Kumpulan Rumus Dan Rangkuman Ihwal Besaran Fisika

Cafeberita.com — Besaran dan Sat­u­an. Besaran ialah hal pent­ing yang mesti dikua­sai bila bergu­ru fisi­ka. Bela­jar fisi­ka tan­pa men­ge­nali besaran dan sat­u­an­nya akan con­dong men­ja­di sulit. Seba­liknya , saat murid men­gua­sai banyak sekali besaran fisi­ka dan sat­u­an­nya , maka bergu­ru fisi­ka akan men­ja­di lebih gam­pang lan­taran nyaris semua top­ik dalam bidang stu­di fisi­ka meli­batkan besaran dan sat­u­an ter­ten­tu. Selain besaran dan sat­u­an , ada­pu­la dimen­si yang juga tak kalah pent­ing. Mema­ha­mi dimen­si dari suatu besaran akan memu­dahkan men­ganal­i­sis penu­runan rumus suatu besaran dan kadan­gkala , cuma den­gan menger­ti dimensinya , kita sang­gup menye­le­saikan suatu soal walaupun tidak ingat rumus­nya. Di bawah ini edutafsi rangkum beber­a­pa subtopik men­ge­nai besaran fisi­ka.

A. Pengukuran dan Alat Ukur

Pen­guku­ran yakni pros­es mem­band­ingkan besaran ter­ten­tu yang diukur den­gan besaran seje­nis yang dite­tap­kan selaku sat­u­an. Untuk men­gukur suatu besaran dike­hen­da­ki alat ukur yang diubah­suaikan den­gan besaran yang hen­dak diukur. Dalam ser­pi­han ini , diba­has pen­guku­ran dan alat ukur untuk besaran pokok , yakni besaran pan­jang , mas­sa , dan wak­tu.

Bacaan Lain­nya

#1 Alat Ukur Pan­jang
Secara laz­im ter­da­p­at tiga alat ukur pan­jang yang sang­gup digu­nakan , yakni mis­tar , jang­ka sorong , dan mikrom­e­ter skrup. Keti­ga alat terse­but sang­gup digu­nakan untuk men­gukur besaran pan­jang sesuai kebu­tuhan. Mis­tar biasa digu­nakan untuk men­gukur pan­jang ben­da , jang­ka sorong untuk men­gukur diamter dalam dan luar , sedan­gkan mikrom­e­ter sekrup digu­nakan untuk men­gukur diam­e­ter luar dan kete­bal­an pelat tip­is.

#2 Alat Ukur Mas­sa
Mas­sa suatu ben­da sang­gup diukur den­gan meng­gu­nakan ner­a­ca atau dise­but juga tim­ban­gan mas­sa. Beber­a­pa ner­a­ca yang biasa digu­nakan untuk menim­bang atau men­gukur mas­sa ben­da antaralain ner­a­ca dua lengan , ner­a­ca tiga lengan , ner­a­ca Ochauss , ner­a­ca lengan gan­tung , ner­a­ca jarum beruku­ran , ner­a­ca dig­i­tal , dan seba­gainya.

#3 Pen­guku­ran Wak­tu
Zaman dulu , orang men­gukur wak­tu den­gan meng­gu­nakan jam pasir atau jam mata­hari. Besaran wak­tu sang­gup diukur den­gan meng­gu­nakan stop­watch. Beber­a­pa jenis stop­watch yang biasa digu­nakan antaralain stop­watch ana­log dan stop­watch dig­i­tal. Stop­watch dig­i­tal memi­li­ki kecer­matan lebih baik diband­ing stop­watch ana­log. Untuk kecer­matan yang lebih ting­gi sang­gup digu­nakan jam atom.

B. Besaran dan Satuan

Besaran yakni segala sesu­atu yang sang­gup diukur dan diny­atakan den­gan angka ser­ta biasanya memi­li­ki sat­u­an ter­ten­tu. Sedan­gkan sat­u­an yakni uku­ran besaran. Dalam bidang stu­di fisi­ka dipa­ha­mi banyak besaran dan nyaris dida­p­atkan di semua top­ik pem­ba­hasan. Di bawah ini ialah beber­a­pa besaran pokok yang pal­ing umum.

#1 Besaran Mas­sa
Mas­sa ialah besaran pokok yang meny­atakan uku­ran kelem­ba­man suatu ben­da , yakni kecen­derun­gan suatu ben­da untuk men­ja­ga posisinya. Mas­sa ben­da berafil­iasi den­gan jum­lah zat atau materi yang dikan­dung oleh ben­da terse­but. Sat­u­an dari mas­sa yakni kilo­gram (kg).

#2 Besaran Pan­jang
Pan­jang ialah besaran pokok yang meny­atakan jarak antar titik atau jarak dalam ruang. Dalam pem­ba­hasan , pan­jang tidak senan­ti­asa dise­but pan­jang tapi ser­ing­pu­la diny­atakan den­gan kata yang lain umpa­manya jarak tem­puh , per­pin­da­han , ket­ing­gian , dan seba­gainya. Sat­u­an dari besaran pan­jang yakni meter (m).

#3 Besaran Wak­tu
Wak­tu yakni besaran yang meny­atakan lamanya suatu peri­s­ti­wa ber­jalan , umpa­manya lamanya ben­da berg­er­ak , banyak wak­tu yang dike­hen­da­ki untuk bepin­dah sejauh s meter , wak­tu yang dike­hen­da­ki untuk meraih titik tert­ing­gi pada ger­ak ver­tikal , dan seba­gainya. Sat­u­an dari wak­tu yakni sekon (s).

C. Jenis-jenis Besaran

Berdasarkan sat­u­an­nya , besaran dibedakan men­ja­di :
#1 Besaran Pokok
Besaran pokok yakni besaran yang sat­u­an­nya sudah dipu­tuskan apala­gi dulu dan bukan ialah turunan dari besaran lain­nya. Dalam fisi­ka , dipa­ha­mi tujuh besaran pokok , yakni besaran pan­jang , mas­sa , wak­tu , suhu , besar lengan berkuasa arus , jum­lah zat , dan inten­si­tas cahaya.

#2 Besaran Turunan
Besaran turunan yakni besaran yang ditu­runk­an dari satu atau beber­a­pa besaran pokok. Sat­u­an besaran pokok ditu­runk­an dari besaran pokok atau diny­atakan den­gan sat­u­an khusus yang nilainya setara. Beber­a­pa besaran turunan antaralain luas , vol­ume , kela­juan , kecepatan , gaya , per­cepatan , jer­ih payah , daya , dan seba­gainya.

Berdasarkan nilai dan arah , besaran dibedakan men­ja­di:
#1 Besaran Vek­tor
Besaran vek­tor yakni besaran yang tidak cuma memi­li­ki nilai tapi juga memi­li­ki arah. Beber­a­pa besaran yang ter­go­long besaran vek­tor antaralain per­pin­da­han , kecepatan , gaya , saat-saat , dan seba­gainya. Besaran vek­tor biasanya diny­atakan nilai dan arah­nya , umpa­manya suatu ben­da berg­er­ak den­gan kecepatan 4 m/s ke kanan , atau suatu ben­da berpin­dah 4 m ke kiri , dan seba­gainya.

#2 Besaran Skalar
Besaran skalar yakni besaran yang cuma memi­li­ki nilai dan tidak memi­lik arah. Den­gan kata lain , besaran skalar yakni besaran yang cuma memi­li­ki besar saja , umpa­manya jarak tem­puh , kela­juan , vol­ume , tekanan , dan seba­gainya.

D. Dimensi

Dimen­si suatu besaran berbin­cang bagaimana cara suatu besaran terse­but ter­susun dari besaran-besaran pokok. Dimen­si biasanya diny­atakan den­gan lam­bang atau karak­ter ter­ten­tu yang dit­ulis kap­i­tal dan diapit oleh tan­da kurung siku. Peng­gu­naan karak­ter biasanya diubah­suaikan den­gan sim­bol besaran. Mis­al­nya besaran pan­jang (l) memi­li­ki dimen­si [L] , besaran mas­sa (m) memi­li­ki dimen­si [M] , begi­tu seterus­nya.

Untuk besaran turunan , dimen­si dipu­tuskan menu­rut rumus besaran turunan terse­but yang kemu­di­an diny­atakan dalam ben­tuk besaran pokok. Sete­lah besaran-besaran pokok yang menyusun besaran turunan dike­nali , maka dimensinya sang­gup dipu­tuskan sesuai den­gan rumus­nya. Berikut beber­a­pa cntoh dimen­si besaran turunan:
1). Per­cepatan (m/s2) → [L][T]-2
2). Gaya (kg m/s2) → [M][L][T]-2
3). Usa­ha (kg m2/s2) → [M][L]2[T]-2
4). Daya (kg m2/s3) → [M][L]2[T]-3

E. Penjumlahan Vektor

Mis­alkan dua buah gaya melakukan peker­jaan pada suatu ben­da den­gan arah yang berlainan , dimana ked­ua gaya terse­but mem­ben­tuk sudut ter­ten­tu seumpa­ma ter­li­hat pada gam­bar di bawah ini , maka besar resul­tan gaya yang diala­mi oleh ben­da terse­but sang­gup dipu­tuskan den­gan rumus cos­i­nus.

Kumpulan rumus besaran dan satuan

#1 Resul­tan Dua Vek­tor

R = F1 + F2 = √F12 + F22 + 2F1.F2 cos θ

#2 Selisih Dua Vek­tor

F1 — F2 = √F12 + F22 — 2F1.F2 cos θ

Keteran­gan :
F1 = besaran vek­tor per­ta­ma
F2 = besaran fek­tor ked­ua
θ = sudut antara ked­ua vek­tor.

Rumus resul­tan vek­tor di atas sung­guh pent­ing untuk dipa­ha­mi lan­taran ser­ing digu­nakan pada soal-soal yang meli­batkan besaran vek­tor seumpa­ma gaya , jer­ih payah , gaya grav­i­tasi , gaya listrik , dan seba­gainya. Rumus di atas laz­im digu­nakan untuk menyelek­si resul­tan gaya yang melakukan peker­jaan pada ben­da atau menyelek­si jer­ih payah total yang dijalankan dua buah gaya.

Kumpulan rumus besaran dan satuan

Demikian­lah kumpu­lan rumus dan rangku­man teori fisi­ka ten­tang besaran fisi­ka dan sat­u­an­nya yang sang­gup edutafsi bagikan , supaya sang­gup men­ja­di media penun­jang pem­be­la­jaran. Jika rumus dan rangku­man ini berhar­ga , ban­tu kami mem­bagikan­nya ter­hadap teman-teman anda lewat tombol share yang terse­dia. Ter­i­makasih.

Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com yakni blog ten­tang materi bela­jar. Gunakan Kolom Search atau pen­car­i­an untuk mener­i­ma materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait