EU-Indonesia CEPA Bahas Potensi Perdagangan dan Investasi

EU-Indone­sia CEPA — Del­e­gasi Uni Eropa untuk Indone­sia, bek­er­ja sama den­gan Pemer­in­tah Provin­si Sumat­era Sela­tan, melakukan perte­muan bis­nis secara vir­tu­al hari ini (15/6).

Tujuan­nya untuk meningkatkan pema­haman akan Per­jan­jian Kemi­traan Ekono­mi Kom­pre­hen­sif (CEPA) yang ten­gah dalam tahap perundin­gan antara Indone­sia dan Uni Eropa, ser­ta untuk mem­ba­has pelu­ang perda­gan­gan dan inves­tasi den­gan para pemangku kepentin­gan di provin­si terse­but.

Pemer­in­tah Provin­si Sumat­era Sela­tan telah melak­sanakan berba­gai pro­gram untuk mem­per­cepat pemuli­han ekono­mi ser­ta men­dorong inves­tasi di sek­tor infra­struk­tur, indus­tri dan per­tan­ian.

Baca Juga:

Hon­da Beat Kar­bu Vs Injek­si

Tips Mem­be­li Per­hi­asan Emas di Toko

Cara Berbis­nis Emas Bagi Pem­u­la

Keru­gian Inves­tasi Emas Antam, Logam Mulia

TTS Peng­hasil Uang, Teka Teki Silang Peng­hasil Uang

Duta Besar Uni Eropa untuk Indone­sia dan Brunei Darus­salam Bapak Vin­cent Piket men­gatakan, “Uni Eropa men­dukung upaya Pemer­in­tah Provin­si Sumat­era Sela­tan untuk meningkatkan perda­gan­gan dan inves­tasi.

Kami menyam­but baik kem­balinya inves­tasi asing lang­sung di Indone­sia baru-baru ini, ter­ma­suk dari Uni Eropa. Per­jan­jian Kemi­traan Ekono­mi Kom­pre­hen­sif antara Indone­sia dan Uni Eropa (EU-Indone­sia CEPA) akan mem­ban­tu meningkatkan perda­gan­gan dan inves­tasi lebih banyak lagi ser­ta berkon­tribusi pada pen­cip­taan lapan­gan ker­ja dan pemuli­han ekono­mi di Indone­sia.”

“Sela­ma lebih dari 30 tahun, Uni Eropa telah bermi­tra den­gan Indone­sia untuk meningkatkan ker­ja sama perda­gan­gan dan inves­tasi. Tahun 2019, Uni Eropa melun­curkan pro­gram lima tahun ARISE+ Indone­sia Trade Sup­port Facil­i­ty seni­lai €15 juta.”

“Pro­gram ini mem­berikan dukun­gan tek­nis kepa­da pemer­in­tah Indone­sia dan perusa­haan-perusa­haan untuk meningkatkan kap­a­sitas ekspor dan untuk memenuhi atu­ran dan stan­dar perda­gan­gan inter­na­sion­al,” ungkap Duta Besar Uni Eropa Piket.

Perte­muan vir­tu­al den­gan Del­e­gasi Uni Eropa ini men­da­p­at sambu­tan baik dari Wak­il Guber­nur Sumat­era Sela­tan Bapak H. Mawar­di Yahya.

”Hubun­gan Indone­sia dan Uni Eropa sejak dulu san­gat bersa­ha­bat dan sal­ing mem­ban­gun demikian pula ker­ja sama dibidang perda­gan­gan, ekono­mi, inves­tasi, per­tan­ian, dan lingkup lain­nya.”

Sumat­era Sela­tan memi­li­ki berba­gai kelebi­han antara lain letaknya yang strate­gis dil­in­tasan perda­gan­gan inter­na­sion­al, dekat den­gan pusat kegiatan ekono­mi ASEAN, juga den­gan pusat pemer­in­ta­han Repub­lik Indone­sia.

Sumat­era Sela­tan juga kaya den­gan sum­ber­daya alam, lahan yang luas, panora­ma alam yang indah, ser­ta warisan budaya yang beragam. Kami mem­bu­ka pelu­ang inves­tasi sele­bar-lebarnya di bidang infra­struk­tur khusus­nya pem­ban­gu­nan pelabuhan laut dalam Tan­jung Carat, Jalan Tol dan lain-lain” jelas Bapak Wak­il Guber­nur Mawar­di Yahya.

Wak­il Guber­nur berharap melalui perte­muan ini dap­at men­dorong investor Eropa untuk berin­ves­tasi di Sumat­era Sela­tan.

“Selain berin­ves­tasi, kami juga ingin mem­per­lu­as pelu­ang untuk melakukan ekspor ke Eropa. Kare­na itu kami berharap para pelaku usa­ha dap­at mem­bu­ka wawasan bagaimana meningkatkan poten­si ekspor perda­gan­gan,” tam­bah­nya.

Acara dibu­ka den­gan paparan oleh Dandy Rafi­tran­di, Depart­ment of Eco­nom­ics, Cen­ter for Strate­gic and Inter­na­tion­al Stud­ies (CSIS) ten­tang stu­di CSIS ter­baru ten­tang poten­si Per­jan­jian CEPA Uni Eropa-Indone­sia dalam men­dorong refor­masi ekono­mi dan per­tum­buhan inves­tasi di Indone­sia.

Stu­di terse­but diprakar­sai oleh BAPPENAS dan Kementer­ian Perda­gan­gan di bawah ARISE+ Indone­sia Trade Sup­port Facil­i­ty dan dilak­sanakan oleh CSIS.

Perte­muan terse­but juga menampilkan diskusi pan­el yang mem­ba­has man­faat CEPA dalam meningkatkan hubun­gan ekono­mi antara negara-negara anggota Uni Eropa dan Indone­sia.

Pan­elis terse­but antara lain Mari­ka Jakas, Kepala Bagian Perda­gan­gan dan Ekono­mi Del­e­gasi Uni Eropa untuk Indone­sia; Dina Kur­ni­asari, Koor­di­na­tor Uru­san Eropa, Direk­torat Perundin­gan Bilat­er­al Kementer­ian Perda­gan­gan RI; Wahyu­ni Bahar, Ket­ua Komite Tetap Lem­ba­ga Mul­ti­lat­er­al dan Per­jan­jian Perda­gan­gan Bebas Kamar Dagang dan Indus­tri Indone­sia (KADIN) dan Gus­taaf Reerink dari EuroCham.

Selan­jut­nya sesi ked­ua mem­ba­has bagaimana CEPA akan meningkatkan kemi­traan inves­tasi dan perda­gan­gan, den­gan meng­hadirkan Thier­ry Beranger, Negosi­a­tor Inves­tasi Komisi Eropa; Dra. Hj. Megaria, M.Si., Kepala Badan Penana­man Modal Sumat­era Sela­tan dan pebis­nis lokal Endang W. Wierono, SE., MH., CEO INCOME Real­ty.

Diskusi dalam sesi ini meny­oroti pula poten­si inves­tasi di Sumat­era Sela­tan, dan mem­ba­has ren­cana ekspan­si kawasan indus­tri. Per­mintaan di bidang man­u­fak­tur, per­tan­ian dan pro­duk lain­nya di Uni Eropa diperki­rakan akan meningkat dalam beber­a­pa tahun ke depan didorong oleh pemuli­han pas­ca pan­de­mi.

Den­gan basis kon­sumen yang besar dan daya beli yang ting­gi, Uni Eropa men­ja­di pil­i­han yang menarik bagi Sumat­era Sela­tan untuk mem­per­lu­as dan men­di­ver­si­fikasi pasar ekspornya.

Uni Eropa terus meningkatkan hubun­gan ker­ja sama den­gan pemer­in­tah Indone­sia. Sebelum perte­muan den­gan Sumat­era Sela­tan, Uni Eropa telah menye­leng­garakan roadshow/ kun­jun­gan bis­nis CEPA den­gan pemer­in­tah provin­si Maluku, Jawa Ten­gah dan Jawa Barat.

Selan­jut­nya Del­e­gasi Uni Eropa beren­cana men­gadakan beber­a­pa road­show lagi yakni bek­er­ja sama den­gan pemer­in­tah Provin­si Kali­man­tan Timur dan Bali. (*)

Pos terkait