Bahasa Pemrograman Web, Jenis, Fungsi dan Keunggulannya

Bahasa pem­ro­gra­man web san­gat pent­ing untuk dike­tahui bagi seo­rang devel­op­er. Ter­lebih apa jenis dan fungsinya.

Pasal­nya, bahasa pem­ro­gra­man adalah enti­tas yang san­gat berman­faat bila ia seo­rang devel­op­er keti­ka hen­dak mengem­bangkan sebuah aplikasi atau soft­ware.

Bacaan Lain­nya

Bahasa pem­ro­gra­man ini biasanya dita­mpilkan dalam serangka­ian kata-kata. Terba­gi atas beber­a­pa baris dan dibu­at sedemikian rupa agar perangkat lunak bisa mema­haminya.

Bagi seo­rang pengem­bang aplikasi atau soft­ware, ten­tun­ya ini san­gat per­lu dipa­ha­mi juga dimenger­ti peng­gu­naan­nya. Ten­tun­ya, ini agar aplikasi yang dibu­at terse­but bisa digu­nakan oleh para peng­gu­na.

Begi­tu pula agar tampi­lan dari aplikasi yang telah dibu­at terse­but, bisa mem­berikan tampi­lan yang bisa dimenger­ti dan dipa­ha­mi oleh para pemakainya.

Mes­ki begi­tu, bukan hal mudah untuk mema­ha­mi jenis-jenis dari bahasa pem­ro­gra­man web terse­but. Sese­o­rang harus betul-betul mem­pela­jarinya.

Selain kare­na, ada beber­a­pa jenis. Fungsi atau kegu­naan­nya pun berbe­da-beda. Ter­gan­tung dari aplikasi apa yang hen­dak kita ban­gun.

Seper­ti di bawah ini, ada beber­a­pa jenis bahasa pem­ro­gra­man web yang sudah tak asing lagi bagi seo­rang devel­op­er. Jenis ini san­gat pop­uler.

Jenis Bahasa Program Web

1. Java

Jenis bahasa pem­ro­gra­man web yang pal­ing akrab di telin­ga adalah Java. Ini adalah yang pal­ing umum digu­nakan seo­rang pengem­bang aplikasi.

Keung­gu­lan meng­gu­nakan bahasa pem­ro­gra­man satu ini adalah kare­na bisa dipakai di berba­gai plat­form. Berbe­da den­gan lain­nya.

Keung­gu­lan lain­nya, Java lebih gam­pang dipakai oleh devel­op­er dalam mem­bu­at atau mem­berikan out­put secara mak­si­mal.

Fungsinya tak jauh berbe­da den­gan pem­ro­gra­man lain­nya. Yakni untuk memu­dahkan dalam mena­ta plat­form yang sedang dibu­at.

2. Bahasa C

Bahasa pem­ro­gra­man web yang pal­ing per­ta­ma kali dipakai adalah Bahasa C. Pro­gram ini sudah dipakai sek­i­tar tahun 1970-an.

Bahasa pem­ro­gra­man web satu ini ser­ing dia­jarkan di per­gu­ru­an ting­gi. Begi­tu pula di tem­pat kur­sus.

Pro­gram satu ini adalah bahasa dasar yang ser­ing dipakai pada berba­gai kon­teks pem­ro­gra­man. Keung­gu­lan­nya, mudah digu­nakan.

3. PHP

Hyper­text Pre-Proces­sor atau biasa dis­ingkat PHP. Pro­gram web satu ini keung­gu­lan­nya kare­na gratis.

Namun ter­lepas dari hal terse­but, di kalan­gan devel­op­er web di Indone­sia, pro­gram satu ini san­gat banyak dipakai.

Fungsi uta­manya adalah untuk mem­ban­gun web­site bis­nis atau mar­ket­place yang sifat­nya lebih besar dan skala yang lebih luas.

4. Visu­al Basic

Pro­gram Web berikut­nya yaitu dari Microsoft. Namanya Visu­al Basic.

Kelebi­han pro­gram ini kare­na memi­li­ki IDE Visu­al dalam pem­bu­atan soft­ware dan banyak dipakai pada basis sitem operasi Win­dows.

5. Phy­ton

Berikut­nya adalah Phy­ton. Pro­gram satu ini banyak dipakai oleh kalan­gan pro­fe­sion­al.

Pro­gram ini tidak begi­tu pop­uler dipakai bagi sese­o­rang yang baru bela­jar pem­ro­gra­man. Pasal­nya bahasa pem­ro­gra­man­nya cukup rumit.

Mes­ki begi­tu, bukan berar­ti sulit dipa­ha­mi. Sebab, pem­ba­caan­nya meng­gu­nakan syn­tax.

Pro­gram Phy­ton ini pada umum­nya dipakai oleh perusa­haan besar. Fungsinya untuk mende­sain seper­ti Insta­gram, Pin­ter­est dan Google.

6. C++

Selan­jut­nya yang tak kalah hebat­nya adalah pro­gram web yang diberi nama C++. Ini adalah bahasa yang dikem­bangkan dari bahasa C.

Perbe­daan ked­u­anya, ten­tun­ya pada penye­le­sa­ian masalah dalam mem­pros­es sebuah plat­form. Fungsinya tak jauh berbe­da, dalam hal ini men­gu­rai project terse­but.

Yakni bila pada bahasa C masalah dis­e­le­saikan den­gan pem­ba­gian ke dalam sub masalah yang lebih kecil, maka C++ menye­le­saikan masalah den­gan pem­ba­gian ke dalam kelas-kelas ter­ten­tu dalam arti lebih cepat dan efek­tif.

7. JavaScript

JavaScript sudah ada sejak tahun 1994. Kala itu inter­net dan web mulai berkem­bang pesat.

Kala itu, Web­site dibu­at dibu­at den­gan meng­gu­nakan bahasa pemogra­man PERL yang pem­ros­esan­nya dilakukan di sisi web serv­er.

Kelebi­han Javascript ini yakni mam­pu mengem­bangkan web­site. Fungsinya agar web yang diban­gun bisa lebih menarik dan inter­ak­tif. Soft­ware ini tujuan uta­manya memang dibu­at untuk mem­bu­at web­site.

Nah, Itu­lah beber­a­pa jenis dan fungsi bahasa pro­gram web yang cukup pop­uler dipakai oleh para devel­op­er. Seti­ap soft­ware terse­but pun­ya kelebi­han dan keku­ran­gan mas­ing-mas­ing.

Pilih Sesuai Kebutuhan

Bagi seo­rang devel­op­er pro­fe­sion­al ten­tun­ya akan san­gat paham, bahasa pro­gram mana yang kiranya harus digu­nakan dalam mengem­bangkan sebuah plat­form. Uta­manya kare­na fak­tor sesuai kebu­tuhan.

Hal ini, ten­tun­ya tak lain agar bisa mem­berikan per­for­ma yang apik pada aplikasi atau soft­ware yang sedang diban­gun dan ten­tun­ya mem­berikan kepa­da para pelang­gan setianya. (*)

Pos terkait