam den­gan ren­dah kemu­di­an posisikan wajah Kalian di per­mukaan air.

Tarik nafas lewat ver­bal tahan beber­a­pa dikala dan kemu­di­an masukkan kepala ke dalam air dan hem­buskan nafas Kalian lewat hidung.

b). Teknik Melun­cur
Teknik dasar selan­jut­nya meru­pakan melun­cur. Teknik melun­cur ditu­jukan mudah-muda­han tubuh sang­gup berg­er­ak atau berpin­dah den­gan cara melun­cur.

Per­ta­ma-tama turun­lah dalam kolam yang dan­gkal dan mem­be­lakan­gi dind­ing kolam. Tem­pelkan salah satu tela­pak kaki di dind­ing kolam den­gan jari-jari kaki meng­hadap ke bawah selaku tolakan untuk melun­cur.

Dorong tubuh lewat tolakan kaki terse­but dan melun­curlah sejauh mungkin den­gan tan­gan seja­jar di depan.

Sela­ma melun­cur , usa­hakan mudah-muda­han posisi telin­ga seja­jar den­gan lengan tan­gan. Lakun­gan ger­akan ini sebanyak 10 hing­ga 15 kali untuk mener­i­ma kese­im­ban­gan tubuh.

c). Teknik Men­ga­pung
Teknik dasar selan­jut­nya meru­pakan men­ga­pung. Kun­ci uta­ma dari aktiv­i­tas ber­e­nang meru­pakan tubuh mesti sang­gup men­ga­pung , alasan­nya meru­pakan jika tidak akan tengge­lam.

Keti­ka sese­o­rang kesusa­han untuk men­ga­pungkan diri di per­mukaan air , maka akan sulit melak­sanakan renang alasan­nya meru­pakan tubuh­nya secepat­nya karam ke dasar air.

Salah satu teknik mengam­bang yang cukup prak­tis dilak­sanakan meru­pakan mengam­bang ter­len­tang den­gan posisi tan­gan direntang siku-siku.

Mengam­bang ter­len­tang dilak­sanakan den­gan posisi tubuh meng­hadap ke atas hing­ga den­gan telin­ga teren­dam dalam air.

Selan­jut­nya regangkan ked­ua tan­gan hing­ga mem­ben­tuk siku-siku , perge­lan­gan tan­gan tetap lurus dan rileks , semen­tara kaki sang­gup dig­er­akkan per­la­han.

#2 Gaya Punggung

Gaya pung­gung meru­pakan gaya renang merangkak meng­gu­nakan pung­gung. Ger­akan­nya sama mirip ger­akan merangkak cuma saja per­e­nang meng­hadap ke atas.

Gaya pung­gung (back crawl) sang­gup dilak­sanakan den­gan men­gan­dalkan keku­atan pung­gung dan dis­elin­gi den­gan ger­akan tan­gan dan kaki.

Berikut lati­han ker­jasama renang gaya pung­gung:
1). Ambil posisi di ping­gir kolam
2). Den­gan pin­ja­man kawan dekat , posisikan tubuh tidur ter­len­tang
3). Posisian ked­ua tan­gan lurus dis­amp­ing telin­ga
4). Ger­akaan kaki naik turun secara bergant­ian
5). Ger­akkan tan­gan mirip men­dayung

Keti­ka tan­gan kanan mulai men­jangkau air , tan­gan kiri secepat­nya berg­er­ak memu­tar naik ke per­mukaan air. Posisi kel­ingk­ing dan tela­pak tan­gan meng­hadap kelu­ar.

Lakukan terus ger­akan tan­gan dan kaki mirip langkah di atas secara bergant­ian antara kiri dan kanan sehing­ga tubuh melun­cur ke depan.

#3 Gaya Dada

Gaya dada atau dipa­ha­mi juga den­gan isti­lah gaya katak meru­pakan gaya renang yang pal­ing prak­tis dan san­tai khusus­nya untuk ber­e­nang jarak jauh.

Gaya dada (break stroke) meru­pakan jenis gaya renang yang pal­ing terke­nal khusus­nya dikala renang wisa­ta alasan­nya meru­pakan con­dong lebih san­tai.

Teknik gaya dada dilak­sanakan den­gan posisi dada meng­hadap ke per­mukaan air , tetapi batang tubuh senan­ti­asa dalam kon­disi tetap.

Ked­ua belah kaki menen­dang ke arah luar semen­tara ked­ua belah tan­gan dil­u­ruskan di depan kemu­di­an dig­er­akkan ke belakang untuk men­dorong tubuh ke depan.

Cara melak­sanakan renang gaya dada:
1). Posisikan pun­dak seja­jar den­gan air
2). Posisikan ked­ua tan­gan men­ju­lur ke depan serentak den­gan majun­ya badan
3). Ger­akkan tan­gan ke belakang di bawah per­mukaan air untuk men­dorong badan
4). Ked­ua kaki ditekuk kemu­di­an ditarik ke arah depan hing­ga kem­bali lurus dan rap­at
5). Usa­hakan kepala senan­ti­asa di atas air , kecuali dikala start atau memu­tar.

Gaya dada meru­pakan salah satu gaya renang yang biasa dia­jarkan dikala bergu­ru ber­e­nang untuk pem­u­la selain gaya bebas.

#4 Gaya Kupu-kupu

Gaya renang yang selan­jut­nya meru­pakan gaya kupu-kupu. Sesuai den­gan namanya , renang gaya kupu-kupu dilak­sanakan den­gan ger­akan mirip kupu-kupu.

Gaya kupu-kupu dikem­bangkan tahun 1930. Gaya ini ban­tu-mem­ban­tu agak mirip den­gan gaya dada cuma saja ger­akan tan­gan­nya sama den­gan gaya pung­gung.

Gaya kupu-kupu biasanya dipakai dalam per­tarun­gan dan jarang dipakai untuk renang jarak jauh alasan­nya meru­pakan ter­lalu mele­lahkan.

Cara melak­sanakan renang gaya kupu-kupu:
1). Posisikan tubuh meng­hadap ke air
2). Lengan dili­pat ke atas kemu­di­an masukkan ke dalam air sam­bil diputar ke belakang
3). Seja­jarkan pun­dak den­gan per­mukaan air
4). Ger­akkan kaki mesti sama berg­er­ak ke atas dan ke bawah
5). Ked­ua lengan bersama-sama menekan air ke bawah
6). Kemu­di­an dorong air ke belakang mudah-muda­han tubuh melun­cur ke depan.

#5 Gaya Bebas

Gaya renang selan­jut­nya meru­pakan gaya bebas. Gaya bebas (freestyle swim) meru­pakan gaya renang yang sung­guh terke­nal alasan­nya meru­pakan ger­akaan­nya con­dong bebas.

Gaya bebas men­ja­di gaya renang yang pal­ing laz­im alasan­nya meru­pakan tidak meng­gu­nakan gaya ter­ten­tu. Teknik ini dilak­sanakan den­gan posisi dada meng­hadap ke per­mukaan air.

Untuk berg­er­ak , ked­ua belah lengan secara bergant­ian dig­er­akkan jauh ke depan den­gan ger­akan men­gayuh sehing­ga tubuh melun­cur ke depan.

Semen­tara ked­ua belah kaki secara bergant­ian dicam­bukkan naik turun ke atas dan ke bawah untuk men­dukung ger­akan tan­gan.

Saat ber­e­nang , posisi wajah meng­hadap ke per­mukaan air dan untuk bernafas , laz­im­nya kepala akan berpal­ing ke samp­ing kiri atau kanan.

Cara melak­sanakan renang gaya bebas:
1). Ambil posisi tubuh meng­hadap ke air
2). Ger­akkan kaki ke atas dan ke bawah bergant­ian
3). Ger­akkan lengan den­gan cara menekan air ke dalam
4). Ger­akkan lengan ke posisi sem­u­la secara brgant­ian
5). Dorong air ke belakang meng­gu­nakan tan­gan

Keti­ka melak­sanakan ger­akan tan­gan , siku dikelu­arkan apala­gi dulu dari dalam air semen­tara tan­gan masih bera­da di dalam air men­dorong air ke belakang dan ke atas.

Per­nafasan dalam renang gaya bebas dilak­sanakan den­gan memu­tar kepala ke kiri dan ke kanan sehing­ga ver­bal bera­da di atas per­mukaan air.

Dari beber­a­pa gaya renang yang diba­has , gaya bebas meru­pakan gaya renang yang sang­gup meng­hasilkan tubuh mela­ju lebih singkat di air.

Jenis-jenis gaya renang

Demikian pem­ba­hasan ten­tang jenis-jenis gaya renang yang sang­gup edutafsi bagikan. Menu­rut Kalian , gaya mana yang pal­ing gam­pang?

Oya , jika kon­ten ini memang berfaedah , ban­tu edutafsi ya mem­bagikan­nya ke teman-teman Kalian lewat share di sosial media. Ter­i­makasih.

Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com meru­pakan blog wacana materi bela­jar. Gunakan Kolom Search atau pen­car­i­an untuk mener­i­ma materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait