spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Ciri-Ciri Lensa Cembung Dan Manfaatnya Sehari-Hari

Cafeberita.com – Lensa Cembung. Lensa yakni suatu medium transparan yang salah satu atau kedua permukaannya memiliki bidang lengkung. Medium transparan yang dimaksud yakni suatu benda bening (tembus cahaya) yang dibatasi oleh dua bidang lengkung atau satu bidang datar dan satu bidang lengkung. Pada lensa , terjadi insiden pembiasan cahaya. Permukaan lensa yang melengkung menyebabkan berkas cahaya yang jatuh ke permukaan lensa dibelokkan ke arah yang berbeda-beda tergantung kelengkungan lensa tersebut. Pada potensi ini , edutafsi akan membahas ciri-ciri dan kegunaan dari salah satu jenis lensa , yakni lensa cembung.

A. Ciri Fisik Lensa Cembung

Secara lazim , lensa dibedakan menjadi dua jenis yakni lensa cembung (konveks) dan lensa cekung (konkaf). Sekilas keduanya terlihat sama alasannya sama-sama melengkung di salah satu atau kedua bagian. Namun bekerjsama kedua jenis lensa ini memiliki perbedaan yang menonjol dari sisi penampilan fisik yang sanggup dilihat dari arah lengkungannya.

Lensa cembung (konveks) yakni lensa yang bab tengahnya lebih tebal dibandingkan dengan bab tepinya. Pada lensa cembung , ketebalan terbesar berada di pusatnya. Semakin ke pinggir , ketebalan lensa akan kian kecil. Sinar bias pada lensa cembung bersifat mengumpul sehingga lensa cembung dimengerti juga selaku lensa konvergen.

Pada lensa cembung terdapat dua titik konsentrasi , yakni titik konsentrasi aktif (F1) dan titik konsentrasi pasif (F2). Titik konsentrasi aktif yakni titik pada sumbu utama daerah dipusatkannya berkas sinar yang tiba sejajar sumbu utama. Pada lensa cembung , titik konsentrasi aktif berada di belakang lensa dan disebut selaku konsentrasi nyata. Jarak konsentrasi lensa cembung bermanfaat positif sehingga lensa cembung dimengerti juga selaku lensa positif.

Dengan demikian , ada beberapa perumpamaan yang merujuk pada lensa cembung , yakni lensa konveks , lensa konvergen dan lensa positif. Pada beberapa soal , lensa cembung mungkin disebut selaku lensa konveks , lensa konvergen , atau lensa positif , sehingga ada baiknya murid mengingat nama lain dari lensa cembung agar tidak resah dikala menemukannya dalam soal.

Jenis-jenis lensa cembung

B. Jenis-jenis Lensa Cembung

Lensa memiliki dua permukaan yang bentuknya tidak senantiasa sama. Karena itu , kedua permukaan lensa belum pasti memiliki jari-jari kelengkungan yang sama. Berdasarkan bentuk kedua permukaannya , lensa cembung sanggup dibedakan menjadi tiga golongan.

#1 Lensa Cembung Rangkap
Lensa cembung rangkap ialah lensa cembung yang dibatasi oleh dua bidang cembung (keduanya melengkung keluar). Dengan kata lain , lensa cembung rangkap memiliki dua permukaan yang berupa cembung. Lensa cembung rangkap disebut juga lensa bikonveks.

#2 Lensa Cembung Datar
Lensa cembung datar atau lensa lensa plan-konveks ialah lensa cembung yang salah satu permukaannya berupa cembung sedangkan permukaan yang lain berbentu datar. Dengan kata lain , lencsa cembung datar yakni lensa yang dibatasi oleh satu bidang cembung dan satu bidang datar.

#3 Lensa Cembung Cekung
Lensa cembung cekung atau biasa disebut lensa konveks-konkaf ialah lensa cembung yang salah satu permukaannya berupa cembung (melengkung ke luar) sedangkan permukaan yang lain berupa sedikit cekung (melengkung ke dalam). Dengan kata lain , lensa konveks-konkaf ialah lensa yang dibatasi oleh satu bidang cembung dan satu bidang cekung.

C. Sifat Pembiasan pada Lensa Cembung

Jika sinar-sinar sejajar jatuh pada suatu lensa cembung , maka sinar-sinar tersebut akan difokuskan ke satu titik seperti berasal dari suatu titik yang dinamakan tifik fokus. Pada lensa cembung , titik konsentrasi utama berada di belakang lensa biasa diberi simbol F1. Perlu diamati bahwa bab depan lensa yakni bab dimana sinar tiba , sedangkan bab belakang yakni bab di baliknya.

Sama halnya menyerupai cermin , pada lensa juga terdapat sinar-sinar utama yang berbincang pembiasan atau pembelokan cahaya yang jatuh pada lensa. Arah pembiasan sinar-sinar utama pada lensa cembung yakni selaku berikut:
1). Sinar tiba sejajar sumbu utama dibiaskan lewat titik konsentrasi (F1) di seberang lensa
2). Sinar tiba lewat titik konsentrasi depan (F2) dibiaskan sejajar sumbu utama
3). Sinar tiba lewat sentra lensa diteruskan tanpa dibiaskan.

Perlu diamati bahwa dalam lensa biasanya ada penggunaan perumpamaan konsentrasi aktif (F1) dan konsentrasi pasif (F2). Fokus aktif yakni konsentrasi dimana sinar-sinar yang tiba sejajar sumbu utama dibiaskan. Sedangkan konsentrasi pasif yakni konsentrasi dimana sinar-sinar tiba dibiaskan sejajar sumbu utama.

Letak konsentrasi aktif dan konsentrasi pasif pada lensa cembung tergantung cara melukis atau tergantung pada posisi sinar datang. Jika sinar tiba dilukis di bab kiri , maka bab itu yakni bab depan lensa dimana terdapat konsentrasi pasif (F2). Sedangkan di bab kanan ialah bab belakang lensa dimana terdapat konsentrasi aktif (F1).

Sifat pembiasan yang ditunjukkan lewat sinar-sinar utama pada lensa cembung sanggup digunakan untuk melukis pembentukan bayangan pada lensa cembung. Untuk melukis pembentukan bayangan yang dihasilkan lensa cembung , biasanya sanggup digunakan dua atau tiga sinar utama.

D. Kegunaan Lensa Cembung

Lensa ialah benda yang telah lazim digunakan dalam banyak sekali keperluan. Lensa cembung biasanya digunakan pada banyak sekali alat optik menyerupai kacamata , beling pembesar , mikroskop , kamera , slide proyektor , episkop , dan sebagainya.

#1 Kaca Pembesar
Kaca pembesar (lup) biasanya digunakan untuk menyaksikan , membaca atau mengamati benda atau goresan pena yang ukurannya kecil. Sebagai rujukan , beling pembesar yang yang dibikin dari lensa cembung digunakan oleh tukang jam untuk memperbaiki komponen jam yang ukurannya relatif kecil.

#2 Kacamata
Kacamata biasanya dibentuk menggunakan lensa cekung , lensa cembung , atau adonan dari keduanya. Kacamata berlensa cembung digunakan untuk menolong penderita rabun akrab (hipermetropi). Pada penderita rabun akrab , lensa mata terlalu cekung sehingga dibantu menggunakan lensa cembung.

#3 Teropong
Teropong sederhana sanggup dibentuk dengan menggunakan dua buah lensa cembung. Teropong atau teleskop biasanya digunakan untuk mengamati benda langit. Penggunaan teropon berencana agar benda yang jauh terlihat lebih akrab dan jelas.

#4 Mikroskop
Mikroskop ialah suatu alat optik yang digunakan untuk mengamati benda-benda yang sungguh kecil dan tidak sanggup diamati secara pribadi oleh mata. Mikroskop berisikan lensa objektif dan lensa okuler. Kedua lensa tersebut ialah lensa cembung.

#5 Slide Proyektor
Proyektor ialah alat untuk memperlihatkan suatu performa yang biasanya akan ditampilkan pada layar proyektor atau suatu dinding berwarna putih. Alat ini berfungsi memproyeksikan gambar diapositif sehingga menjadi bayangan positif dan diperbesar pada layar. Proyektor menggunakan lensa cembung untuk mmebentuk bayangan pada layar.

Demikianlah pembahasan singkat perihal ciri-ciri , jenis , dan kegunaan lensa cembung di kehidupan sehari-hari. Jika materi berguru ini bermanfaat , bantu kami membagikannya terhadap kawan anda lewat tombol share di bawah ini. Terimakasih.

Share ke Facebook >>Share ke Twitter >>
Cafeberita.com yakni blog wacana materi belajar. Gunakan suguhan atau pencarian untuk menerima materi berguru yang ingin dipelajari.

admin
adminhttps://cafeberita.com
Segera hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut dan jadilah bagian dari komunitas eksklusif kami. Jadikan impian hunian sempurna Anda menjadi kenyataan sekarang!

Popular Articles