spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Faktor-Faktor Yang Menghipnotis Laju Reaksi Kimia

Setiap reaksi kimia memiliki karakteristik yang berbeda-beda dalam hal kelajuan. Ada reaksi kimia yang sanggup berjalan sungguh cepat , adapula reaksi kimia yang berjalan sungguh lambat. Cepat lambatnya sebuah reaksi , bergantung pada laju reaksi. Laju reaksi ialah besaran yang digunakan untuk menyatakan cepat lambatnya sebuah reaksi berlangsung. Besar laju reaksi memamerkan pergantian fokus setiap satuan waktu sampai terbentuk senyawa gres atau produk reaksi. Karena laju reaksi dipengaruhi oleh beberapa aspek , maka untuk menerima laju yang dikehendaki , kita mesti mengkondisikan faktor-faktor tersebut sesuai pengaruhnya haruskah ditambah atau dikurang.

Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi

Laju reaksi kimia dipengaruhi oleh beberapa aspek yakni fokus atau kadar zat , luas permukaan sentuh , tekanan , suhu , dan pengaruh katalis. Berikut ini ulasan mengenai faktor-faktor tersebut dan bagaimana aspek tersebut mensugesti laju reaksi.

#1 Konsentrasi
Konsentrasi mewakili banyaknya zat yang bereaksi. Jumlah partikel atau zat pereaksi sungguh mensugesti besar tumbukan dalam reaksi sehingga ialah hal penting dalam menyeleksi laju reaksi. Semakin besar fokus , maka bertambah banyak zat yang bereaksi dan kian besar kemungkinan terjadinya tumbukan.

Jika tumbukan antara partikel kian besar , maka kemungkinan terjadinya reaksi juga akan kian besar. Dengan demikian , peningkatan fokus pereaksi mengakibatkan aktifnya tumbukan antar partikel dan akan membuat laju reaksi kian cepat.

SUBTOPIK

  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Kimia
  • Bagaimana Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi Kimia?
  • Apa Pengaruh Luas Pemukaan Zat Terhadap Laju Reaksi?
  • Bagaimana Pengaruh Suhu dan Energi Aktivasi Dalam Reaksi Kimia?
  • Apa yang Dimaksud dengan Katalis dan Pengaruhnya Terhadap Laju Reaksi?

Sebaliknya , jikalau fokus pereaksi kian kecil , maka kemungkinan terjadinya tumbukan juga kian kecil sehingga laju reaksi juga akan menurun. 

#2 Luas Permukaan
Salah satu syarat mudah-mudahan reaksi sanggup berjalan yakni zat-zat pereaksi mesti bercampur dan saling bersentuhan. Pada adonan pereaksi yang heterogen , reaksi cuma terjadi pada bidang batas adonan yang disebut bidang sentuh.

Reaksi kimia akan berjalan lebih singkat jikalau luas permukaan atau bidang sentuhnya lebih luas. Semakin luas permukaan , maka kian cepat pula laju reaksinya. Sebaliknya , kian kecil luas permukaan maka kian kecil laju reaksinya.

#3 Tekanan
Pengaruh tekanan akan sungguh terlihat pada reaksi kimia yang melibatkan pereaksi berupa gas. Peningkatan tekanan pada reaksi yang melibatkan pereaksi gas akan memajukan laju reaksi. Pengaruh ini tidak akan terlihat pada reaksi yang melibatkan zat padat dan zat cair.

Pada dasarnya , pengaruh tekanan kepada laju reaksi sama halnya dengan pengaruh fokus alasannya yakni peningkatan tekanan umumnya ditangani untuk memajukan persentase gas yang bereaksi dalam kesetimbangan campuran. Dengan demikian , peningkatan tekanan gas sama dengan peningkatan pada konsentrasinya dan mensugesti laju reaksi.

#4 Suhu

Pada suhu yang tinggi , energi molekul bertambah sehingga laju molekul juga bertambah. Meningkatnya laju molekul memungkinkan reaksi berjalan secara cepat. Kaprikornus , kian tinggi suhu kian besar pula laju reaksinya.

Energi minimum yang diharapkan untuk berlangsungnya sebuah reaksi disebut energi aktivasi. Secara biasa , bila suhu dinaikkan 10o C , laju reaksi akan menjadi dua kali lebih besar. Dengan kata lain , setiap peningkatan suhu 10o C , lau reaksinya akan menjadi dua kali lebih cepat.

#5 Katalis
Dalam ilmu kimia dipahami dua zat yang mensugesti laju reaksi yakni katalis dan inhibitor. Katalis ialah zat yang sanggup mempercepat laju reaksi sedangkan inhibitor yakni zat yang menghalangi laju reaksi.

Reaksi kimia yang lambat sanggup dipercepat dengan menyertakan katalis. Katalis akan ikut dalam proses reaksi tetapi tidak mensugesti hasil reaksi melainkan cuma mempercepat lajunya. Katalis memungkinkan reaksi berjalan lebih singkat akhir pergantian yang dipicunya kepada pereaksi.

Cara Meningkatkan Laju Reaksi

Kita sudah membahas beberapa aspek yang mensugesti laju reaksi. Dengan demikian , kita sanggup beberapa upaya mudah-mudahan sebuah reaksi kimia yang lambat sanggup berjalan lebih cepat. Berikut bebeapa upaya untuk memajukan laju reaksi :

#1 Memperbesar fokus pereaksi
Memperbesar fokus pereaksi membuat tumbukan lebih sering terjadi alasannya yakni jumlah partikelnya banyak , sehingga reaksi akan berjalan lebih cepat.

#2 Memperluas permukaan zat padat
Memperluas permukaan sanggup ditangani dengan cara meghaluskan zat padat atau memperkecil ukurannya. Dengan permukaan yang luas , bidang sentuh juga kian luas sehingga tumbukan lebih gampang terjadi.

#3 Memperbesar tekanan
Memperbesar tekanan ditangani dengan cara memampatkan gas. Pemampatan membuat ruang dalam gas kian kecil sehingga tumbukan akan lebih sering terjadi.

#4 Menaikkan suhu
Menaikkan suhu ditujukan mudah-mudahan energi gerak partikel lebih besar. Jika energi kinetik partikel makin besar dan sanggup melebihi energi aktivasinya , maka reaksi akan berjalan lebih cepat.

#5 Menambahkan katalis
Dengan menyertakan katalis , kita sanggup memperkecil energi aktivasi sehingga banyak partikel yang energi kinetiknya lebih besar ketimbang energi aktivasi. Dengan demikian , reaksi akan berjalan lebih cepat.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog mengenai materi belajar. Gunakan suguhan atau pencarian untuk mendapatkan materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles