Bahasa Daerah Bali, Contoh dan Artinya

Bahasa Daerah Bali, Contoh dan Artinya

Bahasa Daerah Bali

Bahasa daerah Bali merupakan salah satu bahasa yang hingga kini masih terus terjaga kelestariannya. Bahasa bali ialah bahasa awal untuk sebagian warga bali dan dipakai secara luas sebagai media komunikasi dalam kehidupan sosial.

Bahasa Bali berasal dari kata“ Bal” dalam bahasa sansekerta yang maksudnya“ kekuatan”, jadi kata“ Bali” berarti“ pengorbanan” yang berarti agar kita tidak melupakan kekuatan kita. Agar kita senantiasa siap berkorban.

Bahasa daerah bali ialah peninggalan budaya bali yang sangat berarti serta wajib dilindungi, dilestarikan serta dibesarkan. Perihal ini sebaiknya dijadikan kewajiban untuk segala generasi warga bali kedepannya buat menguasai arti yang tercantum dari dalam bahasa bali itu sendiri.

Peradaban warga bali dari dahulu hingga saat ini biasanya senantiasa memakai bahasa wilayah bali. Dari segi historis bahasa daerah bali memahami 3 periodesasi yakni:

1. Bahasa bali kuno

Ini merupakan bahasa bali yang digunakan oleh raja raja pada jaman bali kuno. Sejumlah prasasti prasasti bali kuno baik itu lontar yang berisikan huruf ataupun bahasa jawa kuno masih bisa kita jumpai.

2. Bahasa Bali Tengahan

Yaitu bahasa bali yang sering digunakan untuk menuliskan karya-karya sastra. Misalnya, kidung- kidung, babad, wariga, usada, usana serta karya sastra lainnya.

3. Bahasa Bali Kepara ataupun bahasa bali lumrah

Bahasa ini merupakan bahasa bali yang masih sering dipakai oleh warga dalam berkomunikasi sehari-hari. Bila dilihat dalam konsumsinya bahasa ini mempunya system tingkatan tingkatan.

Baca Juga:

Macam-Macam Bahasa dan Perkembangan Bahasa

Cara Investasi Jual Beli Bitcoin Kripto (Aman, Murah) Buat Pemula

5 Aplikasi akuntansi excel full version gratis

Warga bali, dalam etika pergaulannya senantiasa dilandasi dengan sopan santun, yang terpola yang biasa diucap dengan“ manyama braya”. Bahasa ini bagaikan wujud kepribadian serta pola pikir orang bali.

Seperti daerah- daerah yang lain di bermacam belahan dunia, Bali juga mempunyai bahasa yang digunakan untuk membangun komunikasi antara sesama masyarakatnya ataupun antara warga dekat dengan turis yang datang dari bermacam belahan dunia.

Warga Bali walaupun mendiami satu daerah, tetapi mempunyai tingkatan keragaman bahasa serta budaya yang multikulturalistik.

Bahasa Bali tidak hanya terdapat di Pulau Bali, bahasa wilayah Bali ini pula menyebar ke wilayah dekat pulau Bali, Nusa Tenggara Barat serta Jawa Timur.

Bahasa Bali juga terdapat di Provinsi Lampung serta menyeberang sampai Sulawesi Tenggara serta Kalimantan Tengah.

Dialek

Dialek Bahasa Bali terdapat 2 tipe, yaitu dialek Bali Aga/ Bali Mula dan dialek Bali dataran.

Dialek Bali Aga
Bahasa Bali dialek Aga maksudnya Bahasa Bali yang dituturkan oleh warga Bali yang terdapat di dataran besar Pulau Bali.

Dialek Bali Dataran
Bahasa Bali dialek Dataran kebalikannya. Penuturnya merupakan penduduk Bali yang terletak di dataran rendah Pulau Dewata. Kota Denpasar salah satunya yang memakai dialek Bali Dataran.

Contoh bahasa daerah Bali

1. Rahajeng Semeng
Rahajeng Semeng ialah sapaan dalam bahasa Bali. Maksudnya Selamat Pagi.

2. Kenken Kabare
Kalimat ini mempunyai makna Apa Kabarnya. Kala memperoleh persoalan semacam ini, kalian dapat jawab becik- becik yang dalam bahasa Indonesia” baik- baik”.

3. Matur Suksma
Dalam bahasa Bali Matur Suksma maksudnya Terima Kasih. Kalian pula dapat menyingkat jadi Suksma. Jangan kurang ingat bilang ini ya sehabis menemukan dorongan di Bali!

4. Tiang Tresna Ajak Adi
Nah, jika kalian jatuh cinta sama wanita di Bali dapat coba kalimat ini. Ini ialah perkata bahasa bali buat pacar, maksudnya” Saya cinta sama kalian( adik).

Baca Juga:

Daftar P2P Lending Syariah Indonesia Fintech Terbaik

Cara Investasi Jual Beli Bitcoin Kripto (Aman, Murah) Buat Pemula

5. Aji Kuda Niki

Bahasa Bali ini sangat bermanfaat dikala tengah berbelanja. Aji Kuda Niki maksudnya Berapa biayanya ini ataupun kalian dapat menyingkat jadi Kuda niki?

6. Ngudiang
Bila mau sedikit basa- basi dengan sahabat, kalian dapat menanyakan Lagi mengapa? ataupun dalam bahasa Bali Ngudiang. Apabila sahabat lagi jalan- jalan tentu dia hendak menanggapi melali yang maksudnya jalan- jalan.

7. Dija
Mau menanyakan posisi sahabat kalian dalam bahasa Bali? Coba tanya dengan kata Dija? yang maksudnya Di mana. Dipastikan dia hendak menanggapi lokasinya dikala itu pula. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.