spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Kecepatan Sehabis T Detik Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) yakni gerak pada lintasan lurus yang memiliki percepatan konstan sehingga kecepatan benda berubah secara teratur. Perubahan kecepatan benda sanggup terjadi alasannya percepatan atau perlambatan. Jika benda mengalami percepatan nyata , maka benda akan dipercepat sehingga kecepatannya makin besar. Sebaliknya , kalau benda mengalami percepatan negatif atau perlambatan , maka benda akan diperlambat sehingga kecepatannya makin kecil. Besar kecepatan benda sehabis t detik pada GLBB sungguh bergantung pada besar kecepatan permulaan benda dan besar percepatan yang dialaminya. Jika benda mengalami percepatan , maka kecepatan benda sehabis t detik lebih besar dari kecepatan awalnya. Sebaliknya , kalau benda mengalami perlambatan , maka kecepatan benda sehabis t detik lebih kecil dari kecepatan awalnya. Pada potensi ini , Bahan berguru sekolah akan membahas rumus menyeleksi kecepatan benda sehabis t detik pada gerak lurus berubah beraturan.

Rumus Umum GLBB

Sebenarnya , untuk menguasai topik gerak lurus berubah beraturan , salah satu hal penting mesti kita ketahui yakni besaran-besaran apa saja yang digunakan dalam topik tersebut. Jika kita mengerti besaran yang digunakan sekaligus mengenali satuannya , maka akan sungguh gampang mengingat rumusnya.

Secara garis besar , dalam gerak lurus berubah beraturan dipahami beberapa besaran , yaitu:
1. Kecepatan permulaan : kecepatan mula-mula benda
2. Kecepatan sehabis t detik : kecepatan sehabis meraih jarak tertentu
3. Percepatan : mempercepat atau memperlambat gerak benda
4. Perpindahan : selisih antara posisi selesai dengan posisi permulaan benda
5. Waktu : usang waktu yang dikehendaki benda selama bergerak.

Itulah lima besaran fisika yang terkait dengan gerak lurus berubah beraturan. Kelima besaran tersebut mesti kita ketahui mudah-mudahan sanggup menganalisis dan mengakhiri soal yang berafiliasi dengan gerak lurus berubah beraturan.

Kecepatan benda sehabis t detik GLBB

Salah satu halangan dalam mengakhiri soal-soal fisika terutama GLBB yakni kesusahan atau kekeliruan dalam mengidentifikasi besaran yang ditanya. Seringkali , murid mengalami kesusahan untuk menyeleksi solusi alasannya mereka tidak tahu apa yang ditanya dalam soal.

Kesulitan tersebut sanggup muncul alasannya murid tidak sungguh-sungguh mengerti apa definisi dari kelima besaran tersebut. Maka tidak mengherankan kalau banyak murid yang tidak sanggup mengakhiri sebuah soal sederhana walaupun rumusnya sudah ada di depan mata.

Hubungan antara kelima besaran tersebut sudah didapatkan dan disusun selaku rumus dasar atau rumus biasa yang berlaku untuk gerak lurus berubah beraturan. Berikut rumus GLBB tersebut:

Vt = Vo ± at
Vt2 = Vo2 ± 2as
s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan permulaan benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = usang waktu benda bergerak (s).

Poin penting yang perlu diamati pada rumus di atas yakni perihal tanda percepatan. Jika benda mengalami percepatan nyata , maka gunakan tanda tambah. Sebaliknya , kalau benda mengalami percepatan negatif (perlambatan) , maka gunakan tanda kurang.

Baca juga : Perpaduan Antara GLB dengan Gerak Vertikal ke Atas.

Menentukan Kecepatan Benda Setelah t Detik

Pada kotak rumus di atas terlihat ada tiga rumus utama yang biasa digunakan dalam gerak lurus berubah beraturan. Ketiga rumus tersebut sanggup digunakan untuk menyeleksi kecepatan benda sehabis t detik bergantung pada besaran-besaran apa saja yang dikenali dalam soal. Berikut ada beberapa kemungkinan dalam soal.

#1 Kecepatan Awal , Waktu , dan Percepatan Diketahui
Jika kecepatan permulaan benda , percepatan , dan waktu benda bergerak dikenali dalam soal , maka kecepatan benda sehabis t detik sanggup dijumlah dengan gampang yakni dengan menggunakan rumus pertama dalam GLBB , yakni selaku berikut:

Vt = Vo ± at

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan permulaan benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
t = usang benda bergerak (s).

Contoh Soal :
Deni mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan permulaan 30 m/s dan percepatan konstan sebesar 2 m/s2. Tentukan kecepatan sepeda motor Deni pada detik ke-5.

Pembahasan :
Dik : Vo = 30 m/s , a = 2 m/s2 , t = 5 s
Dit : Vt = … ?

Kecepatan pada detik ke-5 :
⇒ Vt = Vo + at
⇒ Vt = 30 + 2(5)
⇒ Vt = 30 + 10
⇒ Vt = 40 m/s

Jadi , kecepatan sepeda motor Deni pada detik ke-5 yakni 40 m/s. Perhatikan bahwa kecepatan sehabis t detik lebih besar dari kecepatan permulaan alasannya benda mengalami percepatan.

Baca juga : Perpaduan Antara GLB dengan Gerak Jatuh Bebas.

#2 Kecepatan Awal , Percepatan dan Perpindahan Diketahui
Jika kecepatan permulaan benda , percepatan , dan perpindahan yang ditempuh benda dikenali dalam soal , maka kecepatan benda sehabis t detik sanggup kita hitung dengan rumus kedua , yakni selaku berikut:

Vt2 = Vo2 ± 2as

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan permulaan benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m).

Contoh Soal :
Sebuah kendaraan beroda empat bergerak dengan kecepatan permulaan 20 m/s. Jika kendaraan beroda empat mengalami perlambatan konstan sebesar 10 m/s2 , maka pastikan kecepatan kendaraan beroda empat sehabis kendaraan beroda empat menempuh jarak sejauh 15 meter dari posisi awalnya.

Pembahasan :
Dik : Vo = 20 m/s , a = 10 m/s2 , s = 15 m
Dit : Vt = …. ?

Kecepatan kendaraan beroda empat sehabis berpindah sejauh 15 meter:
⇒ Vt2 = Vo2 – 2as
⇒ Vt2 = 202 – 2(10)(15)
⇒ Vt2 = 400 – 300
⇒ Vt2 = 100
⇒ Vt = 10 m/s

Jadi , kecepatan kendaraan beroda empat sehabis menempuh jarak sejauh 15 meter yakni 10 m/s. Perhatikan rumusnya menggunakan tanda kurang alasannya benda diperlambat. Perhatikan juga kecepatan kendaraan beroda empat jadi lebih kecil dari kecepatan mulanya alasannya kendaraan beroda empat mengalami perlambatan.

#3 Percepatan , Perpindahan , dan Waktu Diketahui
Jika kecepatan permulaan benda tidak dikenali dalam soal , untuk menyeleksi kecepatan benda sehabis t detik , kita mesti menyeleksi kecepatan permulaan benda apalagi dahulu. Jika percepatan , perpindahan , dan waktu dikenali , maka kecepatan permulaan benda sanggup dijumlah dengan rumus ketiga.

s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vo = kecepatan permulaan benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = waktu (s).

Dengan menggunakan rumus tersebut , kita pastikan besar kcepatan permulaan benda. Setelah kecepatan permulaan benda dikenali , berikutnya kita pastikan kecepatan sehabis t detik dengan menggunakan dua rumus sebelumnya.

Contoh Soal :
Sebuah benda bergerak kecepatan permulaan Vo dan percepatan konstan sebesar 4 m/s2. Jika dalam waktu 2 detik benda meraih perpindahan sebesar 16 meter , maka tentukanlah kecepatan benda pada detik ke-4. 

Pembahasan :
Dik : a = 4 m/s2 , t1 = 2s , s = 16 m , t2 = 4 s. 
Dit :  Vt = …. ?

Kecepatan permulaan benda:
⇒ s = Vo.t1 + ½a. t12
⇒ 16 = Vo(2) + ½ (4) (2)2
⇒ 16 = 2Vo + 8
⇒ 16 – 8 = 2Vo
⇒ 2Vo = 8
⇒ Vo = 4 m/s

Kecepatan benda pada detik ke-4 :
⇒ Vt = Vo + at2
⇒ Vt = 4 + 4(4)
⇒ Vt = 4 + 16
⇒ Vt = 20 m/s

Jadi , kecepatan benda tersebut pada detik ke-4 yakni 20 m/s. Perhatikan penggunaan besaran waktu dalam kedua rumus di atas. Rumus pertama menggunakan t1 , rumus kedua menggunakan t2.

Baca juga : Pembahasan Soal SBMPTN ihwal GLBB.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog ihwal materi belajar. Gunakan Kolom Search atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles