Beranda Wisata Kampung Halaman Shakespeare, Mari Berkelana

Kampung Halaman Shakespeare, Mari Berkelana

111
0
Kampung Halaman Shakespeare
Gereja Holy Trinity tempat di makamkan Shakespeare (Unsplash/Luis Fernando Felipe Alves)

Mari berkenalan dengan kampung halaman Shakespeare. Ada banyak destinasi yang sangat indah untuk dikenang.

Jika Anda diminta untuk menyebutkan beberapa tokoh sastra dunia, mungkin nama William Shakespeare akan menjadi salah satu jawabannya.

Atau paling tidak karyanya, kisah terkenal ‘Romeo and Juliet’ tak asing di telinga Anda.

Tak hanya karya-karyanya yang terus dikenang oleh para pecinta dan penikmat sastra, kampung halaman Shakespeare pun saat ini menjadi salah satu tujuan wisata di Inggris yang sayang jika dilewatkan.

Shakespeare dilahirkan dan dimakamkan di Strat-ford-upon-Avon, kota kecil di wilayah Warwickshire.

Jarak Tempuh

Berjarak sekitar 100 mil dari London yang bisa ditempuh dalam waktu dua jam perjalanan, atau hanya 40 menit perjalanan jika dijangkau dari Birmingham.

Sejak awal menjejakkan kaki, suasana asri dan ‘Shakesperian’ sudah sangat terasa. Figur Shakespeare dalam berbagai bentuk termasuk potongan kalimat karyanya mudah ditemukan.

Didominasi bangunan bergaya Tudor, pengunjung seakan berkelana ke tahun 1500-an.

Penjelajahan dapat dilakukan dengan berjalan kaki, hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Kampung Halaman Shakespeare
Lokasi tempat disemayamkan Shakespeare (Unsplash/Toa Heftiba) 

Dimulai dengan mendatangi Henley Street, salah satu jalanan tertua di kota tersebut. Di sana berdiri sebuah rumah yang diyakini sebagai tempat lahir Shakespeare.

Rumah tersebut telah disulap menjadi museum. Untuk masuk ke dalam, setiap pengunjung harus membeli tiket terusan yang juga berlaku untuk mengunjungi tempat lainnya.

Sungai Avon

Setelah dari Shakespeare’s Birthplace, perjalanan dilanjutkan ke arah sungai Avon.

Di sepanjang jalan, dengan mudah dapat ditemukan kafe-kafe dan kedai teh yang cocok dikunjungi untuk menikmati suguhan bergaya Inggris.

Setelah sampai ke pinggiran sungai Avon, petualangan dilanjutkan ke arah The Royal Shakespeare Theatre.

Di gedung teater ini, karya-karya Sang Penyair dimainkan secara berkala. Jadi, bagi yang ingin melihat bagaimana tokoh-tokoh yang diciptakan oleh Shakespeare hidup, maka wajib untuk memesan tempat untuk pertunjukan di sini.

Tak jauh dari gedung tempat pertunjukan, Gereja Holy Trinity sudah terlihat. Gereja di mana Shakespeare kecil dibaptis, dan kemudian dimakamkan dan inilah kampung halaman Shakespeare.

Siapa saja bebas masuk berwisata, selama tidak ada peribadatan. Untuk mendekat ke makam Shakespeare, pengunjung diharapkan berdonasi sebesar £3.

Makam keluarga Shakespeare berada tepat di bawah altar. Di sana terdapat figura yang bertuliskan ‘The Grave of the Poet William Shakespeare 1564-1616” sebagai penanda di mana persisnya jasad Shakespeare disemayamkan. (*)

Penulis : NENDEN SEKAR ARUM – INGGRIS

Tinggalkan Komentar