Cara Mengemudi Mobil Matic

Cara mengemudi mobil matic pada dasarnya tak sulit atau nyaris semua orang bisa cepat mahir mempelajarinya. Yuk disimak pada artikel berikut ini.

Cari tahu juga mengenai cara pindah gigi mobil matic, cara mengendarai mobil matic honda jazz , cara mengemudi mobil matic avanza, cara mengemudi mobil matic brio, cara mengemudi mobil matic alphard, cara mengemudi mobil matic calya, cara mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan, cara mengemudi mobil matic di jalan tol

Cara Mengemudi Mobil Matic

Berikut ini ada 10 Cara Benar Nyetir Mobil Matic Untuk Pemula, Dijamin Langsung Bisa!

Kita akan melihat mengenai panduan komplet mengenai cara mengemudi mobil matic, dimulai dari status tuas transmisi sampai jalan tanjakan dan turunan

Hal ini tentunya karena Cara mengemudi di antara mobil matic berlainan sama yang bertransmisi manual.

Ketidaksamaan yang paling utama di antara mobil matic dan mobil bertransmisi manual ialah, pada mobil matic cuman ada dua pedal. Yaitu satu sebagai pedal gas dan satu kembali ialah pedal rem

Dan pada mobil transmisi manual mempunyai tiga pedal, yakni gas, rem, dan satu kembali ialah pedal kopling.

Lihat Juga Cara Merawat Radiator Mobil

Ini cara mengemudi mobil matic buat pemula, cara mengemudi mobil matic benar-benar gampang dan simpel sekali.

1. Dalami Tuas Transmisi Dahulu Cara Mengemudi Mobil Matic

Tuas transmisi, jadi hal utama yang perlu didalami saat belajar mengemudi mobil matic.

  • Tuas P (Park) ialah status yang cuman digunakan saat mobil parkir.
  • Tuas R (Reverse) ialah status mobil untuk mundur.
  • Tuas N (Neutral) ialah gigi netral yang digunakan untuk stop sesaat (sopir masih tetap ada di belakang setir dan mesin pada kondisi hidup).
  • Tuas D (Drive) ialah gigi maju yang memakai semua perbedaan gigi yang ada (1 sampai 4).
  • Tuas 3 atau D3 maknanya gigi maju yang bekerja dengan perbedaan gigi transmisi 1 sampai 3.
  • Tuas 2 maknanya gigi maju yang bekerja dengan perbedaan gigi transmisi 1 sampai 2 saja.
  • Tuas 1 atau L (Low) ialah gigi terendah (tidak ada peralihan gigi) yang umum digunakan saat melalui tanjakan terjal.

2. Status Kaki

Untuk mengatur pedal gas dan rem pada mobil matic cuman memakai satu kaki, kanan saja.

Sesangkan status kaki kiri selalu ditempatkan di foot rest yang ada di sudut kiri.

3. Menghidupkan Mobil Matic

Saat sebelum menghidupkan atau hidupkan mobil matic, yakinkan dahulu tuas transmisi di status P.

Beberapa mobil menyaratkan pedal rem diinjak menggunakan kaki kanan saat sebelum mesin mobil dihidupkan.

Sesudah dua keadaan itu tercukupi, baru menstarter mobil.

4. Lebih memajukan Mobil

Sekalian kaki kanan masih tetap mencapai pedal rem, geser tuas transmisi ke status D.

Nantikan 1 sampai 1,5 detik untuk pastikan engagement gigi transmisi matic terjadi dengan prima, jelas Hermas Efendi Prabowo, pemilik Worner Matic, Bintaro, Tangerang Selatan.

Kemudian pijakan kaki di pedal rem diangkat secara perlahan-lahan, mobil akan mulai bergerak perlahan-lahan.

Demikian mobil mulai meluncur, alihkan kaki ke pedal gas dan pijak untuk tingkatkan kecepatan.

Lihat Juga Tips Merawat Air Conditioner (AC)

5. Mengundurkan Mobil

Jika mengundurkan mobil dari tuas P, sekalian kaki kanan mencapai pedal rem geser tuas ke status R.

Bila dari status D, karena itu yakinkan dahulu mobil betul-betul stop dengan prima.

Dan sesudah stop prima nantikan 1 sampai 1,5 detik baru geser tuas transmisi dari D ke status R.

Saat mengalihkan gigi ini pedal rem masih tetap diinjak oleh kaki kanan.

Jika mengalihkan gigi yang bersimpangan seperti dari D ke R atau kebalikannya, mobil harus betul-betul stop dahulu baru bisa berpindah gigi, lanjut Hermas.

Selanjutnya pijakan kaki di pedal rem diangkat sedikit-demi sedikit, mobil akan bekerja mundur perlahan-lahan.

Di sini Anda tak perlu tekan pedal gas, diamkan mobil mundur perlahan-lahan.

6. Stop di Kemacetan atau Lampu Lalu Lintas

Saat stop di kemacetan mengemudi mobil matic, ada dua pilihan yang bisa diputuskan.

Bila berhentinya hanya sesaat, tuas bisa masih tetap di status D sekalian kaki masih tetap tekan pedal rem.

Tetapi, jika stop lumayan lama, seharusnya geser tuas ke status N dan ambil rem parkir (rem tangan) supaya mobil tidak bergerak.

Saat ingin menindahkan kembali ke status D, pijak dahulu pedal rem baru geser tuas transmisi.

Kemudian pijakan kaki di pedal rem diangkat secara perlahan-lahan, mobil akan mulai bergerak perlahan-lahan.

Lihat Juga Cara Mengkilapkan Body Motor Warna Hitam

7. Mendahului Kendaraan

Bila Anda membutuhkan tenaga untuk berakselerasi seperti mendahului kendaraan, Anda bisa kick down (tekan habis) pedal gas.

Atau, ganti status gigi sampai perputaran mesin ada di titik torsi dan tenaga maksimal dengan cara geser tuas dari D ke 3.

Jika diperlengkapi, bisa dengan overdrive off (OD/OFF) atau manfaatkan model manual.

“Transmisi akan turunkan gigi dan memberi tenaga untuk berakselerasi,” ungkapkan Hermas.

8. Cara Mengemudi Mobil Matic Melalui Tanjakan

Saat melalui tanjakan, seharusnya pakai gigi rendah seperti 2 atau 1 (L).

Bila melalui tanjakan dengan tuas D dan tenaga mesin mobil matic perlahan-lahan menyusut, karena itu Anda bisa geser tuas ke status 3 atau D3.

Jika tenaga masih menyusut kembali, geser kembali tuas dari D3 ke 2. Jika masih tidak cukup , geser kembali dari 2 ke 1 atau L.

Ingat peralihan ke gigi lebih rendah ini dilaksanakan saat perputaran mesin telah turun dan tanpa mencapai pedal rem.

9. Cara Mengemudi Mobil Matic Melalui Turunan

Saat melalui turunan, seharusnya tidak boleh hanya memercayakan pedal rem untuk kurangi pergerakan mobil matic.

Anda bisa menolong kerja rem dengan mengalihkan tuas ke gigi yang lebih rendah.

Misalkan dari D ke D3 lalu ke 2 dan paling akhir ke L. Ingat peralihan ke gigi lebih rendah ini dilaksanakan saat perputaran mesin telah turun.

“Mobil matik condong tanpa engine brake, jadi melalui turunan dengan gigi rendah tidak jadi masalah di transmisinya sepanjang ditolong dengan rem,” kata Hermas.

10. Cara Mengemudi Mobil Matic dengan Parkir

Saat mobil sudah parkir dengan prima, geser tuas transmisi ke P.

Saat mobil matic parkir seharusnya rem parkir dipakai, tidak boleh hanya tuas ditempatkan di P saja, lebih Hermas.

Menurut Hermas, saat tuas transmisi otomatis di status P ada “cantolan” atau “pengait” (bahasa teknisnya Parking Pawl) yang bekerja.

Pengait ini akan mengamankan output shaft transmisi otomatis.

Pawl ini yang hendak meredam atau menahan output shaft berputar-putar sepanjang mobil matik parkir.

Jika rem parkir tidak digunakan, karena itu pawl ini akan memikul beban yang berat, apa lagi jika mobil matik diparkirkan di jalan yang turun atau naik, tutup Hermas.