Beranda Berita Jangan Golput Pilkada 2020, Ayo ke TPS

Jangan Golput Pilkada 2020, Ayo ke TPS

16
0
Jangan Golput Pilkada 2020, Ayo ke TPS

Jangan Golput Pilkada 2020, Ayo ke TPS

Hari pencoblosan Pilkada serentak kini tersisa 19 hari lagi. Seruan jangan golput Pilkada 2020, ayo ke TPS kian gencar diserukan.

Tentunya semua ini diharapkan agar tercipta demokrasi yang sesuai dengan harapan semua pihak. Utamanya pula tingkat partisipasi masyrakata dalam menentukan siapa pemimpin mereka hingga lima tahun kedepan.

Terlebih, target nasional penyelenggara pemilu tahun ini adalah di atas 75 persen. Kurang dari itu, maka Pilkada 2020 ini bisa disebut masih gagal.

Olehnya itu, diharapkan semua yang telah masuk daftar pemilih tetap (DPT) untuk bersama-sama ke TPS untuk mencoblos siapa tokoh atau calon kepala daerah mereka yang diinginkan hingga 2026 mendatang.

Terkhusus di Sulsel, ada 12 kabupaten kota yang sedang berpilkada. Masyarakat pun diharapkan datang dengan tanpa paksaan ke bilik suara. Seruan jangan Golput pilkada 2020, ayo ke TPS harus disukseskan.

Di Kota Makassar misalnya. Ada empat calon wali kota dan wakil wali kota Makassar yang bertarung memperebutkan satu kursi.

Salah satunya, dari paslon nomor urut 1 yaitu Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi. Paslon yang juga dikenal dengan nama Adama tersebut juga menyerukan hal yang sama.

Fatmawati Rusdi, bahkan sudah menyerukan kepada seluruh wajib pilih untuk menyalurkan hak pilihnya alias jangan golput pada 9 Desember mendatang.

Seruan ini semata-mata untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Pilkada Makassar. Sebab, partisipasi pemilih adalah salah satu alat ukur dalam menyukseskan kontestasi di Makassar.

“Menaruh harapan, agar warga yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya. Datang ke TPS masing-masing pada 9 Desember mendatang untuk mencoblos 1 pasangan,” tulis Fatma melalui postingan fotonya di akun instagram pribadinya, @fatmawatirusdi, pada Kamis (19/11/2020).

Fatma memposting specimen kertas suara dengan gambar pasangan nomor urut 1 yang sudah tercoblos. Mantan anggota DPR RI ini juga kembali menekankan agar menjadikan Pilkada Makassar berjalan dengan sebaik-baiknya. Bukan malah menyebar fitnah, omong kosong, dan melakukan pembodohan publik.

“Sebagai kontestan di Pilkada Makassar, menjadi salah satu kewajiban kami untuk mengajak warga menyukseskan suksesi kepemimpinan ini. Berpartisipasi bersama, dan mendorong setiap tahapan berjalan sesuai koridor. Bermartabat, sehat, jujur, dan demokratis,” tulis Fatma yang juga mantan ketua TP PKK Sidrap selama 10 tahun itu.

Pada akhir unggahannya, Fatma menegaskan bahwa satu suara akan menentukan masa depan Kota Makassar lima tahun ke depan.

“1 suara kita menentukan arah dan masa DePan Makassar. Masa DePan generasi dan anak-cucu kita. Masa DePan peradaban. Janganki’ lupa ajak keluarga, kerabat, dan sahabatta’. Salama’ki!” tambah mantan Anggota DPR RI.

Bukan kali ini saja Fatma mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya. Dalam setiap agenda pertemuan dengan warga, khususnya saat memasuki masa kampanye, dirinya melontarkan seruan serupa. Selain itu, juga mengingatkan kepada warga agar pemilih calon yang sudah terbukti dan menawarkan program masuk akal.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar sebelumnya telah menetapkan sebanyak 901.087 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Makassar.

DPT itu tersebar di 15 kecamatan. Dari jumlah DPT, sebanyak 436.620 pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 464.467 pemilih berjenis kelamin perempuan. Selain itu, terdapat 2.394 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 153 kelurahan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here