Beranda Berita Hama Tikus Menyerang Warga Sidrap

Hama Tikus Menyerang Warga Sidrap

0
Hama Tikus Menyerang Warga Sidrap
Unsplash/Matt Seymour

CAFEBERITA.COM – Warga Sidrap kini dipusingkan oleh semakin banyaknya hama tikus yang menyerang.

Khususnya para petani yang menggantungkan hidupnya dari bercocok tanam padi di sawah. Mereka kesulitan membasmi jama tikus ini.

Tak sedikit petani kini mulai gamang. Mereka risau jika nantinya gagal panen lagi seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Petani kini berharap banyak kepada pemerintah setempat agar kiranya dibantu membasmi hama tikus ini. Sebab, jika dibiarkan bakal merugi terus sepanjang tahun.

Bila hal tersebut terjadi. Bukan tak mungkin petani yang tadinya menjual beras kini harus berbalik membeli beras.

Beruntung, kemarin sejumlah petani dan aparat lingkungan melakukan Gerdal hama tikus. Salah satunya di Sereang.

BACA JUGA :   Penutupan Program RIF, Pemkab Sidrap Ikut Pertemuan Online Kementerian PPN

Pemerintah Kabupaten Sidrap melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus di desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Rabu (22/7/2020).

Hama Tikus Menyerang Warga Sidrap
Hama Tikus Menyerang Warga Petani Sidrap.

Gerdal dilakukan para penyuluh pertanian Sidrap bekerja sama UPTD Kantor IP3-OPT Tiroang Pinrang. Aksi yang melibatkan petani itu menggunakan alat postiran bom asap pembasmi tikus, kompor tikus, dan mesin pompa air.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pertanian, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap, Ibrahim.

Funsional DPHPKP Kamaruddin, Penyuluh Hama Penyakit Muktar Zain Abu, Kepala BPP Sereang Musfiani, dan PPK Maritengngae Hj. Nursiah Ali.

BACA JUGA :   Rumah Baca Parepare dan Kreasi Qalam Hadirkan Kreator dan Akademisi Bahas Alquran dengan Seni

Sekretaris DPHPKP, Ibrahim mengatakan, tujuan kegiatan untuk mengendalikan penyebaran hama tikus dan upaya peningkatan capaian produksi petani.

Selain ini untuk mengurangi populasi tikus untuk musim tanam berikutnya, ujar Ibrahim.

Ibrahim juga mengimbau para petani agar selalu proaktif melakukan pembasmian tikus, agar hama tikus dapat terkendali dan hasil produksi dapat meningkat.

Selain hama tikus. Petani Sidrap saat ini juga dipusingkan oleh hama wereng coklat. Hama padi satu ini juga sangat berbahaya.

Apalagi menurut pengakuan sejumlah petani, sejauh ini belum ada racun yang betul-betul bisa membasminya.

Hama ini ukuran tubuhnya sangat kecil. Saking kecilnya nyaris tak bisa dilihat oleh pelupuk mata.

BACA JUGA :   Erna Rasyid Taufan Turun Sawah, Sangat Telaten

Lebih parahnya lagi, rupanya hama wereng ini juga mulai menyerang padi jenis Ciherang dan IR64. Meski sudah diberi racun masih saja bisa berkembang biak.

Hama wereng ini salah satunya banyak dijumpai di Kecamatan Maritengngae dan sudah ada beberapa tanaman padi yang sudah terserang hama.

Tanda-tandanya tanaman padi tampak layu dan kondisi perbertumbuhannya tak normal alias kerdil seperti pada tanaman padi lainnya yang belum terserang.

Olehnya itu, petani berharap ada kerja nyata dari pemerintah untuk membasmi hama ini. Utamanya tikus yang kini mulai merajalela. (tik)

Tinggalkan Komentar