Cara Mengaktifkan Kekuatan Pikiran

cara mengaktifkan kekuatan pikiran

Cara Mengaktifkan Kekuatan Pikiran

Melalui pikiran, manusia memiliki begitu banyak kekuatan. Meski begitu, kita perlu tahu cara mengaktifkan kekuatan pikiran ini.

DALAM BENAK ANDA TERLETAK KUNCINYA!

Di dalam benak yang terbentuk atas jutaan sel hidup, terletak kunci ajaib itu. Kunci itu bernama ‘kemauan untuk bertindak’.

Kunci itu memberikan kepada Anda kemauan untuk menang. Kunci itu pula yang menggerakkan daya kekuatan pribadi Anda untuk berpikir dinamis dan mengikuti tindak-lanjut pemikiran tersebut sampai tuntas.

ANDA DAPAT SEGERA MENGEMBANGKAN POSTUR KEBERHASILAN ANDA

Anda tidak perlu menunggu berlama-lama untuk mengembangkan postur keberhasilan Anda. Dalam satu detik saja, Anda dapat menala diri Anda dengan irama keberhasilan.

Anda sendiri yang akan menjauhkan sifat membenci, marah, cemas, ketakutan dan keinginan mencelakai dari diri Anda.

Anda sendiri yang akan menggerakkan diri Anda untuk bertindak dan keberanian serta keyakinan adalah kekuatan Anda. Perasaan percaya kepada diri sendiri dan tidak merasa rendah diri akan meliputi diri Anda.

Baca Juga: Mappabotting, Upacara Adat Perkawinan Suku Bugis

Anda berani menghadapi kenyaman hidup melalui aksi dan reaksi pikiran dan jiwa Anda. lnilah KUNCI me-nuju Postur keberhasilan itu. lnilah kunci yang mendongkrak rintangan menuju masa depan Anda.

Anda dipersiapkan bukan untuk menjadi seorang yang setengah sukses, tetapi Anda dipersiapkan untuk menjadi seorang yang sepenuhnya sukses.

Thoreau berkata bahwa manusia adalah pembangun tubuhnya sendiri. Tetapi dengan berpikir secara luas, manusia menjadikan diri mereka pembangun kehidupan mereka, masa depan mereka, karier mereka.

Dan melalui pemikiran dinamis ANDA dapat merencanakan dan merancang jalan raya Anda sendiri menuju titik sasaran SUKSES.

Oleh sebab itu, tunjukkan wajah yang ceria dan penuh senyuman! Siapkanlah diri Anda bagi keberhasilan!

Cara Menjadi Kaya, Janganlah Menunggu

MAWAS DIRI DAN LIHATLAH DIRI ANDA SEJUJURNYA

Mawas diri adalah salah satu cara mengaktifkan kekuatan pikiran kita. Tentunya dengan selalu bertanya kepada diri kita sendiri. Seperti:

Apakah Anda meragukan keterbatasan yang Anda miliki untuk menjadi seorang yang sukses?

Apakah Anda mengenakan rantai pengikat kepada karier Anda?

Apakah Anda berkata bahwa Anda tidak memenuhi semua persyaratan, sedangkan sebenanwa Anda memiliki kemampuan untuk melakukan perbuatan itu?

Apakah Anda menyadari bahwa kemampuan otak manusia adalah sangat hebat sekali sehingga tak pemah dalam sejarah umat manusia tercatat seorang jua pun yang dapat menggunakannya sampai batas maksimum?

Apakah Anda mempunyai gambaran perihal bagian tubuh manusia ini yang mempesonakan dengan Segala liku-liku kerumitannya?

Baca Juga: Mitos Konflik, Sebuah Fakta Kehidupan

Apakah Anda pernah merenungkan sistem syaraf tubuh Anda dengan tata susunan yang spektakuler dan ajaib itu?

Pernahkah Anda memikirkan dan menyadari bahwa otak Anda adalah pusat penerimaan yang mencatat dan menafsirkan dan menyimpan informasi setea pendapat;

Sebuah gudang penyimpan emosi, penilaian, pemikjran dan perbuatan; suatu weselbor yang sangat lembut, halus namun ampuh yang dapat membawa dan menghubungkan Anda kepada keberuntuhgan dan ketenaran hanya dengan berpikir dinamis dan maju?

Marilah kita meninjau keadaan diri Anda secara analitik: ‘OTAK ANDA’, sampai detik ini belum memberikan penampilan yang maksimal.

Pada kenyataannya, tidak ada batas maksimum bagi kemampuan otak manusia. Memikir secara luas tidak mengenal batas paling tinggi.

Dan keberhasilan Anda sepenuhnya tergantung kepada kemampuan Anda menggunakan otak Anda. Dan bukan tergantung kepada betapa briliannya Anda.

Jika Anda mempunyai tingkat ILQ sedang dan Anda menggunakan apa yang Anda miliki, kemudian memupuk kecakapan mental Anda dari tahun ke tahun; Anda akan mencapai atau mendapatkan suatu hasil yang tak mungkin dapat diperoleh seorang individu yang sekali pun tingkat LQ-nya tinggi, tetapi tidak pernah menggunakannya.

Jika tingkat ILQ Anda adalah sedang atau menengah, tetapi pemikiran Anda luas dan maju, Anda dapat menjajarkan diri Anda dengan Napoleon, Lincoln, Emerson dll. Mereka bukan manusia genius.

Mereka bukan manusia brilian, tetapi mereka memiliki watak dan keuletan. Mereka

KEKUATAN OTAK MANUSIA

Sel-sel otak manusia mempuyai kemampuan yang tidak terbatas. Sepanjang keadaan orang itu sehat (tidak gila), maka ia dapat menggunakannya sampai akhir hidup.

Kekuatan otak ini bisa menjadi peluang yang sangat besar untuk menyingkap cara mengaktifkan kekuatan pikiran. Meski begitu, harus betul-betul paham bagaimana untuk mengaktifkannya.

Otak manusia ibarat suatu alat elektris yang terdiri dari 3 bagian utama:

(1) bagian sebelah bawah
(2) bagian tengah dan
(3) bagian sebelah atas

Bagian otak sebelah bawah melakukan pengawasan terhadap hati, paru-paru, jantung dan bagian tubuh lainnya.

Bagian sebelah atas membawahi daerah indera manusia dan pemikiran.

Bagian tengah otak adalah jembatan antara kedua bagian otak lainnya.

Bagaimana Anda menggunakan otak Anda secara efektif tergantung dari pengertian Anda dan cara penggunaannya.

Baca Juga: Kemiskinan Struktural Menurut Hadi Supeno

Marilah kita bahas sejenak keuntungan yang dapat Anda peroleh dari penggunaan otak Anda:

KEKUATAN OTAK TIDAK MENGENAL BATAS AKHIR

Otak yang memberikan kemampuan kepada Anda untuk berpikir secara dinamis dan maju, tidak mengenal batas akhir. Hal inilah yang menjadi peluang atau cara mengaktifkan kekuatan pikiran kita.

Oleh sebab itu, istilah mental fatigue hanyalah ciptaan manusia semata. Keadaan ini semata-mata akibat kejemuan yang menghinggapi manusia dan bukan karena ‘membebani pikiran’ terlalu banyak.

Kelelahan pikiran disebabkan pemusatan pikiran yang tidak konstan, terputus-putus dan kekurangan perhatian.

Ingatan, sebaliknya adalah pusat penerimaan yang sangat mengherankan. Melalui penggunaan yang konstan dan suplai zat asam, glukosa dan zat-zat makanan lain yang diangkut oleh daerah yang mengalir ke otak, ingatan manusia sanggup terus menyimpan dan menimbun keterangan dan data yang tak terbilang jumlahnya.

Mereka yang terbiasa melatih ingatan mereka akan lebih mudah untuk berpikir secara luas dan terbuka. (*)

Penulis: J.V. Corney

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.