10 Tips Pencegahan Keracunan Makanan

Pence­ga­han ker­a­cu­nan makanan bisa dilakukan den­gan cara yang seder­hana. Hanya saja banyak orang tidak menge­tahui cara yang tepat. Anda sebe­narnya bisa mem­i­ni­malkan ter­jadinya ker­a­cu­nan makanan den­gan jalan menyi­ap­kan, men­go­lah, menya­jikan dan mengkon­sum­si makanan sesuai den­gan stan­dar keber­si­han.

Berikut ini kami sajikan tips pence­ga­han ker­a­cu­nan makanan yang bisa dit­er­ap­kan di rumah:

Cuci tan­gan sete­lah memegang hewan
Bila anda memi­li­ki hewan peli­haraan di rumah, selalu pastikan anda telah men­cu­ci tan­gan den­gan sabun sete­lah mem­beri pakan, memegang hewan peli­haraan dan mem­ber­sihkan kotoran­nya. Den­gan begi­tu saat anda menyi­ap­kan atau men­go­lah masakan tidak ada bak­teri ataupun virus yang bisa mence­mari masakan yang dibu­at.

Jan­gan makan dag­ing seten­gah matang
Ada kalanya anda makan di restoran saat akhir pekan untuk sekedar menye­nangkan diri bersama kelu­ar­ga. Bila anda men­da­p­ati dag­ing yang dipesan dis­ajikan dalam keadaan seten­gah matang, minta pelayan untuk memasaknya lebih lan­jut sam­pai benar-benar matang. Jan­gan lupa minta pelayan untuk menya­jikan­nya di atas pir­ing yang baru. Dag­ing seten­gah matang bisa jadi masih men­gan­dung bak­teri yang belum sepenuh­nya mati dalam pros­es pen­go­la­han­nya.

Men­go­lah sayur den­gan baik
Buah dan sayur adalah bahan makanan yang bergizi. Kan­dun­gan vit­a­min dan min­er­al­nya baik untuk menu­trisi tubuh dari dalam. Pastikan saja anda bisa men­go­lah dan menya­jikan ked­u­anya dalam keadaan bersih dari pestisi­da dan kotoran.

Tidak memasak keti­ka sak­it
Mere­ka yang sedang men­gala­mi sak­it diare atau muntah-muntah lebih baik tidak memasak atau menyi­ap­kan makanan untuk anggota kelu­ar­ga lain. Sak­it yang anda deri­ta ini mungkin saja bisa menu­lar pada orang-orang di sek­i­tar anda yang memi­li­ki sis­tem keke­bal­an tubuh yang cukup rentan ter­hadap datangnya infek­si.

Selalu cek bahan makanan
Teliti dalam berbe­lan­ja itu harus. Selalu cek tang­gal kedaluwarsa dan kon­disi fisik dari pro­duk makanan kemasan dan makanan bayi yang akan anda beli. Pastikan saja bah­wa pro­duk terse­but belum berubah dari segi ben­tuk, war­na dan bau. Bila pro­duk kemasan yang anda beli ber­ja­mur, berbuih, berwar­na kecok­la­tan dan menim­bulkan bau tak sedap lebih baik dibuang saja.

Cuci tan­gan sebelum dan sesu­dah memasak
Cuci tan­gan ter­lebih dahu­lu saat anda akan men­go­lah bahan makanan yang dari pro­duk hewani seper­ti dag­ing ung­gas, dag­ing sapi ataupun dag­ing ayam. Sete­lah sele­sai men­go­lah bahan makanan terse­but, anda kem­bali harus men­cu­ci tan­gan den­gan bersih meng­gu­nakan sabun.

Ajarkan anak cuci tan­gan
Bila ada anak-anak di dalam lingkun­gan kelu­ar­ga anda, pastikan mere­ka selalu men­cu­ci bersih tan­gan den­gan meng­gu­nakan sabun secara rutin. Hal ini bisa menghi­dari terse­barnya infek­si di dalam rumah.

Hati-hati den­gan makanan yang tidak matang
Ada beber­a­pa penya­jian makanan dan minu­man yang tak boleh anda kon­sum­si. Diantaranya adalah telur men­tah atau telur seten­gah matang, susu yang tidak men­gala­mi pros­es pas­teurisasi, dan air yang tidak mele­wati pros­es ster­il­isasi.

Sim­pan dag­ing dan syur secara ter­pisah
Selalu was­pa­da den­gan kon­t­a­m­i­nasi silang yang mungkin ter­ja­di di lemari pendin­gin anda. Pastikan bah­wa pro­duk hewani bisa dis­im­pan ber­jauhan den­gan buah, sayur dan minu­man.

Gunakan tele­nan yang bersih
Was­padai pula kon­t­a­m­i­nasi silang di dapur. Anda bisa meng­gu­nakan tele­nan yang tidak ter­bu­at dari kayu sehing­ga lebih mudah untuk dicu­ci. Pakai tele­nan yang berbe­da saat anda ingin mem­o­tong pro­duk hewani den­gan bahan makanan lain­nya. Den­gan mem­ber­sihkan per­ala­tan dapur, meja dan tele­nan meng­gu­nakan air panas dan sabun anda telah melakukan pence­ga­han ker­a­cu­nan makanan yang tepat.

Orig­i­nal­ly post­ed 2021-01-16 20:52:43.

Pos terkait