Bahasa Bugis dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Bugis dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Bahasa Bugis dan Artinya dalam Bahasa Indonesia – Mengenai Suku Bugis, Peristiwa, dan Kejadian Kepiawaian Melalui Samudra.

Suku Bugis adalah suku dari Sulawesi Selatan. Suku ini termasuk ke suku-suku Deutero Melayu (Melayu muda).

Di web Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Wajo, Kata Bugis datang dari kata To Ugi, yang bermakna orang Bugis. Pemberian nama Ugi mengarah di raja pertama kerajaan China yang ada di Pammana, Kabupaten Wajo, adalah La Sattumpugi.

Baca Juga:

Kata-kata Bahasa Bugis dan Artinya

Kata-Kata Bahasa Bugis yang Romantis

Budaya Bugis Pinrang Maccera Siwannua, Terlupakan?

Mereka menjuluki dianya sendiri jadi To Ugi atau pemeluk La Sattumpugi. La Sattumpugi yaitu ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayah dari Sawerigading.

Sawerigading yaitu suami dari We Cudai dan melahirkan anak-anak tergolong La Galigo yang membuat kreasi sastra paling besar di dunia.

Beberapa kerajaan Bugis classic seperti Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng, dan Rappang. Suku Bugis tersebarkan dalam beberapa Kabupaten adalah Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, dan Barru.

Warga Bugis tersebarkan di daratan rendah yang subur dan pesisir. Beberapa dari warga Bugis hidup jadi petani dan nelayan.

Mata pencarian yang lain digemari orang Bugis yaitu berdagang. Diluar itu warga Bugis pun isi birokrasi pemerintah dan memperdalam sektor pengajaran.

Suku Bugis di kenal juga pandai mengelana melalui samudra. Tempat perantauan mereka sampai ke Malaysia, Filipina, Brunei, Thailand, Australia, Madagaskar, dan Afrika Selatan.

Yang memicu mengelana dikatakan diantaranya lantaran perselisihan di antara kerajaan Bugis dan Makassar dan perselisihan sama-sama kerajaan Bugis di masa ke-16, 17, 18, dan 19.

Ini sebabkan jumlah orang Bugis melakukan migrasi terlebih di wilayah pesisir. Diluar itu budaya mengelana pun didorong oleh kemauan bakal kemerdekaan.

Suku Bugis pun mengelana ke Kalimantan Selatan. Di masa ke-17 hadirlah orang pimpinan suku Bugis menghadap raja Banjar yang berkedudukan di Kayu Tangi (Martapura) untuk diperbolehkan membangun permukiman di Pagatan, Tanah Bumbu.

Raja Banjar memberinya gelar Kapitan Laut Pulo padanya yang lalu jadi raja Pagatan. Saat ini mayoritas suku Bugis tinggal di wilayah pesisir timur Kalimantan Selatan adalah Tanah Bumbu dan Kota Anyar.

Kecuali di Kalimantan Barat, suku Bugis mengelana ke Sumatera dan Semenanjung Malaysia sehabis terkuasainya kerajaan Gowa oleh VOC di tengah masa ke-17.

Mereka pergi ke arah kerajaan-kerajaan di tanah Melayu dan ikut berperan dalam persaingan perebutan politik kerajaan-kerajaan Melayu. Sebab itu banyak raja-raja di Johor yang disebut trah Bugis.

Riwayat Suku Bugis

Bugis berawal dari kata To Ugi ialah bermakna orang Bugis. Pemberian nama Ugi sendiri berawal dari raja pertama ialah kerajaan China yang bertempatkan di Pammana.

Bugis adalah suku yang termasuk dalam suku Melayu Deutero. Mulai masuk ke dalam Nusantara seusai berlangsungnya gelombang migrasi pertama dari dataran Asia, pasnya Yunan.

Ujaran romantis dalam bahasa bugis

Interaksi Mesra

Melleki tapada melle; tapada mamminanga; tasiyallabuang

Berarti: Silakan kita sama sama merajut interaksi mesra agar dambaan lekas jadi realita.

Orang pria tidak cuma mengharapkan wanita yang mempunyai wujud badan seksi dan kulit yang putih. Tetapi yang didambakan orang pria dari wanita yakni interaksi yang dibarengi dengan ketulusan dan kesetiaan.

Kerap wanita memikir jika pria tak mempunyai kesetiaan dalam merajut satu interaksi, walaupun sebenarnya kesetiaan orang pria itu terkait dengan pasangannya yang dapat setia sampai akhir hayat.

Cinta yang Gak Disangsikan

Lele akkutanamukki; versi tebbulu-ekki, naleworo tasi

Berarti: Bisa tanya begitu halus jiwaku, begitu bulan hatiku, gak penting disangsikan.

Dalam merajut satu interaksi pastinya ada rasa yakin dan tak yakin pada pasangan. Sebuah hal yang buat hubunganmu lebih legit kembali walupun telah berjalan sampai tahunan, ialah rasa sayang di pasangan.

Rasa sayang itu dapat disaksikan dari beragam langkah, seperti pernyataan mengenai cinta dan perbuatan romantis yang bisa menyebabkan rasa panik.

Begitu pula dengan pernyataan harus secara terus-terang, sebab selaku pasangannya kita harus memberikan hati yang sebetulnya. Hal semacam itu trermasuk satu diantaranya langkah menghargakan satu orang.

Bahasa Indonesia Angka Berganti Jadi Bahasa Bugis

  • 1 satu: seddi
  • 2 dua: duwa
  • 3 tiga: tellu
  • 4 empat: eppa
  • 5 lima: lima
  • 6 enam: enneng
  • 7 tujuh: pitu
  • 8 delapan: aruwa
  • 9 sembilan: asera
  • 10 sepuluh: seppulo
  • 11 sebelas: seppulo seddi
  • 12 dua belas: seppulo duwa
  • 13 tiga belas: seppulo tellu
  • 14 empat belas: seppulo eppa
  • 15 lima belas: seppulo lima lima belas

Hari atau Waktu dalam Bahasa Bugis

  • Pagi jadi ele’
  • Sore jadi areweng
  • Siang hari jadi esso
  • Larut malam jadi tengnga benni
  • Malam hari jadi wenni
  • tengah hari jadi tengasso
  • Siang malam jadi esso wenni
  • Senin jadi sining atau asining
  • Selasa jadi selasa
  • Rabu jadi arabu
  • Kamis jadi kamisi
  • Jum’at jadi juma’
  • Sabtu jadi sattu
  • Minggu jadi aha’

Panggilan Keluarga

  • Ibu jadi anrong atau mama’
  • Ayah jadi mangge atau tetta
  • Anak jadi ana’
  • Kakak jadi daeng
  • Kakek jadi dato’ atau bapa’ toa
  • Cucu jadi cucu
  • Cicit jadi cucu kolantu
  • Mertua jadi matoang
  • Suami jadi bura’ne
  • Istri jadi naine atau turiballaka
  • Keluarga jadi kalabine
  • Keluarga jadi bija
  • Keponakan jadi shampo
  • Paman jadi unda
  • Bibi jadi bonda

Bahasa Indonesia dalam Keseharian

  • Saya atau saya jadi iyya
  • Apa jadi aga
  • Apa sich jadi agaje’
  • Ditambah lagi jadi agasi
  • Tak boleh jadi aja’
  • Ia sendiri jadi alena
  • Leher jadi allong
  • Anak jadi ana’
  • Gadis jadi anaddara
  • Wanita jadi makkunrai
  • Saudara lelaki jadi ana’boroane
  • Makanan jadi anre
  • Pinggul jadi ariwi
  • Ikan jadi bale
  • Babi jadi bawi
  • Bisu jadi bebe’
  • Kambing jadi bembe’
  • Kekasih jadi canring
  • Cermin jadi camming
  • Gelas minum jadi canteng atau cante’
  • Busana jadi care-care
  • Perahu jadi lopi
  • Dahi jadi linro
  • Makan jadi manre’
  • Nasi jadi nanre
  • Masuk jadi muttama’
  • Manis jadi maccening
  • Bermain jadi maccule
  • Geram jadi manggaru
  • Matahari jadi mataesso
  • Bersih jadi mapaccing
  • Kucing jadi meong
  • Laut jadi tasi’
  • Tidur jadi tinro
  • Mulut jadi timu
  • Bulan jadi uleng
  • Bunga jadi uanga
  • Daerah jadi wanua
  • Nasib jadi were
  • Pakaian jadi waju

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.