Beranda Cafe Kopiriolo Nama Cafe Unik dengan Nuansa Jadul

Kopiriolo Nama Cafe Unik dengan Nuansa Jadul

14
0
Kopiriolo Nama Cafe Unik dengan Nuansa Jadul
Gambar: Cafeberita.com

Kopiriolo Nama Cafe Unik

Kopiriolo nama cafe unik, kini cukup dikenal di Makassar. Tempat nongkrong satu ini, cukup murah dan nyaman menghabiskan waktu lowong.

Membangun usaha cafe tentunya bukan perkara mudah. Butuh ide, khususnya pada nama cafe dan artinya.

Memang cafe atau warung kopi kini kian menjamur dengan berbagai nuansa. Beberapa diantaranya mengusung konsep jadul.

Seperti, cafe Kopiriolo. Tempat ngopi yang terletak di Jalan Beruang ini mengusung konsep jadul. Sejumlah aksesorinya dari barang bekas.

Hanya saja, barang bekasnya tersebut berkelas. Langka. Unik. Diambil dari benda-benda peninggalan tempo dulu.

Ada Sepeda Ontel di Cafe

Kopiriolo Cafe
Foto: cafeberita.com

Sebutlah, di tempat ngopi ini masih bisa kita jumpai sepeda ontel sebagai penghias. Ada pula canteng atau canting.

Cangkir ini dari besi dan juga cerek atau teko besi. Motif burik. Cukup terkenal pada era 70-an. Kopiriolo nama cafe unik ini sangat cocok untuk disandangnya.

Tak hanya itu, dalam ruangan berlantai dua ini masih bisa kita jumpai kursi yang sandaran dan alas duduknya menggunakan tali plastik zaman dulu serta yang juga masih memakai rajutan rotan.

Di cafe yang memiliki nama unik ini pula, juga terasa di lantai dua. Ada sejumlah figura foto-foto warna hitam putih lengkap dengan hiasan lampu-lampu petromaks terpasang di dinding.

Soal lantainya, baik di lantai satu dan lantai dua lantainya beralaskan tegel jadul. Berwarna abu-abu yang berbahan semen dan pasir beton, dipadu dengan keramik bermotif batik.

Terinspirasi Orang Jawa

Cafe Jadul
Foto: cafeberita.com

Kata ownernya, Sudomo Pakusadewo, Kopiriolo ini dari kata Kopi Riolo. Kalau dalam bahasa Bugis artinya kopi zaman dahulu.

“Memanfaatkan barang-barang bekas zaman jadul ini sebenarnya terinspirasi dari orang-orang Jawa. Mereka itu banyak kolektor benda tempo dulu,” bebernya.

Menurut putra kelahiran Jeneponto ini, Kopiriolo nama cafe unik ini sebenarnya sudah lama terpikir untuk diadakan. Sudah cukup lama terpikir.

Pasalnya, daripada tersimpan begitu saja di gudang mending dibersihkan, dirawat untuk kemudian dipasang untuk kian menambah kesan artistik.

“Barang bekas ini beberapa di antaranya saya dapatkan dari teman-teman dan juga hunting (berburu) sana sini,” bebernya.

Misalnya mesin ketik, lampu delman, serta beberapa petromaks yang kini sudah dimodif lampunya nan diganti dengan lampu neon. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here