Macam-Macam Bahasa di Indonesia dan Asal Daerahnya

Macam-Macam Bahasa di Indone­sia. Tujuan uta­ma bahasa yaitu untuk bisa berhubun­gan ter­hadap orang lain. Coba bayangkan saja bila di dunia ini tidak ter­da­p­at sat­upun bahasa.

Bagaimana kita bisa berbicara ter­hadap orang lain barangkali kita tidak dap­at mem­o­hon dukun­gan orang lain ser­ta mende­sak kita buat hidup secara sendiri sendiri.

Macam-macam Bahasa tidak­lah cuma bahasa dikala kita berdia­log saja. Banyak bahasa lain semacam bahasa badan ser­ta diu­cap bahasa sebab seo­rang bisa paham den­gan apa yang hen­dak ia sam­paikan mes­ki ia tidak berdia­log.

Baca Juga: 

Manu­sia dalam berbicara ser­ta berhubun­gan memakai berma­cam bahasa. Tipe– tipe bahasa yang diper­gu­nakan manu­sia buat berhubun­gan ser­ta berbicara ter­da­p­at 6, yaitu seba­gai berikut.

Macam-Macam Bahasa di Indonesia

Bahasa diam( silent lan­guage)

Bahasa diam meru­pakan metode berbicara yang dico­ba oleh penu­tur den­gan mitra tutur, namun mitra tutur menang­gapinya den­gan diam.

Bahasa diam pula dap­at dia­mati dalam kehidu­pan tiap hari. Con­toh, sese­o­rang bapak kem­bali dari kan­tor, kala ditanya istrinya, dia diam saja.

Dia tidak menang­gapi per­soalan istrinya. Istrinya pasti bergu­mam“ Wah, suamiku memi­li­ki per­masala­han”.

Bahasa tan­da( sign lan­guage)

Bahasa tan­da meru­pakan metode berbicara den­gan memakai isyarat. Yang banyak memakai bahasa tan­da yakni Polisi Terus Lin­tas. Mis­al­nya, tan­da parkir berben­tuk huruf P yang dil­ingkari.

Bahasa kode( code lan­guage)

metode berbicara den­gan memakai isyarat. Oleh sebab itu, bahasa kode diu­cap pula bahasa isyarat.

Untuk bangsa Indone­sia, men­gang­guk berar­ti sep­a­kat, mengge­lengkan kepala berar­ti tidak sep­a­kat ataupun tidak ingin, ser­ta mengerny­itkan dahi berar­ti belum menger­ti.

Bahasa kode banyak Dipakaipa­da aktiv­i­tas kepra­mukaan, mis­al­nya berbicara den­gan memakai isyarat- isyarat sem­a­phore.

Bahasa kon­tak( con­tact lan­guage)

Macam-macam bahasa lain­nya yaitu, bahasa kon­tak meru­pakan metode berbicara den­gan metode meny­ing­gungkan anggota badan den­gan mitra bicara( kon­tak secara jas­mani).

Mis­al­nya, ada sese­o­rang nenek yang sedang mem­be­lai- belai ram­but cucun­ya, itu adalah tan­da- tan­da si nenek sedang men­cu­rahkan rasa kasih sayangnya kepa­da sang cucu.

Bahasa sim­bol( sym­bol lan­guage)

Bahasa sim­bol meru­pakan bahasa yang dis­im­bolkan atau bahasa yang memakai sim­bol untuk berko­mu­nikasi den­gan orang lain.

Mis­al­nya, peng­gu­naan cincin pada jari man­is tan­gan kiri. Per­i­hal itu buat mem­ber­i­tahukan kepa­da orang lain kalau ia telah bertu­nan­gan.

Bahasa ver­bal( ver­bal lan­guage)

Bahasa ver­bal yaitu komu­nikasi den­gan meng­gu­nakan metode organ- organ ataupun lam­bang- lam­bang secara ver­bal.

Apa­bi­la memakai organ yang men­gacu pada bahasa lisan, seba­liknya bila memakai lam­bang ver­bal berar­ti men­gacu pada bahasa tulis.

Mis­al­nya, bahasa ver­bal lisan Dipakaioleh seba­gian orang yang lagi berdiskusi, wawan­cara, sim­po­sium, ser­ta berbin­cang- bin­cang san­tai. Bahasa ver­bal tulis Dipakaioleh penulis nov­el, nov­el, cer­pen, ser­ta berkir­im pesan.

Selain dari macam-macam Bahasa di Indone­sia di atas maka pula ada sebu­tan yang dikatakan den­gan:

Gaya Bahasa Indonesia

Idi­olek: gaya bahasa yang ada pada jiwa seo­rang.

Dialek: gaya berdia­log dari sesu­atu kelom­pok ataupun dari wilayah ter­ten­tu

Kro­nolek: penaf­sir­an dari macam bahasa yang Dipakaipa­da masa ter­ten­tu semacam pada masa sukarno yang gaya bahasa mere­ka san­gat berbe­da buat jaman saat ini, ser­ta bisa jadi pula sebab ter­pen­garuh ataupun sedik­it ter­bawa bahasa belan­da dikala itu

Sosi­olek: tipe bahasa yang cen­derung Dipakaiter­gan­tung pada sta­tus sosial, mis­al­nya bahasa para pet­ing­gi den­gan, ataupun bahasa para jura­gan jura­gan kaya yang cen­derung lebih menguta­makan karis­matiknya.

Fung­si­olek: meru­pakan bahasa yang Dipakaibu­at kepentin­gan kepentin­gan ter­ten­tu mis­al­nya bahasa dibidang jur­nal­is­tik, militer, ataupun bisa jadi di bidang bis­nis.

Jenis Bahasa Bagi Tinjauan Urutan Pemerolehan

Dari pros­es pemerole­han­nya, bahasa bisa diba­gi atas bahasa ibu ataupun bahasa awal, bahasa ked­ua, ser­ta bahasa asing.

Pena­maan bahasa ibu ser­ta bahasa awal men­gacu pada sis­tem lin­guis­tik yang sama. Yang diu­cap bahasa ibu meru­pakan meru­pakan bahasa yang awal kali dipela­jari secara alami­ah dari ibun­ya ataupun dari kelu­ar­ga yang memeli­ha­ranya.

Umum­nya bahasa ibu sama den­gan bahasa wilayah orang tuanya. Hen­dak namun pada masa saat ini, banyak orang tua yang berdia­log den­gan anaknya memakai bahasa Indone­sia tidak memakai bahasa wilayah asal ked­ua orang tuanya sehing­ga bahasa Indone­sia seper­ti itu yang dipa­ha­mi anak, hing­ga bahasa Indone­sia itu mes­ki bukan bahasa wilayah ibu ataupun ayah­nya, meru­pakan bahasa ibu anak terse­but.

Baca Juga: 

Macam-macam Bahasa ibu ini umum diu­cap bahasa awal, sebab bahasa seper­ti itu yang awal dipela­jari anak. Walaupun tidak senan­ti­asa bahasa awal yang dipa­ha­mi anak sama den­gan bahasa awal yang dipa­ha­mi ibun­ya. Ataupun, sang anak bela­jar bahasa awal tidak dari ibun­ya namun dari orang tua asuh­nya.

Bila sete­lah itu hari anak terse­but meneku­ni bahasa lain, hing­ga bahasa lain terse­but diu­cap bahasa ked­ua. Tidak sedik­it sese­o­rang anak meneku­ni bahasa yang lain lagi sehing­ga dia dap­at mema­ha­mi bahasa keti­ga, hing­ga bahasa terse­but diu­cap bahasa keti­ga. Begi­tu seterus­nya.

Yang diu­cap bahasa asing bakal ser­ing ialah bahasa ked­ua untuk sese­o­rang anak. Sebu­tan bahasa asing ini sesung­guh­nya lebih bertabi­at poli­tis mengin­gat namanya diam­bil dari negeri ataupun bangsa lain pemi­lik bahasa terse­but.

Dari sisi uru­tan pemerole­han, bahasa Ing­gris mam­pu saja men­ja­di bahasa ked­ua, bahasa keti­ga, ataupun bahasa ke sekian.

Namun sebab bahasa Ing­gris berasal dari negeri asing bagi orang Indone­sia, hing­ga sebu­tan bahasa asing lebih terke­nal Dipakai buat mengk­lasi­fikasikan bahasa Ing­gris diband­ingkan diu­cap bahasa ked­ua.

Di dunia ini san­gat banyak macam-macam bahasa atau ter­da­p­at berba­gai macam bahasa. Ser­ta biasanya tiap negeri memi­li­ki bahasa mas­ing mas­ing baik bahasa nasion­al ataupun bahasa wilayah. ser­ta Indone­sia bagaikan negeri kepu­lauan yg ter­diri dari berma­cam suku ser­ta bangsa mem­pun­yai beragam bahasa wilayah semacam:

Macam-Macam Bahasa di Indonesia yang tersebar di sejumlah wilayah

Bahasa Aceh Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Alas Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Alor Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Ambe­lan Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Angko­la Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Aru Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Bacan Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Sula Bacan

Bahasa Bada’ Bes­ona Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Bahau Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Bajau Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Bal­an­tak Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Loinan

Bahasa Bali Dipakai­di Daer­ah Bali

Bahasa Ban­da Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Bang­gai Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Loinan

Bahasa Ban­jar Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Ban­tik Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Batak Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Belu Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Bobongko Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Loinan

Bahasa Bon­er­ate Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Bugis Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Bulan­ga Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Goronta­lo

Bahasa Bungku­mori Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Bungku Langku

Bahasa Buol Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Gate

Bahasa Buru Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Butung Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Enggano Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Gayo Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Geloli Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Goram Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Goronta­lo Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Gate

Bahasa Helo Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Iban Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Jawa Dipakai­di Daer­ah Jawa

Bahasa Kadan­gkala Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Kai Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Kaidi­pan Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Gate

Bahasa Kail Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Kaisar Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Kalao­toa Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Karo Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Karompa Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Kayan diper­gu­nakan di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Kenya diper­gu­nakan di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Kle­mau­tan diper­gu­nakan Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Kroe diper­gu­nakan Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Kubu diper­gu­nakan Daer­ah Sumat­era

Bahasa Lain Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Laki Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Bungku Langku

Bahasa Lam­pung Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Lan­dawe Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Bungku Langku

Bahasa Lay­olo Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Leboni Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Leti Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Loinan Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Loinan

Bahasa Lom Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Luwu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Madu­ra Dipakai­di Daer­ah Jawa

Bahasa Makas­sar Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Mandail­ing Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Man­dar Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Mapute Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Bungku Langku

Bahasa Melayu Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Melayu Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Mentawai Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Milano Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Minangk­abau Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Mon­gon­dow Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Napu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Nias Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Orang Laut Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Ot- Danum Dipakai­di Daer­ah Kali­man­tan

Bahasa Pak- Pak Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Pan­tar Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Pilpiko­ro Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Pitu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Rejang Lebong Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Riau Dipakai­di Daer­ah Sumat­era

Bahasa Roma Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Rote Dipakai­di Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Sa’ ser­ta Dipakai­di Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Salu Dipakai­di Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa San­gir Dipakai­di Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Sasak Dipakai­di Bali

Bahasa Sasak Dipakai­di Nusa Teng­gara Barat

Bahasa Sasak Dipakai­di Nusa Teng­gara Timur

Bahasa Seko Dipakai­di Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Sikule Dipakai­di Sumat­era

Bahasa Simu­lur Dipakai­di Sumat­era

Bahasa Solor Dipakai­di Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Sula Dipakai­di Maluku Wilayah Dekat Sula Bacan

Bahasa Sum­ba Dipakai­di Nusa Teng­gara Barat

Bahasa Sum­bawa Dipakai­di Nusa Teng­gara Timur

Bahasa Sun­da Dipakai­di Daer­ah Jawa

Bahasa Talaud Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Tal­i­abo Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Sula Bacan

Bahasa Tam­bu­lu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Tani­bar Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Ter­nate Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Halma­hera Utara

Bahasa Tetun Dipakai­di Daer­ah Nusa Teng­gara Timur

Bahasa Tetun Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Tidore Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Halma­hera Utara

Bahasa Tim­or Dipakai­di Daer­ah Nusa Teng­gara Timur

Bahasa Tim­or Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Tombatu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Tomi­ni Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tomoni

Bahasa Tom­pake­wa Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Ton­dano dipakai di Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Ton­tem­bun Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulut

Bahasa Tora­ja Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa Ulu­na Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Sulsel

Bahasa Walio Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Muna Butung

Bahasa Wetar Dipakai­di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Ambon Timur

Bahasa Winde­si Dipakai di Daer­ah Maluku Wilayah Dekat Halma­hera Sela­tan

Bahasa Wotu Dipakai­di Daer­ah Sulawe­si Wilayah Dekat Tora­ja

Bahasa bisa pula men­gala­mi per­gant­ian ataupun evo­lusi, bisa jadi penye­bab­nya kare­na selu­ruh orang sudah berba­hasa ibu atau bisa jadi ter­da­p­at seba­gian bahasa yang sudah dirubah secara tidak teren­cana ataupun teren­cana yang kes­im­pu­lan­nya melahirkan suatu bahasa baru dari kata kata yang tadinya tidak ada sebelum­nya hing­ga akhirnya per­la­han ter­gan­tikan begi­tu saja. (*)

 

Orig­i­nal­ly post­ed 2021-01-13 13:23:24.

Pos terkait