Contoh Soal Dan Pembahasan Besaran Dan Satuan

Besaran secara laz­im diar­tikan selaku segala sesu­atu yang sang­gup diukur dan diny­atakan den­gan angka. Besaran fisi­ka sang­gup diba­gi men­ja­di dua golon­gan yakni besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok ialah besaran yang sat­u­an­nya sudah dite­tap­kan apala­gi dulu dan tidak ditu­runk­an dari besaran lain.

Seba­liknya , besaran turunan ialah besaran yang ditu­runk­an dari satu atau lebih besaran pokok. Besaran yang ter­go­long besaran pokok yakni pan­jang , mas­sa , wak­tu , suhu , besar lengan berkuasa arus , inten­si­tas cahaya , dan jum­lah zat. Besaran yang ter­go­long besaran turunan mis­al­nya luas , vol­ume , kecepatan , ker­ja keras , ener­gi , daya , dan seba­gainya.

Bacaan Lain­nya

Con­toh Soal :
  1. Di bawah ini yakni besaran-besaran dalam fisi­ka :
    1. Mas­sa 3. Usa­ha
    2. Pan­jang 4. Tegan­gan

    Yang ter­go­long ke dalam besaran pokok adalah.…

    A. 1 dan 2 D. 2 , 3 , dan 4
    B. 1 , 2 , dan 3 E. 1 , 3 , dan 4
    C. 1 , 2 , dan 4

    Pem­ba­hasan :
    Berikut tabel besaran pokok dan sat­u­an­nya.

    Besaran Sat­u­an Dimen­si
    Pan­jang meter (m) L
    Mas­sa kilo­gram (kg) M
    Wak­tu sekon (s) T
    Suhu kelvin (K) θ
    Kuat Arus Listrik ampere (A) I
    Jum­lah Zat mol N
    Inten­si­tas Cahaya kan­dela (Cd) J

    Jadi yang ter­go­long besaran pokok yakni 1 dan 2.

    Jawa­ban : A

    Soal Seje­nis : Cobal­ah!
    Dari tabel di bawah ini , pastikan pasan­gan besaran turunan dan sat­u­an yang sesuai.

    No Besaran Sat­u­an
    1 Per­cepatan m/s
    2 Wak­tu s
    3 Kecepatn m/s2
    4 Ener­gi kinetik kg (m/s)2
    5 Ener­gi poten­sial Joule
  2. Di bawah ini ialah golon­gan besaran turunan , kecuali .… 
    A. mas­sa , masa jenis , berat jenis D. ker­ja keras , per­cepatan , daya
    B. wak­tu , kecepatan , vol­ume E. suhu , ener­gi kin­er­tik , vol­ume
    C. pan­jang , besar lengan berkuasa arus , suhu

    Pem­ba­hasan :
    Ingat bah­wa ada tujuh besaran yang ialah besaran pokok yakni pan­jang , mas­sa , wak­tu , suhu , besar lengan berkuasa arus , jum­lah zat , dan inten­si­tas cahaya. Kelom­pok yang kese­muanya besaran pokok yakni pan­jang , besar lengan berkuasa arus , dan suhu.

    Jawa­ban : C
  3. Besaran yang memi­li­ki dimen­si ML-1T-2 yakni .…
    A. Gaya D. Tekanan
    B. Kecepatan E. Usa­ha
    C. Per­cepatan

    Pem­ba­hasan :
    Per­hatikan kem­bali kek­er­abatan antara besaran pokok , sat­u­an , dan dimen­si berikut ini :

    Besaran Sat­u­an Dimen­si
    Pan­jang meter (m) L
    Mas­sa kilo­gram (kg) M
    Wak­tu sekon (s) T

    ML-1T-2 = (massa).(panjang)-1(wak­tu)-2
    ⇒ ML-1T-2 = (kg).(m)-1(s)-2
    ⇒ ML-1T-2 = kg/m.s2

    Salah satu cara yang sang­gup kita lak­sanakan yakni menyidik satu per­satu dimen­si besaran yang ada pada opsi. Atau jika sudah hapal umum­nya kita akan eksklusif tahu jawa­ban­nya.

    Besaran Rumus Dimen­si
    Gaya m.a = kg.m/s2 MLT-2
    Kecepatan s/t = m/s LT-1
    Per­cepatan a = v/t = m/s2 LT-2
    Tekanan F/A = (kg.m/s2)/m2 = kg/m.s2 ML-1T-2
    Usa­ha F.s = (kg.m/s2).m ML2T-2

    Den­gan demikian ML-1T-2 adalah dimen­si dari tekanan.

    Jawa­ban : D
  4. Banyaknya air yang men­galir dalam sat­u­an wak­tu memi­li­ki dimen­si .…
    A. L3T-1 D. L2T-1 
    B. L3T E. LT-1 .
    C. L2T

    Pem­ba­hasan :
    Banyaknya air yang men­galir dalam sataun wak­tu meu­pakan pema­haman dari deb­it fat­wa air yang secara matem­a­tis sang­gup dit­ulis selaku berikut :
    Q = V/t

    Per­hatikan bah­wa vol­ume ialah besaran turunan dari pan­jang den­gan sat­u­an meter kubik (m3 = L3). Kare­na t yakni wak­tu (s = T) , maka bal­asan yang mungkin yakni A dan B. Selan­jut­nya kita amati kem­bali rumus deb­it :
    Q = V/t
    ⇒ Q = m3/s
    ⇒ Q = L3/T
    Jadi , dimen­si dari deb­it adalah  [L]3[T]-1.

    Jawa­ban : A
  5. Besaran dan sat­u­an yang memi­li­ki dimen­si ML2T-1 adalah .…
    A. ene­gi kinetik = Joule D. daya = Watt
    B. ker­ja keras = Joule E. kon­stan­ta Planck = J.s
    C. saat-saat = kg m/s

    Pem­ba­hasan :
    Menge­tahui dimen­si sebuah besaran sung­guh mem­pun­yai kegu­naan bagi kita apala­gi saat kita lupa rumus besaran terse­but. Mis­al­nya kita hen­dak mengkalku­lasikan besar ene­gi kinetik tetapi lupa rumus­nya , den­gan meng­gu­nakan dimen­si kita sang­gup menyak­sikan cit­ra rumus terse­but.
    ML2T-1 = (massa).(panjang)2.(wak­tu)-1
    ⇒ ML2T-1 = (kg).(m)2.(s)-1 
    ⇒ ML2T-1 = kg.m2/s
    ⇒ ML2T-1 = (kg.m2/s2).s
    ⇒ ML2T-1 = J.s
    J.s yakni sat­u­an untuk kon­stan­ta Planck.

    Jawa­ban : E
Share ke Face­book »Share ke Twit­ter »
Cafeberita.com yakni blog ten­tang materi bela­jar. Gunakan Kolom Search atau pen­car­i­an untuk men­da­p­atkan materi bergu­ru yang ingin dipela­jari.

Pos terkait