Macam-Macam Bahasa dan Perkembangan Bahasa
Unsplash/sean Kong

Macam-Macam Bahasa dan Perkembangan Bahasa

Rumpun bahasa Altai
Rumpun bahasa Altai adalah sekelompok bahasa yang dipergunakan oleh bangsa-bangsa Jepang, Mongolia, Mancuria dan Turki.

Keluarga bahasa ini pada umumnya terdapat di daratan utara Asia dan Eropa.

Contoh:
bahasa Jepang
bahasa Rusia
bahasa Armenia

Rumpun bahasa Austria
Rumpun bahasa Austria adalah sekelompok bahasa yang dipergunakan oleh bangsa-bangsa di daratan Asia Tenggara.

Rumpun bahasa ini juga kerap dipakai di pulau-pulau yang terletak di sebelah selatan dan timur Asia.

Contoh:
bahasa Munda di India Muka
bahasa Tagalok di Filipina
bahasa Malagasi di Madagaskar
bahasa Melayu di Malaysia

Baca Juga : 

Bahasa Melayu Bahasa Indonesia, Begini Sejarahnya

Rumpun bahasa Austria dikelompokkan menjadi 2 rumpun besar, yaitu:

Rumpun bahasa Austro-Asia
Rumpun bahasa Austro-Asia adalah sekelompok bahasa yang terdapat di daratan Asia Tenggara.

Contoh:
bahasa Munda di India Muka
bahasa Santali di India Muka
bahasa Mon-Khmer di India Belakang
bahasa Semang di Malaka

Rumpun bahasa Austronesia

Rumpun bahasa Austronesia adalah sekelompok bahasa yang terdapat di pulau-pulau sebelah selatan dan timur Asia Tenggara.

Wilayahnya amat luas. Batas-batasnya, sebelah utara Pulau Taiwan, sebelah selatan Kepulauan Selandia Baru.

Begitu pula di sebelah barat Pulau Madagaskar, dan sebelah timur Pulau Paska.

Rumpun bahasa ini dapat dikelompokkan menjadi:

Bahasa Nusantara

Bahasa Nusantara ialah sekelompok bahasa yang terdapat pulau-pulau besar bagian barat wilayah Austronesia.

Seperti Madagaskar, Sumatera, Jawa, Taiwan, Filipina, dan sebagainya.

Contoh:

bahasa Malagasi di Madagaskar
bahasa Jawa di Jawa
bahasa Tagalok di Filipina
bahasa Minang di Sumatera

Bahasa Oceania

Bahasa Oceania adalah sekelompok bahasa yang terdapat di pulau-pulau kecil di Samudra Pasifik.

Contoh:
bahasa Polinesia
bahasa Melanesia
bahasa Mikronesia

Macam-Macam Bahasa dan Perkembangan Bahasa
Bagan pembagian rumpun bahasa.

Itulah pembahasan mengenai macam-macam bahasa dan perkembangan bahasa. Khusus untuk edisi berikutnya akan dibahas mengenai perkembangan Bahasa Indonesia.

Referensi :

Alisyahbana, S. Takdir. 1978. Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia, jilid 1 dan 2. Jakarta : Dian Rakyat.

Badudu, J .S. 1979. Membina Bahasa Indonesia Baku seri 1 dan 2. Bandung : Pustaka Prima.

Badudu, J.S. 1977. Pelik-pelik Bahasa Indonesia. Bandung : Pustaka Prima

Djonhar, Gelar Paduka Sati. 1979. Pengantar Sintaksis Indonesia. Jakarta : Pradnja Paramita.

Hadidjaja, Tardjan. 1956. Tatabahasa Indonesia. Jogya: UP Indonesia.

Hasan, Amir, dkk. 1969. Seri Bahasa Indonesia, Tata Bahasa, jilid 1 dan 2. Bandung: Ganaco.

Idris, Z. H., dkk. 1979. Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas. Jakarta : PN Balai Pustaka.

Keraf, Gorys. 1980. Tatabahasa Indonesia. Ende, Roms : Nusa Indah.

Lie, Tie Gwan. 1964. Utjapan dan Edjaan Bahasa Indonesia. Djakarta : Erlangga.

Mees, C. A. 1957. T atabahasa Indonesia. Djakarta, Groningen : J. B. Wolters.

Ngafenan, Mohamad. 1985. Istilah Tatabahasa Indonesia. Klaten : PT Intan

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Sumber : Sari Tata Bahasa Indonesia
Penulis : Sumiati Budiman