Ciri-Ciri Berita dan Tips Membaca Berita
Unsplash/Nick Karvounis

Ciri-Ciri Berita dan Tips Membaca Berita

Diposting pada

Di zaman modern ini. Terkadang kita tak lagi bisa membedakan apa itu berita apa itu informasi. Olehnya itu ciri-ciri berita harus dipahami.

Selain itu, bagaimana langkah-langkah membaca berita pun demikian. Harus dipahami, ini agar terhindar dari kabar-kabar hoaks.

Berita, salah satunya merupakan informasi yang terdapat dalam media cetak, media elektronik, ataupun dari mulut ke mulut.

Berita biasanya berisi peristiwa yang terjadi di seluruh dunia. Berikut ini dijelaskan mengenai berita dan teknik dalam membaca berita.

Begitupula dengan ciri-ciri berita dan bagaimana tips membaca berita yang kini banyak beredar di berbagai media sosial.

1. Apakah Berita ltu?

Ciri-Ciri Berita dan Tips Membaca Berita
Unsplash/Orlando Gutierrez

Setiap hari kita disuguhi informasi dari berbagai media mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di seluruh dunia.

Surat kabar atau media online adalah salah satu sumber informasi tertulis yang setiap hari hadir di rumah kita.

Informasi tersebut ada yang berupa berita politik, berita olahraga, seni, ilmu pengetahuan, atau temuan.

Bahkan, saat ini penyajian berita itu makin variatif dan makin cepat kita terima.

Sebagai pembaca, kita harus sadar bahwa tulisan-tulisan yang ada di surat kabar atau di media online itu adalah tulisan bukan fakta.

Dengan kata lain, “berita bukanlah fakta, melainkan fakta yang sudah ditafsirkan”.

Wartawan melihat peristiwa, lalu peristiwa itu mereka rekam dan tulis sesuai dengan penafsirannya.

Oleh karena itu, kita harus pandai dan kritis dalam menerima informasi tersebut.

Sebagai sumber informasi tertulis, dalam menyajikan pesannya, surat kabar atau kanal berita online alias media online tidak lepas dari berbagai kepentingan.

Kepentingan-kepentingan itu, misalnya: misi pemiliknya, kepentingan bisnis (supaya laris surat kabar atau media onlinenya), kepentingan politik tertentu.

BACA JUGA :   Bahasa Melayu Bahasa Indonesia, Begini Sejarahnya

Jadi, pada saat membaca surat kabar atau media online kita harus bersikap kritis.

2. Ciri-Ciri Berita di Surat Kabar dan Media Online

Kita harus cermat dalam membaca berita. Pada dasarnya, dalam penerbitan surat kabar atau media online ada faktor-faktor yang memengaruhi, antara lain kepentingan bisnis, politik, misi penerbit, dan kepentingan lainnya.

Berikut ciri dalam menandai teks berita.

a. Berita bukanlah fakta, melainkan fakta yang ditafsirkan. Sejujur-jujumya seorang wartawan, tetap ada subjektivitas dalam penulisannya.

b. Untuk kepentingan marketing, judul berita kadang-kadang membuat keliru pembaca.

c. Akibat ruang yang terbatas, berita disajikan dengan padat. Untuk itu, kita tidak boleh percaya begitu saja pada apa yang disajikan wartawan, sebelum memperoleh bukti-bukti lain.

d. Membaca surat kabar atau media online berarti membaca kritis, bukan membaca literal atau pasif.

e. Bahasa koran atau media online adalah ragam bahasa tersendiri, yaitu ragam jumalistik. Dengan ciri itu, pembaca harus hati-hati.

f. Penafsiran yang dibuat wartawan tidak semuanya sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Bagi pembaca, hal yang paling penting adalah kebenaran berita yang disampaikan.

Seperti halnya membeli barang, membeli informasi di koran atau media online pun berlaku pepatah “teliti sebelum membeli”.

h. Mumi bersifat informatif (ekspositori).

3. Unsur Berita

Unsur berita merupakan bagian kecil yang ada dalam berita. Unsur berita yang perlu mendapat perhatian adalah judul, teras berita, dan isi berita.

a. Judul Berita

Judul berita, umumnya menggambarkan secara langsung dan padat tentang isi berita.

BACA JUGA :   K.H As'ad Syamsul Arifin, Tokoh NU Karismatik

Misalnya, “Wapres Was-Was Kemarau”, yang berisi berita “Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla, merasa was-was dengan datangnya kemarau panjang”.

Untuk itu, pembaca disarankan mencermati benar judul berita sebelum membacanya.

b. Teras Berita

Setelah judul, dicantumkan teras berita. Teras berita berisi pengantar tentang setting peristiwa yang akan diberitakan. Bagian teras berita perlu dibaca dengan cermat.

c. Isi Berita

Bagian isi berita merupakan bagian utama teks berita. Dalam bagian inilah diterangkan peristiwa yang diberitakan.

5. Langkah-Langkah Membaca Berita

Ciri-Ciri Berita
Unsplash/Nathan Anderson

Pokok-pokok isi berita dapat dilacak dcngan menggunakan pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.

Yang dalam bahasa Inggris disebut 5W + 1H: What, Who, When, Where, Why, dan How.

Apa digunakan untuk melacak hal atau peristiwa yang terjadi;

siapa untuk melacak orang (termasuk yang bukan manusia) yang terlibat dalam peristiwa;

kapan untuk melacak waktu peristiwa texjadi; di mana untuk melacak tempat peristiwa texjadi;

mengapa untuk melacak sebab-sebab terjadinya peristiwa itu, dan bagaimana untuk melacak solusi dari peristiwa itu.

Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan itu sebenamya merupakan gambaran pokok-pokok isi berita.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan pokok-pokok isi berita dari surat kabar, pembaca berita dapat mencari jawaban dari sejumlah pertanyaan itu.

Mungkin, tidak semua berita menyediakan jawaban dari semua jenis pertanyaan itu. Ketersediaannya sangat bergantung kepada keluasan cakupan isi berita.

Langkah-langkah dalam membaca berita sebagai berikut.

A. Prabaca

Sebelum membaca berita, lakukanlah kegiatan berikut.

1) Dapatkan koran atau media online hari ini.

2) Ingat berita-berita yang terjadi kemarin.

3) Tanya dalam benak, informasi mendesak apa yang Anda inginkan.

BACA JUGA :   Definisi Uang Menurut Ahli Serta Pembahasannya

4) Lakukan survei sekilas. Pilih berita utama dan berita lainnya, lalu urutkan kepentingannya menurut kebutuhan Anda.

B. Saat Baca

Saat membaca berita, lakukanlah kegiatan berikut.

1) Bacalah judul berita dengan cermat. Pahami maksudnya, dengan merumuskan kalimat lengkapnya. Perhatikan contoh berikut:

“Winas Curi Start Kampanye”, bentuk panjangnya “Winas mencuri start dalam kampanye”;

“Tahan Sakit, Emi Menangi Maraton”, bentuk lengkapnya “Dengan menahan sakit, Emi memenangi lomba maraton”.

2) Bacalah secara teliti bagian teras berita. Ingatlah konteks berita itu: dalam hubungan apa, kapan, dan di mana.

3) Bacalah dengan teliti isi beritanya.

4) Temukan masalah utama yang melatarbelakangi peristiwa yang diberitakan.

5) Ungkapkan fakta-fakta yang ada.

6) Ungkapkan bagaimana dan mengapa peristiwa itu bisa terjadi.

C. Pascabaca

Setelah membaca berita, lakukanlah kegiatan berikut.

1) Bandingkan isi berita itu dengan berita lain.

2) Nilailah keakuratan fakta yang diungkapkan.

3) Hubungkan peristiwa yang terjadi dengan peristiwa lain di masa lampau atau di tempat lain.

4) Prediksikan dampak yang terjadi atas peristiwa yang diben’takan.

Lakukan tindakan lanjutan: menulis surat pembaca, membuat komentar, atau menulis esai terkait dengan berita-berita yang diekspos.

Nah, itulah ringkasan singkat mengenai ciri-ciri berita dan langkah-langkah membaca berita seperti yang dibahas oleh Nurhadi.

Referensi
Sumber : Teknik Membaca
Penulis : Nurhadi
Penerbit : PT Bumi Aksara
Tahun : 2016